Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia

Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia
33. kegilaan Riel


__ADS_3

Melihat kedatangan Diavolo, membuat Michella sedikit bingung dan kaget, sementara Riel merasa kesal dalam hatinya, tapi dirinya merencanakan sesuatu yang mungkin terdengar gila.


Michella bangkit dari kursinya, dan mencoba untuk melangkah mendekati Diavolo, tiba-tiba saja Riel langsung menangkap satu tangan Michella, dan menggenggam serta menahannya. Michella sedikit terkejut dengan tindakan lelaki itu, di depan Diavolo. Oh Tuhan, kenapa Michella dikelilingi oleh lelaki gila yang menginginkannya ?!


“Riel.. Lepaskan.”


“Kau tahu, Michella, aku tidak akan pernah melepaskanmu sampai kapanpun.”


“Riel, dengar. Aku akan hamil, dan akan menikah dengan Diavolo.”


“Dan aku tidak masalah berbagi dirimu dengan lelaki lain, selagi aku masih bisa bersamamu. Aku tidak masalah.”


Diavolo yang mendengarkan perkataan itu, semakin tersurut emosi, dan melangkah mendekati Michella dan Riel, mengeluarkan senjatanya tapi tidak benar-benar berencana menembak secara langsung, karena Riel berada di dekat Michella, yang ada peluru yang dia tembakkan bisa salah dan malah mengenai Michella yang sedang hamil. Sebaliknya, Diavolo mengeluarkan pistol sembari berbicara dengan senyuman terpaksanya itu.


“Sepertinya, seekor anjing rabies sedang berusaha menyerang calon istriku, haruskah aku menembaknya hingga mati ??” Ujar Diavolo dengan senyuman di bibir, tapi tatapannya tajam dan tampak sangat tidak suka dengan Riel yang menyentuh kekasihnya.


“Oh, kau tahu.. Aku tidak akan pernah takut dengan senjata kecilmu itu.” Ujar Riel mengeluarkan pistol juga dengan satu tangannya.


Michella melihat kedua lelaki gila itu mengeluarkan senjata di dalam rumahnya, matanya membulat sempurna, suaranya langsung menghentikan keduanya sebelum mereka bertarung dan saling melempar peluru satu sama lain, di tambah dirinya berada di tengah-tengah.


“Hey !! Hey !! Turunkan senjata kalian !! Kau tahu, guci dan semua barang disini harganya mahal !!” Ujar Michella dengan nada sok ketus, padahal aslinya dia takut karena dirinya berada di tengah-tengah mereka.

__ADS_1


Bak anak kecil, keduanya menuruti perkataan dari Michella, menurunkan senjata masing-masing. Michella memandang ke arah Riel, yang masih belum melepaskan tangannya. Michella memandang mata lelaki itu, dan mencoba untuk bisa meluluhkannya, meskipun mungkin cara ini akan gagal.


“Riel.. Aku mohon tinggalkan dan lupakan saja aku. Lihat, aku sudah menyakitimu dengan memiliki kekasih lain, dan menikah dengan lelaki lainnya.” Ujar Michella mencoba mengingatkan Riel akan sakit hatinya karena Michella memiliki kekasih lain, yaitu Diavolo.


Diavolo mendengarkan ucapan dari Michella, hatinya berdecih karena Riel masih belum melepaskan, dan parahnya wanitanya harus memelas kepada orang lain ?! Seharusnya Michella hanya memelas kepadanya, di saat di atas ranjang saja !! Kenapa harus dengan lelaki lainnya.


“Aku akan melepaskanmu..” Ujar Riel, dengan nada yang di potong, membuat Michella senang. Akhirnya lelaki itu mau mendengarkannya.


“... Dengan satu syarat.”


Mata Michella memandang bingung, “Syarat ??”


Satu kalimat yang membuat emosi Diavolo naik, dan Michella semakin terkejut bukan main.


“Yeah, One Night Stand denganku, maka aku akan meninggalkanmu.”


