Hamilku Oleh Ipar Brengsekku

Hamilku Oleh Ipar Brengsekku
61


__ADS_3

"Diam!" Bentak Cornelius yang kini sudah tidak tahan lagi mendengarkan ucapan putrinya hingga membuatnya mengeluarkan bentakan.


🌺🌺🌺


Viola yang mendengarkan bentakan ayahnya dan melihat jelas bahwa pria itu tidak mempercayainya Akhirnya kini berdiri dan menatap ayahnya dengan mata yang dipenuhi air mata, "ayah, aku berkata Yang sejujurnya, aku tidak pernah melayangkan gugatan cerai pada Erik, dan aku benar-benar melihat dia berselingkuh dengan seorang perempuan!! Mereka bahkan terlihat sangat mesra dan Erik memberikannya sebuah hadiah, dan juga,, aku,, aku,, hiks,, hiks,, aku,, aku tidak hamil anak Erik, tapi anak yang ku kandung ini adalah anak pria lain!!!" Teeiak Viola


Plak!


Sebuah tamparan berasal dari Novita langsung mendarat di pipi kiri Viola hingga perempuan itu kembali terjatuh dan duduk di sofa karena kekuatan tamparan yang dilayangkan oleh Novita.


Menyadari bahwa dia tidak bisa menahan emosinya dan kini menampar putrinya, maka Novita langsung duduk dan memeluk putrinya dengan erat.

__ADS_1


"Maaf,, maaf,, Ibu tadi tidak sengaja, ibu ibu benar-benar minta maaf!" Ucap Novita yang kini menyesal sudah menampar putrinya.


Viola yang mendengarkan ucapan ibunya hanya bisa terisak dalam pelukan Ibunya, dan dia sama sekali tidak mengerti Bagaimana harus berbicara pada kedua orang tuanya tentang surat yang sudah dipalsukan itu.


Sementara Cornelius yang ada di sana, pria itu menghela nafas dengan kasar lalu dia kemudian berkata, "jadi katakan pada ayah, kau mau menggugat cerai dia atau tidak?!!"


Viola yang mendengarkan pertanyaan ayahnya langsung melepaskan pelukannya dengan ibunya lalu perempuan itu menyeka air matanya dan menatap ayahnya.


"Aku,, Aku mau bercerai!" Jawab Viola dengan suara yang begitu tegas tanpa ada sedikitpun keraguan.


Viola memandangi ibunya lalu Dia meneteskan air matanya sembari mengganggukan kepalanya, "bayi ini pun bukan bayinya, jadi tidak ada alasan untuk kami terus bersama," ucap Viola benar-benar membuat Novita merasakan tubuhnya gemetar karena mendengar pengakuan itu dari putrinya untuk yang kedua kalinya.

__ADS_1


"Sayang,, Apa maksudmu dengan bayi itu bukan bayi Erik?" Tanya Novita.


Kembali lagi terisak Viola kemudian berusaha tegar dan Dia berkata, "1 bulan sebelum kami menikah, aku tidur dengan seorang pria lalu hamil anak ini. Tapi aku tidak berani untuk memberitahukannya pada kalian karena aku takut itu akan mempermalukan keluarga."


Cornelius amat terkejut dengan pengakuan putrinya hingga pria itu memukul meja lalu berdiri menatap tajam putrinya, "bukan bayi Erik?!! Lalu Siapa ayah dari bayi itu?!!" Bentak Cornelius yang kini merasa begitu malu.


Putrinya yang selama ini terkenal sebagai putri yang sangat baik dan sangat cocok dijadikan menantu malah ternyata memiliki sebuah rahasia yang akan membuat keluarganya sangat malu jika sampai rahasia itu terkuak.


Sementara Viola yang mendengarkan pertanyaan ayahnya, perempuan itu menjadi semakin ketakutan untuk mengatakan ayah dari bayi yang ia kandung, sebab tentunya ayahnya akan semakin marah jika ayahnya mengetahuinya.


Oleh sebab itu, Viola hanya tertunduk sembari menangis gemetar meneteskan air matanya, "ayah,, itu,, saat itu aku dalam keadaan mabuk, jadi aku tidak tahu siapa pria yang tidur bersama denganku," ucap Viola.

__ADS_1


Kata-kata yang keluar dari mulut putrinya benar-benar membuat Cornelius marah hingga pria itu hendak menampar putrinya saat Novita menghalangi pria itu dengan cara memeluk putrinya dengan erat.


"Jangan!! Putri kita juga sangat terdetekan dengan situasi yang ia hadapi, Jadi kau tidak boleh terlalu marah padanya!! Sekarang, biarkan Putri kita tenang dulu Lalu nanti mengajaknya untuk berbicara lagi," ucap Novita benar-benar membuat Cornelius menggertakan giginya dan pria itu kemudian pergi meninggalkan kedua perempuan yang ada di sana sebab dia sadar betul Jika dia terus berada di sana maka mungkin saja dia tidak akan bisa tahan untuk melukai putrinya.


__ADS_2