Hanya Cinta

Hanya Cinta
Babymoon VS Honeymoon


__ADS_3

Empat hari sudah berlalu kebersamaan mereka di Dubai, maka empat hari juga hari-hari mereka diisi oleh jalan-jalan dan juga berbelanja yang yang cukup menyenangkan bagi para wanita namun hal yang sangat menyebalkan untuk Haikal, nyaris tidak ada waktu untuknya dan sang istri untuk menghabiskan waktu berduaan karena Anin akan selalu mengajak Maya bersama mereka.


Pagi itu Haikal dengan malas masih berada di tempat tidurnya karena hari ini dia berencana tidak mau pergi kemanapun. Jika Anin mengajaknya pergi maka dia kan beralasan tidak enak badan atau ada pekerjaan penting yang harus dilakukannya untuk menghindar dari perjalanan yang membosankan baginya.


"By bangun, ini sudah pagi aku bahkan sudah siap". Anin menggoyangkan lengan Haikal namun yang dibangunkan sama sekali tidak brgerak.


"By, ayo bangun, mandi dan sarapan". Lagi-lagi tidak ada jawaban. Anin kemudian menggunakan jurus andalannya. "By, aku lapar perutku sakit pasti anak kita kelaparan". Benar saja mendengar hal itu Haikal langsung bereaksi.


"Eemmh, baiklah, kamu mau makan apa kita akan sarapan dikamar saja aku sedang tidak enak badan". Jawab Haikal malas.


"Tapi aku mau makan diluar".


"Kalau begitu kamu pergi sama Maya saja ya".


"Apa aku harus menyusul Maya ke Indonesia untuk mengajaknya makan bersama".


"Indonesia?". Tanya Haikal dengan alis yang saling bertautan. "Ya tuhan, sayang apa kamu membiarkan Maya pulang sendirian dalam keadaan begini?". Tanya Haikal tak percaya karena bagaimana kehamilan Maya sangatlah berbeda dengan istrinya.


"Aku tidak sejahat itu by, lagipulan Maya pasti sangat menikmati perjalanannya saat ini dengan privat jet yang super mewah". Ujar Anin dengan seringai tipis.

__ADS_1


Setelah berdebat ala suami istri beberapa saat dan memastikan jika Maya dalam keadaan baik-baik saja akhirnya Haikal pun bernapas lega dan menghabiskan waktu bersama Anin melakukan hal-hal yang tidak mungkin mereka lakukan jika ada Maya bersama mereka dengan memanfaatkan sebaik mungkin beberapa hari lagi sisa liburan mereka.


Tujuan mereka kali ini adalah miracle garden awalnya Haikal tidak percaya jika sang istri mengajaknya taman terluas di dunia ini memberikan pemandangan beragam bunga warna-warni yang terawat dengan baik itu karena selama ini Anin sama sekali tidak suka dengan hal-hal berbau romantis apalagi bunga namun demi menciptakan momen indah mereka Haikal tetap mengikuti kemanapun Anin mengajaknya.


Puas berkeliling disana dan tidak lupa mengabadikan momen romantis mereka. Ketika senja datang Anin mengajak ke sebuah salon setelah puas melakukan barbagai macam perawatan Anin keluar dengan menggunakan gaun yang sangat cantik, tempat itu mampu mengubahnya bak putri raja begitu pula dengan Haikal meskipun bingung tapi dia tetap mengenakan pakaian yang telah disiapkan oleh para pelayan disana.


Bagai pengeran dan tuan putri yang siap menghadiri sebuah pesta yang telah disiapkan khusus untuk mereka Haikal dan Anin menuju suatu tempat yang diantarkan oleh Arshan, ya pria itu tetap menjadi asisten pribadi mereka selama di Dubai. Tidak ada bantahan atau pertanyaan dari Haikal karena dia tahu betul jika istrinya memang sudah menyiapkan segalanya untuk menebus waktu empat hari mereka yang telah dihabiskan bersama Maya.


Pierchic, disinilah mereka berada sekarang. Pierchic merupakan sebuah tempat memukau yang tidak diragukan lagi sebagai salah satu tempat paling romantis untuk kencan malam. Suasana yang diberikan oleh tempat ini dapat memunculkan diskusi yang menghangatkan hati bersama pasangan. 


