Hamil Anak Dari Suami Orang

Hamil Anak Dari Suami Orang
Hilangnya Sebuah Harapan


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Sore hari, berita tentang kehamilan Ririn langsung tersebar menggemparkan jagat maya.


Banyak yang mendoakan kehamilan Ririn, dan berharap jika artis Favorite mereka itu tidak jadi bercerai karena kehadiran sang buah hati yang sudah lama mereka nantikan.


Bahkan berita itu sampai pada Indri yang tidak sengaja melihat berita itu di ponselnya.


Bohong kalau dia tidak terkejut mendengarnya, apa lagi semua dukungan keluarga Rico kini juga terekspos dan mengatakan jika mereka bahagia dan tidak sabar menantikan kehadiran cucu mereka.


Untuk sejenak, Indri memilih untuk diam, karena dia masih mencoba untuk mencerna apa yang sedang terjadi saat ini.


Dia memilih untuk mengirimkan pesan pada Rico, dengan meng screenshot berita di media itu, lalu mengirimkannya pada Rico.


“Apakah berita ini benar? Lalu? Bagaimana dengan aku? Kandunganku? Pernikahaan kita?”


Tulisnya pada pesan itu.


Indri merasa panik sendiri, dia gelisah untuk beberapa saat, sampai dia mendapatkan balasan pesan balik dari Rico.


“Maafkan aku, sepertinya aku tidak bisa bertanggung jawab denganmu, dan aku tidak bisa menikahimu, aku akan mengirimkan uang agar kamu bisa melakukkan abo r si, aku yakin kamu juga dari awal tidak menginginkan bayi itukan, jadi kita akhiri semuanya.” Balasnya pada pesan itu. Membuat Indri langsung tertawa dalam tangisnya.


“Hahahahahahahahhaahha bagaimana bisa? Bagaimana bisa laki - laki ini bicara seperti ini, di saat aku sudah kehilangan segalanya?” Tanyanya entah pada siapa.


Dia tidak menyangka, jika hidupnya akan sehancur ini, belum 24 jam kematian Mamahnya yang di sebabkan dirinya mempertahak hubungan mereka, lalu pria ini dengan beraninya bicara jika dia mau mengakhiri semuanya?


Ke dua kaki Indri terasa sangat lemas sekali, bahkan dia sampai terduduk karena tidak mampu lagi menopang tubuhnya.


“Aaaaaaarrrrrrrrgggghhhhhhhhh.” Teriaknya benar - benar sangat frustasi. Dia gak sanggup, dia benar - benar tidak sanggup dengan ini semua.

__ADS_1


“Mamah, maafkan Indri Mah, maafkan Indri yang dengan bodohnya memilih laki - laki ini!!! Mah, sini Mah, datang jemput Indri, gak bisa, ini terlalu sakit.” Keluhnya, memukul - mukul dadanya yang benar - benar terasa sesak.


Pandanganya berubah kosong, dia tidak tahu harus bersikap seperti apa saat ini, Dia baru saja kehilangan pekerjaanya, kehilangan Mamahnya, di benci Papahnya, dan sekarang di harus mendapatkan kabar jika pria yang dia bela malah meninggalkannya dan mempertahankan hubungannya dengan istrinya.


Semua ini sudah tentu menjelaskan, Jika Rico mendekatinya hanya karena dia menginginkan seorang anak. Dasar pria yang sangat munafik.


Indri tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini, entah kenapa dia berpikir jika dia ingin menyusul Mamahnya saja.


Dia langsung bergegas turun ke bawah mengambil pisau yang ada. “Mah, Indri ikut ya Mah, Indri gak bisa lagi di Dunia Ini Mah.” Ucapnya, sebelum dia mulai menggoreskan pisau yang cukup tajam itu pada nadinya.


Darah mulai bercucuran, dan kini Indri mulai merasa kepalanya sangat pusing sekali. Dia terjatuh dan tergeletak karena mulai kekurangan darah.


****


Di sebuah ruangan, terlihat Indri perlahan mulai membuka matanya. Dia merasa cahaya yang sangat silau hingga membutuhkan waktu beberapa saat untuk menyempurnakan pengheliatannya.


“Kamu di rumah sakit Dri.” Jawab seorang wanita, yang cukup membuatnya terkejut.


“Zayline.” Lirinya pelan, memanggil nama wanita itu.


“Iyah, ini aku Zayline, masa kamu lupa sih sama aku.” Wanita itu tersenyum, karena ternyata Indri masih ingat dengannya.


Indri kembali menangis, “Zay.” Ucapnya lagi, membuat Zayline langsung memeluknya.


“Udah, nanti aja ngomongnya, aku udah sebagian kecil tau kok masalah kamu, tapi nanti aku mau dengar detalinya ya.” Zayline adalah sahabat Indri yang paling dekat.


Tatapi, 3 tahun belakangan ini Zayline mengambil kuliah Magisternya di Belanda, membuat mereka lost contact karena kesibukan mereka masing - masing.


Kemarin, di saat Zayline baru sampai di Indonesia, dia langsung mendengar berita yang sangat menggemparkan ini, hingga membuat dirinya mencoba mendatangi Indri di rumahnya, tetapi naas ketika dia sampai di rumah sahabatnya itu, di malah melihat tubuh Indri yang di penuhi banyak darah.

__ADS_1


Beruntung dia tidak terlambat membawanya ke rumah sakit, jika dia terlambat sedikit saja sudah pasti dia akan kehilangan sahabatnya itu.


****


Indri menceritakan semuanya pada Zayline, dari awal dia bertemu dengan Varel dan tiba - tiba bersama dengan Rico hingga terjadilah hal seperti demikian.


“Terus, kamu bunuh diri seperti tadi, apakah itu akan menyelesaikan masalah?” tanyanya dengan kesal.


“Indri, di sini kamu tidak salah! Hanya laki - laki itu saja yang terlalu bereng sek!! Dan kalau kamu melakukkan hal bodoh seperti tadi! Yang ada mereka akan senang - senaga aja! Kamu harus buktikan kalau kamu bisa membesarkan bayi kamu sendiri!” Zayline memberikan nasehat demi nasehatanya pada Indri.


“Gak bisa Zay! Kamu bayangkan apa yang bisa aku harapakan lagi? Mamah aku udah meninggal, Papah aku benci dan bahkan ngusir aku, lalu pria yang aku bela malah meninggalkan aku demi pertahankan bayi dan istrinya? Sedangkan aku?” Indri masih tidak bisa menghentikan tangisannya.


Zayline kembali memeluk Indri, “oke - oke, tenanglah, kita cari jalan keluarnya sama - sama ya.” ucap Zayline, merasa sangat prihatin dengan apa yang terjadi pada sahabatnya.


Dan tentu saja dia tidak akan menerima hal ini, dia akan berusaha memperjuangkan keadilan yang mungkin masih ada untuk gadis itu.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

__ADS_1


__ADS_2