Hamilku Oleh Ipar Brengsekku

Hamilku Oleh Ipar Brengsekku
65


__ADS_3

"Namun, untuk berjaga-jaga aku juga sudah menyuruh orang-orang untuk mencari tahu tentang identitas setiap orang yang kira-kira meninggal pada 1 bulan terakhir." Ucap Kornelius.


"Apa?!!" Novita terkejut, "jadi maksudmu, mungkin saja Bagas sudah meninggal?" Tanya Novita.


Cornelius menganggukkan kepalanya, "dari cerita Putri kita bahwa pria itu sudah terluka parah ketika dia meninggalkannya, dan terlebih masih ada puluhan orang yang berlari untuk melukai Bagas, maka kemungkinan besar dia sudah meninggal. Mungkin saja para mafia itu menyembunyikan jasadnya jadi aku harus membayar untuk mendapatkan informasinya." Ucap Cornelius langsung membuat tubuh Novita gemetar.


"Kalau sampai itu terjadi, maka Putri kita akan hidup dalam penyesalannya, dan aku tidak yakin dia masih bisa bertahan setelah masalah ini. Apalagi dia sudah mengalami kemalangan yang bertubi-tubi, ini pasti benar-benar berat untuknya. Juga Bagas, pria itu sangat malang,, Aku tidak tahu harus berkata apa lagi," ucap Novita yang kini merasa bahwa pikirannya benar-benar kacau dia mencemaskan putrinya dan dia juga merasa bersalah pada pria bernama Bagas.


"Hah,, tenangkan dirimu, Putri kita pasti akan baik-baik saja!" Tegas Cornelius meyakinkan perempuan di depannya yang tampak begitu rapuh.


Novita hanya mengganggu kan kepalanya dengan dalam lalu perempuan itu meninggalkan suaminya sendirian.


Ting!

__ADS_1


Ponsel Cornelius berdenting setelah beberapa saat ditinggalkan oleh istrinya hingga pria itu kemudian mengambil ponselnya dan melihat sebuah pesan masuk.


Pesan dari orang yang ia suruh untuk membuntuti Erik demi mengetahui apa yang dilakukan oleh pria itu, sebab bagaimanapun, putrinya tidak pernah mengakui tentang dirinya yang minggu ke cerai Erik sehingga membuat pria itu melakukan penelusuran.


Pesan yang ia dapatkan ialah sebuah foto tentang Erik yang bersama-sama dengan seorang perempuan yang membuat Cornelius menggertakan giginya.


Pria itu langsung menghubungi bawahannya untuk menanyakan dengan detail tentang foto tersebut.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


"Kapan waktu dari foto yang kau kirimkan itu?" Tanya Cornelius.

__ADS_1


"Satu bulan yang lalu, itu satu-satunya rekaman CCTV yang tersisa di setiap kunjungan Erik ke suatu tempat, setiap kali pria itu mengunjungi hotel, restoran dan lain-lain, semuanya akan dihapus kecuali saat pria itu menjalankan bisnis. Tetapi sepertinya dia lupa dengan satu video tersebut sehingga masih tersimpan di memori card hotel, dan kami mendapatkannya," jawab sama pria dari seberang telepon benar-benar membuat Cornelius semakin marah setelah mengetahui masalah tersebut.


Sekarang ia yakin bahwa apa yang dikatakan putrinya adalah kebenaran, sehingga pria yang awalnya merasa bersalah pada Erik itu kini menjadi sangat marah.


"Kau boleh menghentikan penyelidikanmu!" Perintah Cornelius pada bawahannya lalu pria itu mengakhiri panggilan teleponnya.


Setelah itu, Cornelis kemudian menghubungi orang lain, "ya pak," jawab seorang perempuan dari seberang telepon.


"Batalkan semua proyek dengan grup Lamela!" Perintah pria itu lalu menutup panggilan teleponnya dan berdiri dengan marah untuk pergi ke kantor.


'Benar-benar!! Bahkan ketika pembicaraan keluarga, dia tidak pernah mengakui tentang dirinya yang berselingkuh tapi ternyata pria itu benar-benar busuk!! Apa jangan-jangan semua yang dikatakan putriku itu benar, bahwa Bukan dia juga yang menggugat cerai, tapi jangan-jangan pria itulah yang merencanakan semuanya Karena dia sudah punya selingkuhan?!!' Cornelius benar-benar marah karena mesti dia mengetahui bahwa putrinya juga salah sebab Dia telah hamil sebelum menikah, tetapi pria itu jauh lebih menjijikkan lagi karena memanfaatkan putrinya.


Setelah proses perceraian, dia merasa bersalah pada keluarga Erik sehingga ada begitu banyak proyek yang harusnya diberikan pada perusahaan lain, namun sudah diberikan pada perusahaan Lamela!

__ADS_1


Jadi pria itu ingin menghentikan nya.


__ADS_2