Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia

Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia
25. Pertarungan sengit memperebutkan Mommy


__ADS_3

“Ada perlu apa, Tuan ?? Dan siapa yang anda cari ??”


Pintu kaca mobil terbuka, membuat penjaga itu menyadari siapa yang datang dengan mobil itu. Tanpa berkata apapun, dia menyambut sosok tamu itu, meskipun sebenarnya dalam hati dia sedikit khawatir. Nyonya Michella, atasannya sedang bersama sosok lelaki yang tidak dia kenali sebelumnya, dan sosok yang datang dengan mobil, juga sosok orang yang sangat dekat dengan Michella. Dia tidak tahu harus bagaimana, kecuali membiarkan lelaki itu masuk ke dalam rumah.


Setelah pintu pagar dibukakan, mobil itu masuk ke dalam rumah. Beberapa penjaga yang ada di dalam ada yang menatap tidak suka, dan ada yang terkejut. Tentu saja, sosok yang menatap tidak suka, adalah anak buah dari Diavolo, sementara penjaga atau bodyguard dari Michella hanya terkejut melihat kedatangan sosok itu. Penjaga atau anak buah Diavolo hanya melirik sinis dan menatap tidak suka, entah karena mereka mengenali sosok lelaki itu, atau insting besar dari anak buah mengenai musuh dari atasannya.


Disisi lain.


“Mom... Kenapa kau memakai jaket ?? Aku pikir Mom sudah sehat.”


Cathina menatap ke arah Michella yang memakai jaket, dan menutupi bagian pinggang ke atas dan lehernya, wanita itu hanya terkekeh pelan, untuk menutupi jantungnya yang berdebar dan pikirannya yang bingung, karena pertanyaan anaknya itu, semoga saja dia tidak bertanya mengenai-


“Dan kenapa Daddy bertelanjang dada dan tidak memakai baju ?? Astaga ada apa dengan semua orang.” Ujar Cathina menunjuk ke arah Diavolo yang bersandar di pintu, tanpa mengenakan pakaian di atasnya, dan dada serta perutnya terpampang dengan jelas di sana. Lelaki itu menaikkan alisnya dengan jahil ke arah Michella, membuat wanita itu memerah malu.


Bagaimana tidak ?? Imajinasi dan pikiran Michella tertuju pada kegiatan yang dia lakukan dengan Diavolo berdua, di dalam kamar, penuh dengan kasih mesra dan sentuhan lembut nan memanjakan. Keduanya di dalam kamar tanpa sehelai pakaian dan- Argh !! Kenapa pikiran Michella malah semakin meliar saja ?! Sebaiknya Michella tidak melihat wajah Diavolo atau wanita itu akan semakin memikirkan hal-hal nakal yang mesum.


“Err.. Dia.. Dia baru saja mandi, anak-anak.” Ujar Michella dengan sedikit gugup, tetapi mencoba meyakinkan kedua anak polosnya, agar kedua anak itu tidak terlalu banyak bertanya.


Sementara Addy sendiri yang mendengar perkataan dari Michella hanya terkekeh pelan, dia tahu apa yang sebenarnya di sembunyikan oleh Michella sendiri. Addy sudah cukup dewasa untuk bisa memahami arti perkataan dari Michella dan kondisi Diavolo cukup meyakinkan apa yang mereka lakukan tadinya.


“Begitu ya, apakah hari ini-”


“Michella ??”

__ADS_1


Sebuah perkataan sosok lelaki, memancing perhatian orang yang ada di sana, semua menoleh dan terkejut melihat kehadiran sosok Fael di sana. Diavolo melirik sinis, Michella terkejut bukan main, Addy memberikan tatapan terkejut tetapi tidak menyukai kehadiran sosok itu. Kedua anak itu menatap dengan heran, kenapa teman Mom mereka malah datang ??


“Anak-anak, bagaimana jika setelah kita pergi ke taman bermain ??” Ujar Diavolo mencoba untuk mengalihkan perhatian kedua anak kecilnya dari drama murahan yang mungkin akan terjadi


“Yeayy !! Kami mau !!” ujar kedua anak itu dengan kompak dan senang. Diavolo memandang ke arah Addy.


“Addy, bisa kau bantu mereka memilih taman bermain terbaik di kota ini ?? Setelah ini kita akan pergi kesana bersama.”Ujar Diavolo kepada Addy, dan Addy tahu apa yang hendak dilakukan Diavolo,  jadilah Addy menurut saja pada ucapan Diavolo.


