Gadis Tomboy

Gadis Tomboy
BINGUNG


__ADS_3

Firgian benar-benar acuh dengan ucapan dan pesan Avilian, ia tetap pergi untuk menongkrong bersama geng motor lamanya. Firgian sudah bersiap-siap, sebelum berangkat Firgian berpamitan pada Dila. Awalnya Dila melarang Firgian tetapi Firgian memohon-mohon pada Dila, Dila juga tak tega dengan permohonan Firgian akhirnya ia meizinkan Firgian untuk pergi tetapi dengan satu syarat ia hanya boleh duduk-duduk tidak boleh kluyuran. Firgian merasa senang


akhirnya Ibunya itu mengizinkan nya untuk keluar.


"apa kamu udah minta izin sama Lian?" tanya Dila


"buat apa minta izin sama dia" ketus Firgian


"kamu lagi marahan sama Lian? " Dila


"ya gitu" Firgian


"kenapa? " Dila


"ah udah ah Gian berangkat dulu udah di tungguin sama temen-temen" ucapan Firgian lalu mencium tangan Dila "Assalamu'alaikum" sambung Firgian


"waalaikumsalam, dasar anak nakal" ucap Dila


Saat Firgian sudah pergi 10 menit yang lalu, pintu rumah Dila berbunyi. Dila segera keluar dan membuka pintu rumahnya, ternyata Avilian yang datang.


"Assalamu'alaikum tante" ucap Avilian dengan menyalami Dila


"waalaikumsalam sayang, kamu sama siapa ke sini? " tanya Dila


"grab tante" jawab Avilian


"ya udah masuk dulu yuk" ajak Dila


Akhirnya Dila dan Avilian masuk ke dalam rumah. Dila menyuruh Avilian untuk duduk di ruang TV lalu Dila mengambilkan minum untuk Avilian. Selesai mengambil minum Dila dan Avilian duduk bersama.


"Gian mana tante? " tanya Avilian


"Gian.. anu.. Gian.. "


"Gian jadi berangkat nongkrong? " tanya Avilian


"iya" jawab Dila


"ya ampun tante, kenapa tante izinin? nanti kalo ada apa-apa gimana?" ucap Avilian


"Lian.. Gian itu kan laki-laki dia juga sudah besar, Gian pasti bisa menjaga dirinya sendiri" ucap Dila


"engga tante, Lian harus susul Gian" ucap Avilian


"Lian.. kali ini aja biarin Gian nongkrong sama temen-temen nya ya? Gian juga bosen di rumah terus" Dila


"engga! pokonya Gian ngga boleh nongkrong-nongkrong, Lian pamit dulu tante Assalamu'alaikum" ucap Avilian lalu keluar pergi


"tapi Lian- Waalaikumsalam" Dila

__ADS_1


Avilian kembali memesan Grab untuk menuju ke tempat di mana Firgian menongkrong, sekitar 5 menit lebih Avilian menunggu Grab akhirnya Grab pun datang dan Avilian langsung masuk ke dalam mobil Grab tersebut.


Di sisi lain Firgian sedang asik-asiknya mengobrol dengan temab-teman lamanya. Sesekali Firgian berbicara dengan menghisap rokoknya dan meminum kopinya.


"tumben banget bro lo nongkrong lagi" ucap Riko kawan lama Firgian


Firgian hanya menjawab dengan cengiran.


"ya kan dia udah punya doi bro, mana doinya galak banget lagi haha" ucap Alfan yang ikut menimbrung


"eh bro lo tuh laki, ngapa mau di suruh-suruh sama cewe si" Riko


Firgian masih tetap diam.


"emang enak apa di kengkang terus? bro lo tu punya kesenangan, kesibukan, hobi, dunia lo sendiri. Anak-anak yang lain juga sempet marah sama lo karena semenjak lo sama cewe baru lo, lo jadi ga ada waktu buat anak-anak dan lo juga kesannya jadi kaya banci" ucap Alfan


Lagi-lagi Firgian masih diam.


"coba lo pikirin lagi deh bro, jangan karena cinta lo jadi ****** gini. Boleh-boleh aja si doi ngelarang ya tujuannya karena dia khwatir tapi ngga semua juga kali. Sebelum doi kenal lo, kita duluan yang kenal" Riko


"setuju banget gue sama Riko" ujar Alfan


"terus gue harus gimana? " tanya Firgian


"yaelah lo laki, lo ganteng, lo kaya, lo baik, siapa si yang ngga mau sama lo? kalo emang dia ngga bisa ngertiin lo ya udah lepas" Alfan


Firgian diam dan ia sibuk dengan pikirannya sendiri.