Selain menikmati suasana syahdu yang diberikan, pasangan juga dapat menyantap makanan laut terbaik di kota ini. Hal yang membuat tempat ini makin spektakuler adalah letaknya yang berada di dermaga Laut Arab. Tidak diragukan lagi memang keromantisan seorang Aninda Ziandra Putri dibalik sikap dinginnya dia bisa melakukan banyak hal diluar dugaan bahkan hal-hal yang harusnya dilakukan oleh seorang pria terhadap pasangannya namun dia lakukan itu semua sebagai seorang istri kepada suami tercintanya.


"Aku merasa jauh ketinggalan romantis sebagai seorang pria dibandingkan dengan istriku ini, hehe". Haikal terkekeh mengingat jika hari ini dipenuhi dengan kejutan demi kejutan dari sang istri yang harusnya dilakukan olehnya untuk kenangan manis di kehamilan pertama istrinya itu.


"Tentu tidak, aku sangat bahagia sayang, terimakasih banyak". Haikal membawa sang istri kedalam pelukannya dan menyalurkan rasa hangat yang begitu menyenangkan bagi mereka berdua.


"Aku yang seharusnya berterimakasih kepadamu by, atas segala hal yang kita lewati tapi kamu masih berada disini, disampingku dan tidak pernah meninggalkanku. Aku wanita yang sangat dingin dan angkuh tidak ada kelembutan pada diriku tapi kamu tetap bertahan, terimakasih".


"Untuk selamanya sayang". Mereka larut dalam rasa cinta satu sama lain yang tersalurkan lewat pelukan hangat itu, mereka sadar betul ini bukan akhri dari segalanya namun segalanya akan berakhir dengan indah jika mereka selalu bersama, saling mendukung dan saling percaya satu sama lain.

__ADS_1


Villa Beach, menjadi pilihan untuk mereka menginap selama tiga hari sisa waktu mereka di Dubai. Penginapan pinggir pantai yang sangat indah maka selama waktu tersisa itu pula pasangan tersebut menghabiskan waktu hanya dikamar saja tanpa mau beranjak sedikitpun, tentu hal itu sangat menyenangkan bagi Haikal tapi anehnya Anin juga sangat menyukainya, wanita itu seolah sangat tahu apa yang dibutuhkan oleh suaminya dan dengan senang hati Anin akan selalu bersedia berada di tempat tidur tentunya tanpa memakai apapun.


"Apa kamu tidak bosan sayang?". Tanya Haikal karena biasanya wanita akan mengeluh jika seharian berada dikamar terus dengan kegiatan yang sama pula. Mereka biasanya akan mengajak suami mereka pergi jalan-jalan dengan berbagi macam alasan sangat berbeda dengan istrinya itu.


"Tentu saja tidak, atau sebenarnya kamu yang bosan?". Tanya Anin penuh selidik.


"Bosan?. Yang benar saja aku bahkan berencana akan menambah masa liburan kiya jika kamu mau menghabiskannya hanya di kamar saja bersamaku".


"Kamu ini, bangunlah pangeran tidurku besok kita harus kembali ke Indonesia karena banyak pekerjaan yang menanti kita".


"Baiklah tapi janji dulu jika setiap tahun kita harus melakukan hal seperti ini lagi, berlibur dan menghabiskan waktu berdua saja heem. Katakan padaku negara mana lagi yang ingin kamu kunjungi?".


"Lalu jika anakmu sudah lahir akan kamu kemanakan dia tuan Haikal?".


"Tenang sayang, ada ibu dan para pelayan yang akan selalu menjadi jalan ninja kita". Jawaban Haikal membuat keduanya tertawa penuh kebahagiaan membayangkan indahnya masa-masa didepan mereka nantinya.


Malam terakhir itupun mereka tutup dengan indah saling bercanda, bercerita, berpelukan diatas tempat tidur dan tentunya kemudian berbagi kehangatan untuk kembali menyegarkan dan menyenangkan tubuh masing-masing agar siap menghadapi kenyataan di hari esok ketika mereka tiba di Indonesia dengan segala aktivitas yang melelahkan dan menyita banyak waktu.


•••••

__ADS_1


Novel MAYA sudah rilis yaa, cuma fokus utamaku tetap pada novel ini dulu kalau ada waktu senggang baru aku up novel MAYA.


Silahkan mampir bagi yang berkenan, klik di profilku aja biar enak nyarinya 😉


__ADS_2