Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia

Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia
27. sisi baik Michella


__ADS_3

Michella memandangi kedua anaknya yang sedang bermain di sebuah wahana anak-anak dengan tawa dan senyum keceriaan. Melihat itu semua, hatinya sebagai sosok ibu tersenyum senang, dan menganggap ini sebagai hal terindah dalam hidupnya. Diavolo memandangi wajah Michella dari samping, mengagumi keindahan dan kecantikan dari Michella. Keanggunan, wanita itu benar-benar terlihat, tapi kenapa manager dan perusahaan malah membayar Michella menjadi model majalah dewasa ?? Seharusnya menjadi model dengan pakaian gaun bak ratu, akan jauh lebih indah di pasang di tubuhnya.


Diavolo masih merasa sayang, karena Mommy kesayangannya harus memamerkan tubuhnya demi mendapatkan uang untuk kedua anak-anaknya. Andai, dirinya tidak di penjara, maka Michella tidak harus melakukan pekerjaan kotor itu, dan Diavolo bisa lebih bertanggungjawab sebagai sosok ayah.


“Mommy.. Mau aku belikan minum ??”


Michella menoleh, dia mengangguk. Memang rasanya dia sangat haus, meskipun tidak berjalan jauh, karena kondisi hamil muda ini, membuat Michella tidak terlalu banyak bergerak, tapi beruntung saja Addy setia menemani kemana kedua anak itu bermain. Dan kedua anak kembar itu, bahkan tidak memperbolehkan Mom mereka untuk bergerak banyak, dan tetap untuk duduk di kursi saja.


“Tentu saja, bisa kau belikan aku minuman jus buah atau apapun itu, rasanya sangat panas.” Ujar Michella kepada Diavolo, lelaki itu mengangguk.


Diavolo bangkit dari kursinya, dan kemudian melangkah mencari minuman. Michella sendiri sebenarnya merasa kepanasan, karena itu dia menyiapkan topi untuk menutupi wajahnya dari panas matahari yang menyengat. Meskipun begitu, Michella sama sekali tidak mengeluh ataupun mendumel sedikitpun mengenai kondisinya. Dia justru senang, bisa melihat anak-anaknya terlihat ceria dan senang.


Hingga sosok seorang perempuan mendatanginya, dengan ekspresi wajah tidak suka. Michella yang melihat ke arah wajahnya, merasa tidak mengenali sosok perempuan itu. Bukan Lily, istri dari Fael juga yang mendatanginya, ataupun istri Riel, tapi kenapa dia malah terlihat sangat marah kepadanya. Michella bangkit berdiri, dan memandang ke arah perempuan itu.


“Kau ada masalah denganku ??”


“Tentu saja !! Kau tahu apa yang kau perbuat ?! Kau menghancurkan kehidupan rumah tanggaku !! Dasar pelakor !!”

__ADS_1


Michella malah memandang semakin bingung, apakah.... Tapi itu tidak mungkin, tidak mungkin Diavolo berselingkuh darinya ?! Diavolo bahkan hampir setiap malam, oh tidak.. Bahkan setiap hari berada di rumahnya, tepatnya di atas ranjangnya. Dia tidak memiliki waktu untuk berselingkuh, seakan Diavolo tidak memiliki rumah, dan selalu di rumah Michella.


Perkataan itu, membuat suasana semakin ricuh, beberapa orang memandangnya dengan tatapan ke arah Michella dan perempuan itu. Michella sendiri tidak masalah, dia sudah sering berada di posisi ini, saat istri Riel, atau Lily melabraknya. Tapi kali ini, Michella bahkan tidak tahu siapa suaminya itu ?! Dan siapa yang dia rebut ??


“Hah.. Apa maksudmu... ??”


“Jangan berpura-pura tidak tahu !! Suamiku bahkan tidak memberikanku sepeser uangpun, dan kau tahu ?! Dia memberikan semuanya kepadamu !!”


Bisikan dari beberapa orang terdengar,  tetapi yang menjadi pusat perhatian Michella adalah, siapa sosok lelaki yang dimaksud ?? Bukan... Bukan Diavolo, kan ?? Tidak !! Ayolah, Michella mencobalah berpikir positif  !!


