Hanya Cinta

Hanya Cinta
Grup SD


__ADS_3

'Laper banget dah ah...semoga kang bubur dagang' gumam Rika dalam hati di iringi langkah kakinya menuruni anak tangga stasiun KRL mangga besar.


Seperti biasa setelah sampai di stasiun tujuannya Rika hampir setiap hari membeli bubur ayam terlebih dahulu sebelum melanjutkan kembali perjalanan ke kantornya dengan angkot atau bajaj.


Jarak rumah dengan kantornya memang tak bisa di bilang dekat. Bagaimana tidak rumahnya terletak di Jakarta Timur sedangkan kantornya di bilangan Jakarta Utara.


Rika biasa menempuh nya dengan mengendarai motor nya sampai stasiun Pondok Cina, kemudian dia melanjutkan perjalanan dengan KRL sampai stasiun Mangga Besar dan terakhir ngangkot sampai depan kantor.


" Ga pake kacang ?! hehehe... " tebak abang tukang bubur ketika Rika menghampirinya.


" Iya bang...biasa "


Sambil menunggu pesanan buburnya di siapkan dia membuka WA nya yang sejak dia di KRL terus berbunyi. Kali ini bukan hanya grup SMP yang ramai tapi ada grup baru yang muncul di WA nya...yaitu grup SD.


' Lah grup SD? siapa yang masukin gw nih?!' katanya dalam hati sambil asyik menyelidiki siapa orang yang menambahkan dia ke dalam grup itu.


'hmmm ....si Nona ternyata, huftt...' bibirnya manyun setelah menemukan orang yang memasukkan dia ke grup SD.


Sampai di situ saja dia belum tertarik untuk membaca apa isi chat di dalam grup itu. Setelah bungkusan bubur nya dia terima, kemudian dia membayar dan berlalu pergi naik angkot menuju kantornya.


*****


" Pagi Bu... ! " sapa Rika pada Manager nya yang satu ruangan dengan nya. Hanya di batasi oleh kaca setinggi dada orang berdiri.


Managernya tidak menjawab hanya tersenyum dengannya karena Ibu Manager kebetulan sedang terima telepon.


Rika duduk di kursinya meletakkan tas nya dan beranjak ke pantri untuk mengambil segelas air putih hangat.


Sekembalinya dari pantri dia duduk dan mulai menyantap sarapannya.


Tak berapa lama setelah habis menyantap seporsi bubur ayam favorit nya, dia meneguk segelas air hangat dan mengambil HP nya yang belum dia keluarkan dari dalam tasnya sejak di tukang bubur tadi.


Melihat di pintasan layar masih aktif obrolan di grup SD hatinya jadi tergerak untuk membacanya.


'Hmmm... reuni juga nih samaan ama SMP. Satu reuni semua reuni!'

__ADS_1


Ujarnya dalam hati sambil merapikan mejanya setelah sarapan.


Rika kemudian memulai pekerjaannya hingga tak terasa waktu menunjukan pukul 12:00 WIB.


" Kak, mau beli makan apa kita? " tanya Nova yang menghampiri meja Rika.


" Ontime banget lu Nov... udah laper ya? gw baru mau rapihin meja " jawab Rika terkekeh.


kringgg....kringgg....kringgg....


" Eh bentar Nov, gw angkat telepon dl ya..." Rika meraih HP nya dan menjawab panggilan masuk.


" Assalamualaikum... " sapa nya memulai percakapan.


' Waalaikumsalam Rika... ini Oji, maaf ganggu lu ga gw tlp?' sapa Oji di ujung telepon nya.


" Hai, pa kabar Ji? sehat? ga kok ini gw lg istirahat baru mau jalan keluar beli makan ama temen gw. Kenapa? "


' Gpp...iseng aja mau nelp lu hehehe boleh kn?'


Percakapan mereka terdengar agak canggung.


' Eh lu ikut reuni ga?'


" Yang mana? SMP atau SD?"


' SD lah...SMP mah males gw, ga bakal jadi itu reuni SMP lah soalny gw tau banget panitia nya ga kompak !' Oji terdengar serius.


" Hahaha sok tau lu Ji...eh btw nelp nya di lanjut nanti ya gw di tungguin temen nih...dia udah manyun nungguin gw nerima tlp." Rika mencoba mengakhiri telepon karena entah kenapa dari mulai angkat tlp jantungnya terus berdegup kencang.


' Oke deh...eh Rika lu balik kantor jam brp? '


" Belum tau nih, kenapa? "


' Gpp...td gw pikir kita bisa pulang bareng sambil nerusin obrolan reuni, bisa ga? '

__ADS_1


" Hmmm... ga usah deh, next WA aja ngobrolnya, gw bawa motor soalny Ji, maaf ya..."


' Oh gitu...oke deh, see u next time ya ' tutup Oji dari ujung tlp mengakhiri percakapan mereka.


' kok gw seneng ya di telepon Oji ???' ucap Rika dalam hati.


Nova menggandeng Rika sembari berjalan menuju lift. Mereka keluar kantor dan akhirnya sepakat untuk makan bakso di kedai Bakso Solo depan kantor mereka.


Sekembalinya Rika di kantor, dia kembali teringat sapaan hangat dan ajakan Oji yang terdengar agak canggung di telepon tadi.


' Duh, jadi ga konsen gw...kenapa si Oji pake acara nelepon gw siy ...mateng dah ! mana tar sore meeting sama CEO, sampe sekarang gw blm nyiapin bahan nya...huft ' ujar Rika dalam hati sambil geleng geleng kepala.


Rika meletakkan jari jemarinya di atas keyboard komputer kantornya. Dia menarik nafas panjang kemudian menghembuskannya perlahan - lahan. Dan mulai kembali bekerja di depan komputernya.


Konsentrasi mulai hadir di benak Rika yang sedang berusaha menyelesaikan pekerjaannya sebelum waktu meeting tiba.


Tring...tring...


Suara notif di HP ny kembali berbunyi, sedikit mengganggu konsentrasinya.


Tring...tring...


Notif HP ny kembali berbunyi.


'Huft... si Oji lagi atau bukan ya? cek dulu deh daripada gw ga konsen gara - gara mikirin WA dari siapa yang bunyi terus' ujar Rika dalam hati dan segera mengambil HP ny untuk menghilangkan rasa penasarannya.


Dan... benar saja. Oji Wapri yang isinya : sudah selesai makan siangnya? jangan banyak-banyak makan nanti ngantuk hehehe...Dan karena Rika belum membaca Wapri nya dia kemudian melanjutkannya : Sudah sholat Zuhur belum? sudah hampir jam 2 loch !


' Jiahhh perhatian bener ni bocah kek anak SMA lagi pacaran aja hahaha' gumamnya dalam hati. 'Astaghfirullah, iya bener udah hampir jam 2' Dia tersadar ketika melirik jam dinding di ruangannya, kemudian segera bergegas ke mushola kantor untuk melaksanakan Sholat Zuhur.


Tanpa sadar Wapri dari Oji hanya di read saja tanpa ia balas sepatah kata pun. Ini mengakibatkan Oji kembali mengiriminya WA : Kok di baca doank, lagi sibuk ya hehehe...yasudah gpp di read doank klo lg sibuk mah...tp nanti kalau sudah ga sibuk di balas ya, Rika...


Setelah Rika selesi sholat, Dia kembali ke mejanya dan mendapati HP ny penuh notif kalimat - kalimat perhatian dan sapaan - sapaan lembut nan ringan di baca namun syarat arti...ya semua itu Wapri dari Oji.


*****

__ADS_1


__ADS_2