“Ayo anak-anak, ikut aku.. Kita akan menentukan taman bermain yang akan kita kunjungi.” Ujar Addy mengajak kedua adik kembarnya.


“Yeayyy !!”


Kedua anak itu, mendekati dan mengikuti Addy dari belakang. Setelah Addy dan kedua anak itu tidak ada di sana, Diavolo berjalan mendekati Michella, memegang pinggang wanita itu dari samping, sembari menatap tajam ke arah Fael.


“Mommy.. Sayang.. Bukankah, kau sudah memutuskan hubungan dengan lelaki sialan itu ?? Kenapa dia masih kemari ??”


“A..aku...”


“Siapa yang kau maksud lelaki sialan ?! Dan kenapa kau memanggil Michella dengan sebutan Mommy ?!” Ujar Fael dengan tidak suka.


“Well, karena aku adalah Daddynya dan dia adalah Mommy ku.. Ada masalah ?? Lelaki pengganggu ?!”


“Heh, aku yang pertama bersama dengan Michella bukan kau !!”

__ADS_1


“Pfftt.. Benarkah ?? Jadi, apakah kau adalah ayah kandung dari kedua anak Michella  ?? Apakah kau benar-benar kekasih pertamanya ??” Ujar Diavolo dengan nada mengejek, tetapi sepertinya Fael masih belum mengerti arti dari ucapan Diavolo, dan masih belum mengerti fakta mengenai ayah dari kedua anak Michella yang ternyata adalah Diavolo itu sendiri.


“Bukan, tetapi aku bisa menjadi ayah pengganti yang jauh lebih baik daripada kau !!”


“Pfftt.. Astaga ini benar-benar sangat lucu... Jika ayah kandung mereka ada disini, maka ayah pengganti tidak mungkin akan tergantikan.” Ujar Diavolo menyeringai dengan licik, sementara Fael memberikan tatapan bingung dan ragu.


“A...apa maksud perkataannya itu ??” Ujar Fael dengan sangat penasaran, dia berkata ayah kandung mereka ?? Tapi disini lelaki hanya ada dirinya, dan lelaki itu. Tidak mungkin Addy adalah ayah kandung kedua anak itu, karena Fael sendiri tahu siapa Addy, tetapi yang masih belum bisa dia dapatkan data dirinya adalah lelaki di sebelah Michella, itu berarti....


Mata Fael membulat sempurna saat pikirannya mulai menyadarkan sesuatu kepadanya. Diavolo mulai menyeringai licik, dan melihat ekspresi dari Fael adalah ekspresi yang benar-benar membuatnya merasa terhibur.


“Ti..tidak mungkin... Michella, katakan jika itu tidak benar !!”


Michella terdiam, dan membatin marah dan mengumpat kepada Diavolo yang malah terang-terangan menunjukkan identitas aslinya kepada Fael. Padahal Michella masih belum siap untuk memberitahukan semuanya kepada Fael mengenai masa lalunya, argh !! Biarkan saja, toh Diavolo sendiri yang membongkarnya. Dasar lelaki nakal, lihat saja nanti malam, Michella benar-benar akan berada di pihak atas !!


Michella hanya tersenyum canggung, “Ma..maaf Fael.. Tapi apa yang di katakan benar... Diavolo adalah ayah kandung dari Cathina dan Catholo.”


Fael terkejut bukan main mendengarkan fakta itu, tapi kemudian menatap dengan sinis dan dengan nada yang sedikit tidak suka.


“Betapa bertanggung jawabnya kau sebagai ayah mereka, meninggalkan kekasihmu sendirian, bersama anak-anakmu.”


“Betapa bodohnya kau, mendekati Mommy ku yang bahkan tidak setara dengan anjing liar sepertimu.” Diavolo tidak tersinggung dengan perkataan itu, sebaliknya dia bisa membalik kalimat untuk menyindir balik Fael dan mempermalukan lelaki itu.


“Jaga bicaramu !!” Ujar Fael dengan nada tersinggung, sementara Diavolo menyeringai dengan licik karena senang, mangsanya sudah terjebak umpan yang dia berikan.

__ADS_1


Itulah kehebatan dari Diavolo, sindiran yang di berikan oleh orang lain, justru dijadikan sebagai umpan balik untuk memancing emosi lawan bicaranya itu.


__ADS_2