Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia

Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia
23. sisi manja Mommy


__ADS_3

mohon maaf guys.. untuk chapter ini, agak pendek 😭😭 karena Author capek banget setelah lembur kerja..


Gila ini kerja, apa romusha 🥲🥲


Okee Nikmati ceritanya....


......~Happy Reading~......


Setelah mengetahui kehamilan Michella, Diavolo kini benar-benar memanjakan kekasihnya, mulai dari membukakan sepatu, sempat dia mempelajari pijat khusus ibu hamil, dan memijat kekasihnya, dan memberikan makanan, seperti saat ini, dirinya memotong buah untuk kekasihnya, dan untuk kedua anaknya itu.


“Bagaimana rasanya, sayang ??” Ujar Diavolo memandang ke arah kekasihnya yang menikmati potongan buah yang telah dia kupas, romantisnya lelaki itu masih saja mengingat buah kesukaan kekasihnya meskipun sudah 6 tahun berlalu, tetapi Diavolo masih mengingat semuanya.


“Ini enak sekali.” Ujar Michella tersenyum sembari memasukkan potongan buah ke dalam mulutnya itu dan menikmati buah itu.


Diavolo tersenyum senang, tangannya meraba bagian perut Michella yang masih rata itu, perlakuan itu membuat Michella memerah malu dan menolehkan wajahnya.


“Ja..jangan seperti itu..”


“Kenapa tidak ?? Aku hanya ingin memberikan perhatian spesial untuk calon bayiku.”


“Ba.. Bagaimana jika prediksi dari Bella.. Salah ??”


“Jikalaupun salah, anggap saja ini seperti permohonanku agar memiliki anak lagi, denganmu Mommy.”


“Hen..hentikan..”

__ADS_1


Diavolo terkekeh pelan, dia mengecup perut Michella dengan sangat lembut. Membuat Michella tidak bisa berhenti membayangkan betapa indahnya perasaan yang dia rasakan saat ini.


Oh aku belum bercerita mengenai perilaku romantis dari Diavolo kepada Michella. Bagaimana jika kita flashback sejenak.


Flashback


Selesai dari rumah sakit, Diavolo mengajak Michella untuk berbicara secara pribadi. Sementara Cathina dan Catholo bermain bersama Addy. Oh iya, saat Michella di antar ke rumah sakit, Addy tidak ada karena dirinya sedang memiliki urusan. Dan saat Michella pulang dari rumah sakit, barulah Addy mendengar penjelasan Michella. Antara kaget, bingung saat Michella menyatakan jika dirinya dinyatakan hamil. Dan kemudian lelaki remaja itu mengajak kedua adik kembarnya untuk bermain bersama.


Dan disinilah Diavolo dan Michella, kemudian berbicara secara pribadi.


“A..aku tahu.. Apa yang akan kau tanyakan.. Aku akan jelaskan semuanya, tapi-”


Perkataan Michella terhenti saat Diavolo menundukkan tubuhnya, dan mengecup bagian perut Michella, punggung tangan wanita itu juga di cium lembut oleh Diavolo. Lelaki itu menatap dengan penuh hadapan menatap ke arah perut Michella, sembari membelainya dengan lembut.


“Untuk kali ini, berikanlah aku kesempatan emas untuk menjadi sosok suami dan sosok ayah yang baik untuk anak-anak kita.” Ucap Diavolo dengan tatapan binar dan bercahaya, Michelle bisa melihat sedikit luka di mata lelaki itu, saat dia tidak bisa menemani.


“Tentu saja.” Michella tersenyum dengan penuh haru, dia dari dulu ingin mendengarkan perkataan dari Diavolo.


“Kau sangat cantik Mommy. Mulai sekarang, kau adalah Mommy kesayanganku. Cantik~”


Michella tersenyum mendengarkan perkataan itu, meskipun sebenarnya jantungnya berdetak tak karuan karena kata-kata manis yang telah lelaki itu ucapkan.


Flashback off


Diavolo mengecup kening Michella dengan lembut.

__ADS_1


“Adalagi yang kau inginkan, Mommy ??” Ujar Diavolo saat melihat mangkuk buah di tangan Michella sudah habis. Karena memang, wanita itu sangat menyukai yang namanya buah.


“Tidak ada, aku sudah kenyang. Lagipula aku belum hamil besar, makanku juga tidak terlalu banyak.”


“Kalau begitu,  saat kau hamil besar, aku akan terus menyiapkan makanan spesial untukmu, Mommy.”


“Hey, Diavolo.. Bisa kau cek kondisi anak-anak ?? Aku tidak melihat mereka sedari tadi ??”


“Mereka asyik menonton acara kucing biru gendut di tv dan menikmati buah mereka.”


“Kucing biru gendut ??? Maksudmu doraemon ??”


“Hmm.. Benar, kenapa mereka sangat menyukai kucing penakut itu.”


“Hey, aku saja terkadang menonton acara kartun itu.” Ujar Michella sedikit tidak terima.


Diavolo terkekeh pelan, “Biar aku cuci mangkuknya. Dan kau bisa berbaring dan bersantai.”


“Hmm~.. Tidak bisakah.. Kau menunda terlebih dulu mencuci mangkuk itu ?? Aku ingin kau berada disini~”


“Ada apa ini ?? Mommy kesayanganku mulai menunjukkan sisi manjanya, hmm~”


“Disini saja dulu~”


Diavolo terkekeh pelan, “Baiklah Mommy sayang.. Aku akan menemanimu disini. Oke ??”

__ADS_1


__ADS_2