
Bagas merasa sangat senang dalam hatinya jika pria itu pergi, tetapi Tentu saja dia tidak memperlihatkan ekspresi senangnya sehingga dia hanya berkata, "itu,, dia tidak bisa biasanya bersikap seperti itu, apa jangan-jangan Dia memiliki masalah?"
Cornelius tetap terdiam memperhatikan pria di depannya yang mana Dia melihat bahwa Bagas juga tampak berpikir dan tampak cemas pada Erik.
Dan meski dia mengetahui bahwa Bagas ialah pria yang tidak terlalu disanjung di keluarganya, namun pria itu bisa melihat bahwa Bagas memiliki aura yang bukan hanya sekedar pria biasa.
🍣🍣🍣
Oleh sebab itu, Cornelius berkata, "aku rasa Dia memang ada masalah, bagaimanapun, aku melihat hubungannya dengan putriku tidak terlalu baik, namun ini mungkin tidak dapat kubicarakan padamu, tetapi aku rasa kau mungkin bisa memberitahuku sesuatu mungkin saja ada yang kau perhatikan selama mereka tinggal di rumah kalian."
Bagas sangat ingin mengetahui bagaimana keadaan di rumah Lamela, dan dia tentunya tidak tahu harus bertanya pada siapa sehingga dia berpikir bahwa Bagas mungkin akan memberinya jawaban.
Sebab bagaimanapun, mereka tinggal sama-sama dan meski hubungan suami istri tidak terlalu diperlihatkan, namun tetap saja akan kelihatan dari sikap mereka, dan meski seharusnya Bagas tidak bisa memberitahukan tentang keburukan keluarga lamelokoma namun Cornelius tetap berharap pria itu bisa berkata jujur padanya.
Benar saja, Bagas tampak memperlihatkan wajah menyesalnya sembari berkata, "itu,, aku baru beberapa hari di rumah, namun aku memang melihat bahwa mereka berdua sangat menjaga jarak, bahkan Erik tidak tidur satu kamar dengan Viola, pria itu tidur bersamaku di kamarku. Tapi,, aku rasa mereka berlakukan ini hanya karena mereka belum terlalu dekat satu sama lain, apalagi mereka dijodohkan sehingga perlu waktu untuk beradaptasi satu sama lain."
Cornelius yang mendengarkan ucapan Bagas sangat terkejut bahwa ternyata suami istri itu tidur di kamar yang berbeda.
__ADS_1
Padahal, ketika keduanya tinggal di rumah mereka, Erik dan Viola tidur di satu kamar, namun dia juga tidak dapat memastikan Apakah keduanya tidur di ranjang yang sama atau mungkin saja salah satu diantara mereka harus tidur di lantai.
Namun begitu, Cornelius menganggukkan kepalanya, "apa yang kau katakan itu memang benar, mereka masih membutuhkan waktu untuk saling mengenal dan saling dekat satu sama lain," ucap Cornelius meski dalam hatinya, pria itu tentunya tidak tega melihat putrinya yang tampak sangat tersiksa setelah menikah dengan Erik.
Hal itu membuat sebuah penyesalan muncul di hati Cornelius karena dia merasa bahwa dia telah salah memilih seorang calon suami untuk putrinya.
Apalagi, Putri mereka ialah anak satu-satunya mereka, jadi seharusnya mereka memastikan bahwa perempuan itu mendapatkan masa depan yang terbaik, masa depan yang cerah dan terlebih, mereka berharap Putri mereka masuk ke dalam sebuah rumah yang cukup akan kasih sayang.
Namun begitu, pria itu tidak ingin mengatakannya sebab tentunya dia tahu bahwa Bagas tidak memiliki hak untuk ikut campur terlalu dalam dalam masalah pernikahan putrinya.
Oleh sebab itu, Cornelius mengganti topik pembicaraan dengan berkata, "ahh, aku dengar kau sudah meninggalkan kediaman orang tuamu cukup lama bahkan sedari kau berusia 20 tahun. Kau pasti melakukan banyak hal yang menyenangkan di luar sana sehingga begitu beta tinggal di luar."
"Bagaimanapun, saat ini perusahaan kami berkembang dengan sangat pesat dan menjadi perusahaan yang bisa bersaing di kancah internasional. Semua itu berkat adikku yang mengelola perusahaan bersama dengan ayahku.
"Jika saja aku yang melakukannya, maka belum tentu akan sesukses seperti yang diwujudkan oleh adikku saat ini," ucap Bagas yang jelas mengatakan itu dengan sungguh-sungguh, sebab Dia benar-benar melihat bahwa adiknya bekerja dengan sangat baik untuk mengelola perusahaan keluarga mereka.
Dan dia sama sekali tidak menyesal meninggalkan keluarganya untuk merintis sebuah perusahaan baru, Tetapi dia hanya menyesal bahwa ternyata ketika dia pergi, maka adiknya dijodohkan dengan seorang perempuan yang seharusnya sudah menjadi miliknya.
__ADS_1
Ucapan Bagas benar-benar membuat kaget Cornelius karena tak menyangka bahwa ternyata pria itu mengelola sebuah perusahaan dan tentunya seseorang yang membuat perusahaan jauh lebih menakjubkan dari seseorang yang hanya meneruskan perusahaan keluarga.
Apalagi, dia melihat bahwa pria itu benar-benar menyayangi adiknya, jadi Dia merasa bahwa apa yang dibicarakan orang-orang tentang Bagas tidaklah sepenuhnya benar.
Oleh sebab itu, Cornelius menjadi sangat bersemangat untuk bercerita dengan pria itu, karena tentunya peluang kerjasama bisnis di antara mereka Mungkin saja akan terbuka dan akan menguntungkannya.
"Itu, Kau sangat hebat di usia 20 tahun kalau berani meninggalkan rumah dan memulai sebuah lamgkah untuk membangun perusahaan. Kalau boleh tahu, perusahaan yang kau kelola itu berjalan di bidang apa?" Tanya Cornelius yang merasa sangat penasaran dengan pria di depannya.
Bagas melihat ke arah jalan masuk dari dapur, dan ternyata Novita telah datang bersama dengan nampan yang berisi cemilan dan minuman untuk mereka, lalu pria itu kemudian berkata, "perusahaan yang kukelola masih belum bisa dikatakan sebagai perusahaan yang sukses dan besar, namun perusahaan itu berjalan di bidang arsitektur."
Novita dan Cornelius yang mendengarkan ucapan pria itu sangat terkejut bahwa ternyata Bagas yang dianggap sebagai pria yang tidak memiliki tanggung jawab karena telah meninggalkan rumah dan meninggalkan sekolahnya di umur 20 tahun, ternyata adalah seorang pria yang menjalankan perusahaan arsitektur.
"Itu sangat bagus, Apa nama perusahaanmu?" Tanya Cornelius.
"Bxx Architects." Jawab Bagas kembali membuat Novita dan Cornelius sangat terkejut.
Bxx Architects adalah perusahaan yang rilis pada 9 tahun yang lalu, merupakan sebuah perusahaan yang kini menjadi satu diantara 10 perusahaan terbaik di dunia yang dirintis hanya dalam waktu 9 tahun dan sudah bisa bersaing di kancah internasional.
__ADS_1
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️