Semua se isi tempat langsung melihat ke sumber suara.


"baru di omongin udah muncul tuh" ucap Riko lirih pada Firgian


Avilian berjalan dengan langkah panjang, mukanya menunjukan kalau dia sangat marah pada Firgian.


"ayo pulang!" Avilian


"kamu ngapain sih ke sini, udah malem" ucap Firgian


"lo yang buat gue ke sini! ayo pulang. Gue udah bilang sama lo jangan nongkrong-nongkrong ga jelas!" ucap Avilian


"aku cuman mau reuni sama kawan lama" Firgian


"ngga ada reuni-reunian! lo tau ngga sih kalo lo tu udah kelas 12 seharusnya lo belajar bukan kaya gini! " Avilian


Firgian tak menjawab ia malah menghisap rokoknya. Avilian membulatkan matanya dan langsung merampas rokok Firgian.


"INI YANG GUE NGGA SUKA! LO KALO UDAH NONGKRONG ITU JADI ORANG YANG NGGA BENER!!" omel Avilian


Se isi ruangan itu langsung menatap ke arah Avilian.

__ADS_1


"bawa sana doi lo jangan ribut di sini" Alfan


"DIEM LO YA!" ucap Avilian sambil menunjuk Alfan


"wee santai mbak" Alfan


Firgian merasa jengkel ia langsung membawa Avilian keluar dari tempat itu dan mengantarkan Avilian pulang. Sepanjang perjalanan Avilian tak henti-hentinya mengomel bahkan Firgian sangat malu ketika sedang berhenti di lampu merah Avilian masih memarahinya. Tak terasa mereka sudah samapai di rumah Avilian. Avilian turun dengan perasaan yang masih kesal.


"LO DENGERIN GUE NGGA SIH?!" ucap Avilian


"IYA GUE DENGER!" bentak Firgian


Avilian kaget ia juga sempat memundurkan langkahnya sedikit. Firgian yang menyadari dirinya baru saja menaikan oktaf suaranya ia langsung mengusap wajahnya kasar.


"aku bosen Lian, aku bosen kamu larang ini itu, aku bosen kamu kengkang. Aku juga punya duniaku sendiri" ucap Firgian


Avilian mengerutkan keningnya.


"maksud lo apa?" tanya Avilian


"aku selalu sabar ngadepin sifat kamu, tapi aku juga punya perasaan. Aku ngga bisa terus-terusan kaya gini. Aku minta... kita putus ya" ucap Firgian


Mata Avilian berkaca-kaca hatinya sakit, ia marah dan langsung memukul Firgian dengan tas kecilnya.


"ENGGA! GUE NGGA MAU PUTUS SAMA LO!!" ucap Avilian


"lo ngga boleh egois Lian" Firgian


"Gian dengerin gue ya. Gue ngga mau putus sama lo!" ucap Avilian


"ubah sifat lo kalo emang lo ngga mau putus sama gue" Firgian


Avilian memegang tangan Firgian.


"lo udah janji sama gue kalo lo ngga bakal ninggalin gue dan lo ngga boleh ingkar itu" Avilian


Firgian tersenyum kecut.


"gue udah bilang sama lo gue juga punya perasaan, gue berasa di perbudak sama lo. Kalo emang lo mau hubungan kita terus bertahan ubah sifat lo!" ucap Firgian lalu menyalakan motornya dan pergi dari rumah Avilian


"SAMPE KAPANPUN GUE NGGA MAU PUTUS SAMA LO GIAN!!" teriak Avilian


Firgian masih bisa mendengar teriakan Avilian.


'dasar keras kepala' batin Firgian


Avilian masuk kedalam rumahnya, sesampainya di dalam rumah Avilian membanting semua barang yang ada di dalam rumah, ia sangat marah pada Firgian.


"gue.ngga.bakal.biarin.lo.mutusin.gue.Gian!" ucap Avilian dengan penuh penekanan

__ADS_1


"ARRRGHHHHHH!!!"


Avilian kembali membanting barang-barang yang ada di depannya.


__ADS_2