Hamil Anak Dari Suami Orang

Hamil Anak Dari Suami Orang
Kebenaran Yang Terungkap


__ADS_3

Hallo teman - teman pembaca setia mimin yang mimin Cintai. Maafkan mimin ya karena beberapa hari ini tidak update. Soalnya Mimin lagi sakit demam karena Asam lambung Mimin juga naik. Jadi untuk nulis juga masih belum bisa. Maafkan mimin ya Teman - teman. Mimin bukan lupa untuk update, tetapi tubuh Mimin kemarin sepertinya memang sedang mencapai batas dan minta dinistirahatkan.


Dan sekarang mimin sudah lumayan sehat, jadi Mimin sudah bisa nulis lagi. Jadi semangatin mimin yuk, agar mimin bisa benar - benar sembuh dan menulis seperti biasanya 🙏🏻


Dan terima kasih juga karena masih setia menunggu updatenya mimin ya. Terima kasih sekali karena masih setia sama karya mimin.


Mimin mencintai kalian semua 🙏🏻🥰


KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Setelah tadi berdebat panjang dengan papahnya, kini Rico, Risa dan Ririn terlihat sedang berada di rumah sakit.


Tetapi, semenjak mereka sampai di rumah sakit, Ririn sama sekali tidak mau berbicara kepadanya.


“Sayang, syukurlah, kamu baik - baik saja, aku khawatir kamu dan bayi kita jadi kenapa - kenapa.” Ucap Rico dengan lembut, dan dia bahkan mengangkat tangannya ingin mengusap lembut kepala istrinya, namun Ririn dengan cepat langsung menepisnya.


Bahkan dia langsung bangkit dari tidurnya dan duduk menatap Rico dengan lekat. “Aku muak tau sama keadaan ini, aku hidup sama kamu itu buat senang! Bukan buat susah seperti ini!” Makinya, membuat Rico tertegun mendengar kalimat yang baru saja istrinya katakan itu.


“Sayang aku juga tidak ingin seperti ini, tetapi kamu harus sabar, aku yakin pasti bisa melewati semua ini dan membangun perusahaan aku sendiri.” Balasnya bejanji pada Ririn, yang malah terlihat mentertawakannya.


“Membangun perusahaan kamu sendiri?” Tanyanya dengan tatapannya yang dangat meremehkan.


“Uang saja kamu sudah tidak punya! Kamu mau modal dari mana? Kamu pikir membangun sebuah usaha itu tidak butuh modal?!” Tanya Ririn lagi, lalu dia segera bangkit dari duduknya. Dia bahkan ingin pergi meninggalkan Rico yang terdiam mendengar kalimat Ririn barusan.


Namun, ketika Ririn baru saja ingin melangkahkan kakinya, Rico menahan tangannya agar tidak pergi. “Kenapa? Kenapa kamu bicara seperti itu, di saat aku sudah membelamu mati - matian di depan Papahku?!” Tanyanya dengan nadanya yang menuntut.


Dan lagi - lagi Ririn hanya tersenyum saja mendengarnya. “Tidak ada yang memintamu untuk membelaku.” Jawabnya dengan begitu santai.


“Lagian, dari awal kamu ketahuan selingkuh, aku sudah pernah berpikir jika pernikahaan kita ini tidak layak untuk di pertahankan.”

__ADS_1


“Tetapi sialnya aku harus hamil anak pria itu, dan karena dia tidak mau tanggung jawab aku harus kembali sama kamu.”


“Cikhhhh, sangat memalukan.”


Ke dua mata Rico langsung terbuka dengan lebar, ketika mendengar istrinya baru saja mengakui jika anak yang dia kandung itu adalah anak dari pria lain.


“Apa? Apa maksudnya Ririn?” Tanyanya dengan suaranya yang pelan.


“Apakah, foto - foto tadi, dan apa yang di katakan oleh Papah semuanya benar?”