“Bisa kau lanjutkan ??” Tanpa rasa emosi, dan rasa kesal, Michella menanggapinya dengan santai, dan penuh rasa penasaran di dalam dirinya.


“Suamiku... Setiap hari yang dia pandang hanya wajahmu, dan tidak pernah sedikitpun dia melihat ke arahku. Rasanya sakit melihat sosok yang kau cintai memandang ke arah perempuan lainnya.” Celetuk perempuan itu dengan menangis dan sakit hati. Membuat Michella perlahan mulai memahami.


“Apa suamimu memasang seluruh foto wajahku di kamarnya ?? Apa setiap hari dia menyumbangkan uang, atas namaku ??”


Perempuan itu mengangguk, barulah Michella paham jika suami perempuan itu adalah pengagum besar dirinya saat menjadi model, tapi yang terburuk adalah ada pihak penipuan yang mengatasnamakan dirinya untuk keuntungan sendiri, membuat nama Michella hancur karena beberapa perempuan melabraknya, tapi perempuan yang satu ini tidak langsung menamparnya atau memukulnya.

__ADS_1


“Apa kau tahu situs donatur yang mengatasnamakanku ??”


Perempuan itu mengangguk, “Iya, namanya *******”


“Aku akan membantumu, itu bukan situs dariku, melainkan situs penipuan. Aku tidak pernah mendapatkan uang dari penggemar, aku mendapatkan hasil dari kerja kerasku. Tapi tidak perlu khawatir, aku akan menolongmu, dan mengembalikan semua uang suamimu. Aku punya teman pengacara, tapi berikan aku informasi lebih lanjut mengenai situs itu.” Michella berbicara dengan serius dan tegas, tanpa ada keraguan sedikitpun di mata dan nada ucapannya itu.


Perempuan itu memandang Michella dengan tatapan seakan penuh harapan, dirinya tidak menyangka jika Michella akan mau menolong dirinya.


“Dan, aku ingin mengatakan kepadamu.. Kita wanita, selalu di permainkan dalam perasaan, bukan begitu ?? Banyak lelaki hanya menginginkan tubuh dan wajahku saja, bukankah suamimu juga ?? Dia menganggap dan memperlakukanmu sebagai ratu, bukan begitu ?? Setelah menikah ?? Lihat, dia mencampakkanmu. Sama sepertiku, jika menyerahkan tubuhku begitu saja, aku juga akan dicampakkan.”


“Tidak mungkin, kau sempurna, hanya pria bodoh yang mencampakkanmu.”


“Begitu pula suamimu, dia bodoh mencampakkanmu demi aku yang bahkan tidak memperdulikan atau bahkan mengenalinya.”


Perkataan itu membuat perempuan itu memahami perkataan Michella.. Benar, dirinya terlalu terbuai akan cinta, sehingga dia di permainkan oleh lelaki yang kini menjadi suaminya.


“Aku tidak pernah bertemu dengan suamimu, tapi jika aku bertemu dengannya. Mungkin aku akan memalingkan wajahku darinya, karena lelaki tidak setia, tidak akan pernah memiliki kesetiaan kepada siapapun, kepadamu atau kepadaku.” Ujar Michella menenangkan.

__ADS_1


Perkataan Michella membuat orang sekitar yang tadinya berbisik bingung dan penasaran, kini kagum atas pemikiran dewasa dari Michella. Wanita itu, padahal adalah mantan model majalah dewasa yang orang beranggapan adalah perempuan murahan yang kekurangan cinta dan sentuhan, tapi nyatanya Michella tidak. Seakan pekerjaan kotor yang dilakukan adalah sesuatu yang terpaksa karena tidak sesuai dengan kepribadiannya.


Diavolo yang tadinya membawa minuman jus buah itu, terdiam mendengarkan perkataan dari Michella. Betapa cerdiknya, Michella dan betapa bijaksananya wanita itu dalam memberikan pengertian kepada perempuan itu. Entah apa yang terjadi, yang jelas Michella terlihat memberikan tatapan penuh perhatian kepada perempuan itu. Diavolo terlihat senang dan bangga, sepertinya Diavolo harus segera menikahi Michella sebelum banyak lelaki yang mengagumi.


__ADS_2