Hamil Anak Dari Suami Orang

Hamil Anak Dari Suami Orang
Kebusukan Risa Terungkap


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Dua hari berlalu setelah kejadian itu, dan berita mediapun sudah mulai memberitakan tentang perceraian Ririn dan juga Rico.


Apa lagi, Ririn mengatakan sebuah playing victim dan mengatakan jika dia keguguran karena tekanan dari keluarga Rico, padahal jelas - jelas dia yang melakukkan aborsi.


Tetapi Rico memilih untuk tidak mengatakan apapun, dia sudah terlalu lelaj menghadapi masalah ini.


Dia ingin memulai kehidupannya yang baru dan melupakan Ririn. Karena biar bagaimanapun, semua pengkhianatan yang di lakukkan oleh Ririn sama sekali tidak bisa dia maafkan.


Dan beruntung, Bima masih memiliki hati dan memberikan Rico dan Mamahnya sebuah rumah yang bisa di tinggalin.


Risa kemarin sempat memohon untuk bisa kembali rujuk dengan Bima, namun pria itu menolak karena dia tidak akan pernah mau kembali dengan wanita yang sudah mengecewakannya.


***


Saat ini, Rico sedang duduk di kursi meja makan. Karena saat ini adalah waktunya makan siang, dan pelayan di rumah itu juga sudah menyiapkan makan siang untuk mereka.


Tetapi, bukannya makan, Rico hanya terlihat mengacak - acak makananya. “Rico! Kamu dari kemarin belum makan?! Makanlah!” Tegur Risa, yang merasa sedih melihat putranya yang seperti ini.


“Kenapa Papah bisa punya anak laki - laki yang lain?” Tanya Rico tiba - tiba, membuat Risa tertegun.


Rico masih menatap mamahnya menunggu jawaban yang pasti. Risa menghela nafasnya, dia sadar jika dia sudah tidak bisa menyembunyikan rahasia ini lebih lama lagi.


“Kamu memang mempunyai saudara tiri yang lain, selain kakak kamu Risa, kamu juga memiliki dua saudara yang lain.”

__ADS_1


“Namanya Delvino dan juga Clara.” Jawab Risa dengan pembawaanya yang begitu tenang.


“Kenapa? Kenapa Mamah menyembunyikan rahasia sebesar ini dari aku?” Tanyanya dengan marah.


“Karena Papah kamu yang melarangnya, dia mengatakan akan memberitahu kamu jika dia sudah bisa berdamain dengan Vino.” Jawab Risa lagi, yang membuat Rico tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Mamahnya.


“Berdamai? Kenapa harus berdamai?”


Risa bangkit dari duduknya, dia bahkan meletakan peralatan makannya dengan keras. “Itu karena Mamah merebut Papah kamu dari Ibu mereka!” Jawabnya dengan nadanya yang tinggi.


Rico semakin menyeritkan keningnya bingung. “Kenapa? Bukankah Mamah?”


“Pada saat itu, Papah kamu baru saja kehilangan Nisa, Mamah kandung Raisa karena dia sakit, tetapi selama sakitnya Nisa, wanita itu sudah menjodohkan atau lebih tepatnya meminta sahabatnya ya itu Fitri, untuk menikah dengan Papah kamu!”


“Hingga akhirnya, di saat Nisa masih memiliki kesadaran, dia meminta untuk Bima menikahi Fitri di depannya, tujuannya untuk merawat Bima dan juga Raisa.”


“Fitri adalah wanita yang mempunyai sebuah prinsip, jika sekali dia di selingkuhi maka dia tidak akan pernah memaafkan pria itu, dan itulah yang terjadi pada saat itu, Fitri pergi dengan membawa anak laki - lakinya dan juga kandungannya, menceraikan Bima yang sebenarnya mulai mencintainya. Tetapi, sebulan kemudian Mamah hamil kamu, awalnya papah kamu menolak untuk bertanggung jawab, karena dia masih mengharapkan Fitri untuk kembali. Namun, Fitri terus saja menolaknya dan mengatakan jika dia harus mau menikahi mamah. Dan mau tidak mau papah kamu bertanggung jawab dengan menikahi mamah.”


“Itupun, di saat usiamu sudah menginjak 4 tahun baru Papah kamu mau menikahi Mamah secara Negara.” Risa menceritakan semuanya dengan jujur. Dia tahu jika anaknya akan marah, tetapi ini adalah sebuah kebenaranya.


Awalnya Rico terlihat hanya diam saja dan mulai mencerna apa yang di katakan oleh Mamahnya. Hingga di detik selanjutnya terdengar suara tawanya yang begitu nyaring. “Hahahahah, berarti sebenarnya aku ini anak haram ya mah? Aku adalah anak yang tidak di inginkan?” Tanyanya dengan ekspresinya yang sangat sulit terbaca.


“Tidak sayang! Kamu adalah anak mamah dan papah! Bagaimana kamu bisa berpikir jika kamu adalah anak haram?!” Jawab Risa dengan tegas. Dia menolak dengan keras jika Rico melebelkan dirinya dengan sebutan anak haram.


“Mamah menjebak Papah untuk Mengkhianati wanita lain, dan bahkan sampai hamil aku! Lalu aku yang awalnya di tolak dan akhirnya di terima, kalau bukan anak haram lalu apa?!” Pekiknya dengan marah.

__ADS_1


“Pantas saja, Papah tidak terlalu menyayangiku, selama ini aku pikir Papah lebih menyayangi kak Raisa karena kakak adalah seorang wanita, tetapi aku salah, ternyata aku adalah anak yang tidak dia inginkan.” Ujarnya, lalu dia yang sejak tadi duduk di kursi, memilih untuk bangkit dan buru - buru untuk keluar dari rumah.


Tetapi, baru saja dia sampai di pintu, terlihat Roma yang ada di depan rumahnya. “Kamu sedang apa di sini?” Tanya Rico pada mantan asistennya itu.


Roma terlinat menundukan kepalanya hormat. “Maaf Tuan, karena saya datang tiba - tiba, tetapi saya datang ke sini atas perintah Tuan Besar Bima, karena ada pertemuan besar, jadi saya di suruh untuk menjemput Anda.” Jawab Roma, memberitahukan tujuannya datang ke rumah itu.


Rico terlihat sedang berpikir sejenak. Apakah bertemu dengan Papahnya semua pertanyaan yang ada di kepalanya akan menjadi lebih jelas?


Tetapi apa yang ingin dia tanyakan? Bukankah sudah jelas, jika harta warisan akan jatuh pada Delvino anak laki - laki kesayangannya itu.


Tanpa merespon kalimat Roma, Rico memilih untuk berjalan santai masuk ke dalam mobil yang sudah di sediakan. Dia bukan berniat untuk menuruti Papahnya, hanya saja dia penasaraan bagaimana wajah kakak tirinya itu.


Dan jika Mamahnya mengatakan jika selama ini alasan mengapa kebenaran ini tidak di beri tahu kepadanya karena Papahnya belum berdamai dengan anak laki - lakinya yang itu, lalu apakah sekarang mereka sudah berdamai?


Kenapa butuh waktu lama sekali untuk mereka berdamai? Apakah pria bernama Delvino ini sekuat itu bisa menentang Papahnya, atau memang karena sebuah kasih sayang?


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

__ADS_1


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2