Ririn menarik tangannya agar terlepas dari gengaman Rico, dan kebetulan juga Rico sudah melonggarkan gengamannya. “Dari awal pernikahaan, aku tidak pernah mencintai kamu Rico, aku menikah denganmu hanya karena kamu yang tergila - gila denganku, dan bahkan begitu mudahnya kamu menjadi batu loncatan untukku agar bisa menjadi seorang public figure,”


“Kamu juga bukan pria yang dapat memuaskan aku, sehingga aku harus mencari pria lain di luar sana untuk mendapatkan kepuasan lain.”


“Dan sekarang, kamu sudah tidak memiliki apa - apa Rico, jadi aku juga tidak akan mau bertahan dengan laki - laki miskin seperti kamu! Dari awal juga aku tidak berniat untuk melahirkan, dan besok adalah jadwalku pergi ke Singapore untuk melakukkan aborsi.”


Setelah mengatakan kebenaran itu semua, Ririn kembali tersenyum penuh kebahagiaan. “Karirku yang mulai redup, karena pernikhaan sirihmu dan juga dengan sandiwara keguguranku, sudah bisa aku pastikan jika popularitas ku akan naik kembali. Aku sudah tidak membutuhkanmu Rico.” Semua kalimat itu, membuat tubuh Rico hanya bisa diam tanpa bisa bergerak.


“Eh, Ririn, kamu mau kemana Nak? Bukankah kamu -“ Risa datang ketika Ririn sampai di pintu dan ingin melangkah pergi.


Namun bukannya menjawab Ririn hanya menatap Risa dengan sinis, lalu kembali melangkahkan kakinya pergi.


“Ririn.” Panggil Risa dengan berteriak.


“Rico, Ririn -“


“Biarkan dia pergi Mah.” Tungkasnya, membuat Risa terdiam dan tidak mengerti kenapa anaknya membiarkan istrinya pergi, padahal istrinya sedang mengalami nyeri di perutnya.


Risa yang bingung, langsung mendatangi Rico. “Sayang, kenapa kamu biarkan Ririn pergi, perutnya sedang sakit Rico, nanti kalau ada apa - apa dengan kandungannya bagaimana?” Tanya Risa, dengan wajahnya yang sangat cemas.

__ADS_1


“AKU TIDAK PERDULI! AKU TIDAK PERDULI LAGI APAKAH KANDUNGANYA MATI ATAU TIDAK AKU TIDAK MAU PERDULI LAGI!” bentaknya pada Mamahnya, yang langsung terdiam sekaligus terkejut dengan makian putranya yang secara tiba - tiba ini.


Dia bahkan menatap Rico dengan wajahnya yang ketakutan. “Rico? Tapi kenapa?” Tanyanya dengan suaranya yang bergetar.


Nafas Rico sudah terlihat naik turun, dia marah, dia muak tetapi dia juga tidak bisa melakukkan apapun. “Selama ini dia sudah membohongi kita Mah, anak yang dia kandung itu bukan anak aku! Tetapi anak Varel produsernya!” Jawab Rico, memberitahukan mamahnya juga sebuah kebenarnya.


Dan lagi, Risa kembali terkejut mendengar hal itu. Dia bahkan langsung meneteskan air matanya. “Apa? Kenapa? Kenapa dia membohongi kita?” Tanya lagi.


Rico menggelengkan kepalanya pelan, karena dia sendiri tidak mengerti alasannya yang sebenarnya bagaimana. “Semuanya hanya karena uang, itu yang dia katakan barusan.”


“Karena dia tahu aku sudah miskin dan Papah juga sudah mengalihkan kepemilikan warisannya pada anak laki - lakinya yang lain. Makanya dia berpikir jika bertahan bersamaku adalah hal yang membuang waktu saja.” Rico mengusap wajahnya kasar. Dia benar - benar tidak tahu bagaimana mau bersikap saat ini.


1 jam yang lalu dia baru saja di usir oleh Papahnya hanya karena membelanya. Selama ini dia melawan papahnya hanya karena memperjuangkan harga dirinya.


Tetapi sekarang, kenapa? Orang yang dia bela malah orang itu juga yang berkhianat.


Apakah ini sebuah hukaman dari tuhan, atas kesalahannya kemarin?


Dia mengabaikan Indri hanya karena dia membela Ririn yang ternyata adalah Ular.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

__ADS_1


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2