Hamil Anak Dari Suami Orang

Hamil Anak Dari Suami Orang
Kehilangan


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


Saat ini terlihat Rico dan Zayline yang sedang berlari di koridor rumah sakit. Mereka mengikuti staf Suster dan dokter yang sedang mendorong ranjang yang sedang membawa Indri masuk ke dalam ruang UGD.


“Dok, tolong ya Dok, istri saya sedang hamil dok, tolong selamatkan anak dan istri saya dok.” Pinta Rico, dengan wajahnya yang terlihat sangat panik.


Dia bahkan sampai meneteskan air matanya karena tidak sanggup membayangkan sesuatu buruk yang akan terjadi. “Silahkan tunggu di luar ya Pak, biarkan kami bertugas.” Pinta sang Dokter pada Rico dan Zayline yang masih ada di dalam ruang UGD.


“Indddrrrrii.” Tangis Zayline, tidak sanggup melihat keadaan Indri yang sangat memprihatinkan.


Bahkan tanpa dia sadari, dia langsung memeluk Tubuh Rico untuk mencari sebuah sandaran.


Pandangan Rico tidak bisa lepas dari pintu ruangan yang di mana ada Indri di dalamnya.


****


Dua puluh menit mereka menunggu, dan akhirnya dokter keluar dengan wajahnya yang di tekut.


“Dok, bagaimana keadaan istri dan anak saya dok?” Tanya Rico, meminta jawaban atas keadaan Indri.


Dokter itu terlihat menarik nafasnya panjang sebelum akhirnya menghembuskannya secara perlahan. “Keadaan Istri Anda Stabil pak, hanya saja -“ dia mengghentikan kalimatnya, membuat Rico dan Zayline kembali merasa khawatir.


“Hanya saja apa dok?” Tanya Rico lagi, dia tidak tahan dengan kalimat penjelasan yang setengah - setengah seperti ini.

__ADS_1


“Nona Indri mungkin memang tidak mengalami luka luar yang serius, hanya saja kita butuh untuk melakukkan operasi, karena luka dalamnya cukup serius, dan yang paling penting, saya harus mengatakan ini Pak.”


“Bayi yang ada di kandungan Nona Indri tidak bisa kami selamatkan Pak, sepertinya benturan karena kecelakaan tadi membuat janinya harus mengalami keguguran.” Ucap dokter itu, menyampaikan kondisi Indri saat ini.


Dan itu membuat ke dua kaki Rico terasa sangat lemah. Bahkan tidak mampu menopang dirinya lagi untuk berdiri.


Sedangkan Zayline, dia akhirnya bisa bernafas legah, karena keadaan Indri yang baik - baik saja. Ya mungkin dia sedih karena kegugurannya Indri, hanya saja jika di lihat dari situasi saat ini, mungkin Tuhan memberikan sebuah jalan yang terbaik dengan kejadian ini.


Dia melihat ke arah Rico yang sedang terduduk dengan lemas, dia juga tidak mau menghakimi pria itu, tetapi dengan kehilangan bayi, mungkin saja pria itu sudah mendapatkan karma yang harusnya dia dapatkan karena kesalahannya kemarin.


Zayline memilih untuk mengurus administrasi dan juga surat persetujuan untuk operasi Indri, karena meskipun Rico masih mengakui suami Indri, pria itu hanyalah suami sirih sahabatnya dan bahkan hubungan mereka sudah berakhir dari sebulan yang lalu.


***


Dia berusaha memendam kesakitannya sendiri, karena kecelakaan itu terjadi karena dia yang memaksa untuk mengejar Indri hingga membuat Indri tidak melihat ke arah kanan ataupun kiri.


Tetapi, semenjak Indri sadar selepas operasi, wanita itu sama sekali tidak mau membuka mulutnya berbicara dengan Rico, bahkan untuk memandang Rico saja dia sepertinya enggan.


“Bagaimana keadaanya hari ini?” Tanya Rico, ketika dia baru saja datang dan melihat Zayline yang juga ada di dalam.


Ketika Zayline melihat Rico, dia langsung menghela nafasnya, “Rico, sepertinya kamu sudah tidak perlu datang ke sini lagi, karena Indri sudah tidak mau melihatmu.” Zayline, memberikan nasihat pada Rico.


“Aku membuat salah di masa lalu Zay, dan sekarang aku ingin menebusnya, mungkin saat ini dia masih belum bisa memaafkanku, apa lagi kita juga sudah kehilangan bayi kita, dan aku hanya ingin mendapatkan maafnya saja. Aku juga akan merawatnya, jadi please izinkan aku untuk terus datang.” Balasnya, meminta pengertian Zayline, jika saat ini dia juga sedang bertahan dan berusaha mendapatkan maaf Indri.

__ADS_1


Namun Zayline juga mempunyai rasa kasihan, dia tidak tega melihat Rico yang bahkan sama sekali tidak di lihat oleh Indri.


Sahabatnya itu bahkan mulai tidak banyak mau berbicara. Entah kenapa tiba - tiba saja Indri berubah menjadi seperti layaknya sebuah patung, yang selalu saja diam membisu.


Zayline juga tidak bisa menghalangi Rico, karena ini juga adalah urusan mereka berdua.


“Baiklah, terserah kamu Rico, tapi kalau kamu capek, kamu mundur ya! Kasih ruang untuk Indri agar bisa melangkah ke depan, karena baginya kamu hanyalah sebuah kesalahan yang paling buruk untuknya di masa lalu.” Zayline kembali memberikan peringatan pada Rico, membuat pria itu sontak menundukan kepalanya.


Dia tahu jika Indri saat ini sedang membencinya, dan dia juga tidak akan marah soal itu, karena kalau di ingat ke belakang, apa yang sudah dia lakukkan pada Indri itu bahkan tak layak untuk mendapatkan sebuah kata maaf.


Tetapi dia akan berusaha agar bisa mendapatkan maaf itu, walapun pada akhirnya dia tidak bisa bersama kembali dengan Indri.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2