
Pertarungan antara Andika dan Rizal pun berakhir, sekarang giliran anak didik Pak Joni yang lain.Kali ini yang di pilih Pak Joni jatuh pada Nisa dan Keyla.
Keputusan Pak Joni itu pun seketika membuat jantung Nisa seakan ingin lompat dari tempat, saking gugupnya.
"Ayo Nis lawan Kak Keyla, Kamu kan jagoan kita." Ujar Tina ketika mengikat tali body pengaman di tubuh Nisa di bagian belakang.
Nisa membalikkan badannya menghadap kebelakang dan memegang tangan Tina."Apa'an si Nis, Aku masih normal!!." Tina melepas tangannya dari genggaman Nisa.
Nisa kembali mengenggam tangan Tina." Rasain tangan Aku." Cicit Nisa kesal karena dirinya di sangka memiliki niat lain.
"Ya ampun dingin banget Nis, kayak abis berendam tujuh tahunan di dalam kulkas." Tina segera melepas tangannya dari tangan Nisa karena dirinya takut di lihat Andika, dan di kira yang tidak-tidak.
"Aku grogi Tin, Aku takut pingsan gara-gara grogi."
"Udah berdo'a saja supaya kamu nggak pingsan, sudah sana udah di tungguin tu." Tunjuk Tina ke arah Keyla yang sudah siap.
Nisa segera menuju tempat di mana keyla berada, sebelum memulai pertarungan Pak Joni menyuru mereka bersalaman terlebih dahulu.
Menyadari tangan Nisa yang dingin Keyla hanya tersenyum.
"Nisa serangan hanya di perbolehkan di bagian lingkaran body saja, tidak boleh di bagian kepala maupun di bagian bawah. Lakukan yang sudah kamu pelajari, rileks anggap saja kamu sedang belajar sehingga kamu tidak gugup ataupun merasa takut." Kata Pak Joni pada Nisa yang merupakan anak didik baru nya, sedangkan Keyla sudah menjadi anak didik lamanya tentunya sudah tau aturannya.
"Kamu mengerti?." Tanya Pak Joni pada Nisa.
Nisa menganggukkan kepala dan tersenyum kecil menghilangkan rasa gugupnya.
Mereka berdua di suruh mundur beberapa langkah ke belakang untuk menyiapkan pergerakan.
Nisa sedikit merilekskan tubuhnya dengan mengerakkan kaki dan tangannya, dengan menghirup udara lalu mengeluarkannya. Nisa benar-benar sedang dilanda rasa gugup, rasa-rasanya ia ingin BAB saking tegangnya.
__ADS_1
Pak Jon melihat Nisa dan Keyla bergantian." Bersedia, siap, pasang mulai." pertarungan antara keyla dan Nisa pun di mulai.
Nisa dan keyla sudah memasang kuda-kuda masing-masing, Keyla yang merupakan senior Nisa berusaha mengimbangi gerakan Nisa yang notabetnya adalah junior. Ia akan bergerak dengan santai mengingat Nisa yang masih baru dan tentunya baru pertama kali bertarung.
Memang sulit namun begitu lah aturannya, jika bertarung dengan yang baru. Bisa di katakan mengajari yang baru cara bertarung yang benar. Makanya gerakan yang di lakukan tidak selincah saat bertarung dengan sesama senior.
Pertarungan pun di mulai, Nisa berusaha mencari cela untuk menyerang Keyla, begitupun sebaliknya, Keyla sedang mencari cela untuk menyerang Nisa, dengan kekuatan sedang tentunya.
Tibalah Nisa memukul dan menendang body pengaman Keyla, melihat pergerakan Nisa Keyla bergerak mengelak dari serangan Nisa dengan gerakan zikzak serta gerakan tangan menangkis serangan lawan dan membalas balik serangan Nisa dengan melakukan tendangan sabit atau gerakan menyamping menggunakan punggung kaki.
Mereka pun di intrusi untuk mundur beberapa langkah mengambil nafas dengan masih gerakan siap melawan serangan. Serta memikirkan taktik menyerang selanjutnya.
Keyla membiarkan Nisa menyerang dirinya lebih dulu, baru dirinya melakukan perlawanan. Yang secara tidak langsung mengajari Nisa ataupun yang lain cara mengelak serangan dan membalas serangan lawan.
