Hamilku Oleh Ipar Brengsekku

Hamilku Oleh Ipar Brengsekku
66.


__ADS_3

Lukas sedang duduk di kursi kebesarannya ketika pintunya dibuka oleh seorang bawahannya.


Lukas langsung mengangkat wajahnya menatap bawahannya yang masuk ke dalam ruangannya lalu melihat pria itu memberi hormat padanya sebelum berkata, "kami sudah menyiapkan semuanya, sekarang kita sudah bisa pergi."


Lukas yang mendengarkan itu tersenyum senang, dan dengan semangat pria itu berdiri memakai jasnya lalu berjalan bersama bawahannya keluar dari ruangannya.


Begitu menaiki mobil, Lukas yang seorang pemimpin mafia dikawal oleh banyak sekali anak buahnya yang berseragam berwarna serba hitam.


Setelah duduk di dalam mobilnya yang sangat mewah maka bawahannya menyerahkan sebuah berkas padanya, "ini adalah berkas yang telah disiapkan oleh pengacara kita, dan sang pengacara sudah berada di mobil lain untuk ikut bersama dengan kita. Ahh, ini yang terakhir, dokumen perjanjian dengan Erik untuk menjadikan perusahaan utama keluarganya sebagai jaminan atas kerjasama yang dilakukan." Ucap sang bawahan dengan Lukas yang mengambil berkas-berkas itu duduk dengan tenang membaca isinya.


Lukas merasa sangat puas, lalu pria itu mengembalikannya pada sang bawahan sebelum mengambil cerutunya lalu menghisap dalam-dalam cerutu itu.

__ADS_1


Sang sopir langsung menurunkan kaca jendela mobilnya, sedangkan sang bawahan yang duduk berdiri di samping sopir kemudian berkata, "saat ini, Erik pergi ke luar negeri untuk sebuah urusan bisnis, jadi pria itu tidak akan tahu bahwa kita pergi ke sana untuk menghampiri ayahnya."


"Hm, seberapa lama dia di sana?" Tanya Lukas.


"Dia ada di sana sejak 1 minggu yang lalu, itu sebabnya kita memiliki kesempatan Untuk memanipulasi semua bisnis yang kita kerjakan bersama-sama dengannya dan dia akan pulang besok pagi sehingga ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan penyerangan. Ah,, pengacara kita juga sudah menyediakan berbagai langkah-langkah untuk mengantisipasi jika mereka balik mengancam kita," ucap sang bawahan yang memang jelas tahu bahwa mereka memiliki banyak sekali tuntutan hukam atas kebiasaan-kebiasaan ilegal yang mereka lakukan, tetapi untungnya sejak mereka berurusan dengan Erik, semuanya sudah dibersihkan sehingga akan sulit untuk membuat mereka masuk ke penjara.


"Bagus sekali, mulai sekarang kita akan menjadi orang yang benar," ucap Lukas sembari tertawa kecil.


Begitu turun dari mobil, Lukas langsung menatap betapa mewahnya gedung perusahaan itu, "sebentar lagi perusahaan ini akan menjadi milikku!!!" Kata pria itu merasa begitu puas Setelah dia berhasil menimpa erikoma padahal Erik dikenal sebagai CEO yang kompeten Tetapi hanya karena sebuah sikap iri terhadap kakaknya, pria itu malah bertindak ceroboh dan mengakibatkan sebuah kehancuran bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi untuk semua keluarganya, dan juga bisnis mereka!!!


Para penjaga yang ada di perusahaan itu terkejut ketika melihat bos Besar turun dari mobil, dan meski mereka tidak mengenalinya, tetapi saat melihat ada begitu banyak rombongan yang mengawalnya maka mereka semua mempersilahkan mereka masuk dengan sopan lalu sang bawahan yang memegang berkas di tangannya kemudian menghampiri sang resepsionis.

__ADS_1


"Antarkan kami ke ruangan CEO!" Ucap pria itu pada sang resepsionis.


Resepsionis dengan menyesal berkata, "Maaf sekali, tetapi saat ini CEO tidak ada di ruangannya, sudah satu minggu yang lalu dia pergi ke luar negeri untuk sebuah perjalanan bisnis--"


"Kalau begitu, antarkan kami ke ruangan tuan besar Lamela!" Bawahan Lukas dengan nada suara memerintah.


Yang mendengarkan itu tentunya tidak bisa membiarkan sembarang orang menemui atasan mereka sehingga dia hendak berbicara untuk menanyakan identitas pria itu ketika bawahan kulkas yang sudah bosan membuang-buang waktu mengeluarkan pistolnya dan menyerahkannya pada sang resepsionis.


"Antar kami ke sana secepatnya!!" Bentak sang pria.


Resepsionis yang ada di sana langsung gemetar, dan dengan penuh ketakutan Dia kemudian mengantar pria itu bersamaan dengan para bawahan bawahan Lukas di sana yang langsung mengepung semua orang sehingga tidak ada satupun dari mereka yang bisa berkutik.

__ADS_1


__ADS_2