Hamil Anak Dari Suami Orang

Hamil Anak Dari Suami Orang
Dinner Romantis


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Setelah berkonsultasi dengan ke dua orang taunya, kini Rico memilih untuk pulang ke rumahnya.


Sudah hampir seminggu dia pulang, dari hari perkelahiannya itu bersama dengan Ririn, dan sekarang dia cukup merindukan istrinya itu.


Dan ketika dia sudah sampai di rumah, Rico melihat mobil manager istrinya yang berada di depan. “Loh? Kok? Apakah Ririn sudah pulang?” Tanyanya pada diri sendiri, karena kalau ada mobil managernya terparkir, itu maknanya Ririn juga sudah pulang.


Tidak mau berlama - lama dengan perasaanya yang menebak - nebak, Rico langsung bergegas untuk masuk ke dalam rumahnya, untuk melihat sendiri apakah Ririn sudah pulang atau belum.


Ketika dia sudah sampai di dalam, ke dua matanya langsung melihat Ririn yang sedang mengobrol dengan Managernya.


“Hemmm, sepertinya Rico sudah pulang, kalau begitu aku pamit ya.” Pamit sang Manager, tidak nyaman jika menganggu pertemuan mereka.


Ririn hanya tersenyum singkat, lalu dia mempersilahkan Managernya itu pulang, dan mengantarnya sampai ke depan.


Ririn dan Rico hanya terlihat saling pandang sejenak, lalu Rico segera pergi ke kamar karena langsung ingin membersihkan tubuhnya.


“Sudah puas mainnya?” Suara Ririn terdengar ketika Rico baru saja membuka bajunya.


Rico menoleh, dan berusaha mengabaikan pertanyaan istrinya itu. “Aku bekerja, bukan bermain.” Jawabnya dengan suaranya yang dingin.


Ririn tersenyum dengan sinis, mendengar suaminya yang masih mengelak. “Oh ya?”


Tanya Ririn, lalu berjalan mendekati Rico yang sedang berdiri di area wardrobe mereka.


“Apakah kalau berkerja, harus sampai menyisahkan bekas di belakang punggungmu?” Tambahnya, membuat Rico langsung membalikkan tubuhnya dan melihat ke arah cermin, tanda apa yang di maksud oleh istrinya.


Tetapi Rico tidak melihat apapun, atu karena pandangannya tidak sampai ke belakang meskipun dia melihat lewat cermin. “Kenapa panik? Apakah memang meninggalkan bekas?” Tanya Ririn lagi, ketika dia melihat wajah suaminya yang begitu panik dengan tegurannya.

__ADS_1


“Terserah kamu mau berpikir apa, aku mau mandi.” Jawab Rico, lalu bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Ririn mengepalkan tangannya dengan kuat, ketika mendapatkan Rico mengabaikannya. “Tunggu sampai aku mendapatkan bukti - bukti itu! Maka kamu akan mengakuinya.” Lirihnya pelan, lalu keluar dari kamarnya.


Dia langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi detektif yang dia sewa. “Hallo! Apakah kamu sudah mendapatkan bukti? Atau kamu bisa mengirimkanku apa saja yang di lakukkan suamiku seharian ini?!” Pinta Ririn memaksa detekfif itu mengirimkan hasil yang dia dapatkan dalam hari ini.


“Tidak masalah! Yang jelas aku mau yang hari ini! Kalau besok ya besok! Aku mau yang hari ini kirim sekarang?!” Tambahnya lagi, lalu segera mematikan sambungan ponsel itu.


Detak jantung Ririn rasanya bergemuruh, dia ingin mengetahui langsung apa yang di lakukkan suaminya seharian ini.


Drettt,,drettt sebuah notifications email


Masuk, semua vidio dan foto - foto hasil kegiatan Rico seharian ini sudah sampai di tangannya.


Dengan cepat, Ririn langsung membuka semua pesan gambar itu, dan membuatnya langsung menjadi lemas.


Segera dia menelpon detektif itu lagi. “Apa ini? Apakah semua ini bisa kamu buktikan kebenarnya?” Tanya Ririn, menuntut tanggung jawab detektif itu, jika semua bukti yang di kirim ke dia itu palsu.


Ririn terdiam sejenak untuk mengatur nafas dan perasaanya, dia tidak boleh langsung marah dan menuntut jawaban dari Rico, yang ada pria itu akan mengelak dan kembali berbohong tentang semua ini.


Tetapi Ririn juga tidak bisa menutupi kesedihannya, dia rasanya ingin menangis, tetapi dia masih berusaha menahannya.


Dia tidak mau sampai Rico tahu bahwa dia sudah mengetahui tentang perselingkuhan suaminya ini.


“Rin,” panggil Rico, ketika dia sudah selesai mandi dan turun ke bawah mencari istrinya.


“Iya sayang.” Sahut Ririn, dengan senyuman manisnya, dia benar - benar adalah artis terbaik, karena dia mampu menyembunyikan semua perasaan marah, sedih dan bahkan kecewa yang sedang dia pendam.


“Apakah kamu sudah meminta Bibi untuk memasak dinner? Aku sudah lapar,” ujarnya, menanyakan tentang makan malam pada istrinya.

__ADS_1


Ririn kembali tersenyum, lalu dia berjalan mendekat ke arah suaminya. “Sepertinya malam ini kita akan makan malam di luar sayang.” Balasnya, lalu melingkarkan tangannya memeluk Rico dengan erat.


Rico merasa bingung karena tiba - tiba saja istrinya ini bersikap sangat romantis kepadanya. “Tumben sekali, ada acara apa memangnya?” Tanya Rico dengan menatap wajah istrinya yang kini juga sedang menatap ke arahnya.


“Tidak ada, aku hanya ingin dinner romantis sama kamu, karenakan kita sudah lama juga gak dinner bareng,” jawab Ririn, memberikan alasan yang cukup logis untuk Rico.


Memang benar, belakangan ini mereka sudah sangat renggang dan sepertinya mereka harus kembali memperbaiki hubungan mereka.


“Baiklah kalau gitu, bagaimana kita makan di restoran Favorite kita?” Rico tersenyum, sambil memberikan usul terbaik untuk rencana dinner mereka malam ini.


“Tentu saja iya, anggap saja ini adalah dinner Anniversary kita yang ke lima tahun, kamu yang Reservation, dan aku akan bersiap - siap.” Ririn memberikan sebuah kecupan singkat di bibir suaminya, lalu dia berjalan melangkahkan kakinya untuk naik ke lantai dua untuk bersiap - siap dinner romantis malam ini dengan sang suami.


Rico menatap langkah istrinya dengan penuh rasa gembira, “Semoga, jawaban kamu iya sayang, jadi kita akan tetap bisa mempertahankan rumah tangga kita ini.” Lirihnya pelan, lalu membuka ponselnya untuk mereservation meja untuk mereka.


Sedangkan Ririn, tersenyum dengan penuh kelicikan. Dia mengirim pesan kepada Managernya untuk memberitahu wartawan hari ini akan kegiatan malam dinnernya.


Dia mau seluruh Indonesia tahu, jika suaminya hanya mencintai dia, dan wanita yang masih dia belum tahu siapa itu akan melihat jika Rico adalah miliknya.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2