Buukkkkk,,,
Nisa baru saja mendapat bantingan dari Keyla. Nisa pun segera bangkit dan di bantu Kayla.
Nisa menyembunyikan rasa sakitnya, karena banyak orang yang sedang memperhatikannya. Nisa malu jika sampai terlihat lemah ataupun mengeluh di hadapan orang lain.
Setelah melihat Nisa sudah siap dengan kuda-kudanya Pak Joni kembali memulai pertarungan di antara keduanya."Bersediaa, siap, pasanggg. Mulaiiii." Pertarungan pun kembali berlanjut.
Nisa memasang kuda-kuda sambil memikirkan bagaimana agar dirinya bisa menyerang namun tidak bisa di banting lawan.
Sampai akhirnya Nisa melakukan zikzak agar mengecoh konsentrasi lawan, nisa melabuhkan tendangan sabit dan langsung mundur kebelakang bersiap-siap dengan kuda-kudanya.
Keyla yang mendapat serangan intupun mencoba mencari cela untuk membalas serangan dari Nisa.
Keyla melancarkan aksinya menyerang Nisa dengan tendangan kanter. Pertarungan terus berlanjut, hingga Pak Joni menyudahi pertarungan karena keduanya sudah kelelahan dan yang lain masih banyak yang belum bertarung.
__ADS_1
Sebelum kembali ke tempat masing-masing Nisa dan Kayla di suruh untuk kembali berjabat tangan, sebagai bentuk saling memaafkan jika ada yang merasa tersakiti ataupun merasa bersalah.
Nisa dan Keyla melempar senyum, sebelum keduanya kembali ke tempat semula.
"Kamu tadi keren lo Nis." Cicit Tina saat melepaskan body pengaman yang melekat pada tubuh Nisa.
"Iya apa Tin, perasaan Aku tadi dapat bantingan dari kak Keyla. Apanya yang keren." Ujar Nisa tak percaya. Nisa dan Tina kini berjalan ke arah Ayu dan Dia berada setelah melepas body dan memberikan kepada orang yang bertarung selanjutnya.
"Tetap saja keren, setidaknya dirimu sudah bisa menyerang dan berusaha mengelak dari serangan lawan. Ya walaupun sempat mendapatkan bantingan." Kini Nisa dan Tina sudah bergabung duduk dengan Ayu dan Dia.
"Bagaimana Nis enak nggak di banting?, Kamu tadi udah kayak tempe yang di banting emak aku di dalam wajan panas." Tanya Ayu dengan senyuman menjengkelkan miliknya.
"Tulang Kamu ada yang patah nggak Nis." Sambung Dia yang berada di samping Ayu.
"Sialan kalian berdua, bisa-bisanya ngomong kayak gitu." Ujar Nisa kesal.
"Hhhaaaaa, kita cuma nanya Nis. Nggak usah marah, jelek tau nggak. Kayak Ibu-Ibu yang habis di tagih hutang." Cicit Dia dengan di sambut gelak tawa kecil dari Ayu dan Tina.
"Awas kalian juga bakalan merasain hal yang sama nanti, tunggu saja giliran kalian." Ujar Nisa jutek.
"Ye jangan marah dong sayang, bercanda-bercandaa." Dia mencolek dagu Nisa karena muka Nisa terlihat masam karena kesal.
"Udah sana mending perhatikan yang lagi sparing, biar kalau kalian dapat giliran, nggak babak belur kayak telur habis di kocok." Ujar Nisa.
"Iya iya bawel." Jawab mereka serempak.
Mereka pun kembali memperhatikan anak-anak yang sedang bertanding, yang terdiri dari teman seangkatannya melawan kakak tingkatnya.
Ya hari ini Pak Joni secara tidak langsung mengajari anak didiknya yang baru cara sparing atau bertarung yang benar melalui anak didiknya yang sudah lama ikut latihan atau yang lebih senior.
__ADS_1
Tujuan di adakannya sparing agar mengetahui sudah sejauh mana mereka memahami serta sebatas mana kemampuan mereka, agar selanjutnya bisa di berikan arahan serta motivasi agar jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.
*************.