“Kau gila !!” Diavolo rasanya ingin menarik rambut Riel, memukulkan kepala lelaki itu dengan dinding saat ini juga. Melihat lelaki lain menyentuh tangan Michella saja, sudah membuat emosi dalam Diavolo bergejolak, apalagi melihat lelaki lainnya, menyentuh tubuh kekasihnya.


“Riel.. Sadarlah.. Kau hanya menginginkan tubuh dan wajahku, itu bukan cinta tapi obsesi. Dan kau, lihat aku sudah hamil. Aku tidak mungkin akan melakukan hal seperti itu.” Ujar Michella dengan tenang, meskipun sebenarnya dalam hatinya penuh dengan emosi dan kegeraman. Karena keras kepala dari Riel.


“Itu menurutmu. Tapi bagiku berbeda... Michella aku tidak hanya menginginkan tubuh dan wajahmu, aku menginginkan segalanya. Perhatianmu, kasih sayangmu, sentuhanmu, aku ingin semua darimu.” Tapi mata Riel menunjukkan sisi gelap yang bisa di rasakan, ini bukan hanya obsesi fisik semata, tapi obsesi yang jauh lebih besar dari yang Michella bayangkan.

__ADS_1


Tatapan itu, membuat Michella langsung menarik tangannya, hingga terlepas dari cengkeraman Riel, dan wanita itu memandang takut ke arah Riel yang sepertinya mulai menampakkan sisi obsesi mengerikannya itu. Michella mendekati Diavolo, sembari memandang ke arah Riel di sana. Seakan mencoba meminta bantuan Diavolo untuk bisa melindunginya. Diavolo, lelaki itu cukup peka dengan keadaan dan perasaan Michella.


Diavolo tahu, di balik tatapan terkejut itu, terdapat ketakutan dari Michella akibat perkataan dari Riel.


“Dan lagi.. Bagaimana kau akan menjelaskan kepada media mengenai hubunganmu dengan lelaki itu ??”


Michella memandang bingung, “Apa maksudmu ?? Aku tidak pernah menunjukkan kepada media mengenai hubunganku dengan orang-orang di sekitar.”


“Kau tidak, tapi aku iya.”


“Apa ??”


Riel mengeluarkan sebuah majalah, yang sepertinya tidak pernah di baca oleh Michella. Dan melemparkan majalah itu, kemudian di tangkap oleh Michella. Wanita itu membaca judul depan, dan tentu saja itu hampir membuat Michella shock bukan main. Di sana, Riel dan Michella pernah tertangkap paparazi saat sedang berkencan dan itu sudah lama sekali, bagusnya Riel yang di wawancarai oleh para wartawan. Lelaki itu menyatakan dan mengiyakan foto tersebut, dan mengakui jika dirinya adalah kekasih dari Michella. Tentu saja, hal ini membuat Michella sendiri shock bukan main.


Selama ini, Michella sengaja tidak menunjukkan jika dirinya memiliki hubungan dengan beberapa lelaki, karena dari hubungan itu masih belum ada keseriusan, dan hubungan yang mengarah ke jenjang yang lebih tinggi seperti tunangan atau pernikahan. Jadilah, Michella berfikir hanya akan menunjukkan hubungan dengan lelaki pilihannya. Rencananya, Michella akan menunjukkan hubungannya dengan Diavolo, itupun saat di pernikahan saja, bukan saat ini. Tapi.. Media mengetahui hubungannya dengan Riel ?! Jangan-jangan hubungan dengan Fael juga diketahui oleh media ?!


Rasanya Michella ingin pingsan saat ini juga, Diavolo yang melihat ekspresi dari Michella rasanya tidak tahan, dia ingin memeluk dan menenangkan kekasihnya itu, tapi untuk sementara biarlah dia memulai rencana sendiri, untuk bisa mengatasi masalah dari Michella ini.


“Kabar seperti ini, akan hilang di telan bumi, jangan khawatir Mommy... Aku akan menolongmu.” Bisik Diavolo kepada Michella, suara tenang lelaki itu seakan membuat Michella jauh sedikit lebih tenang, karena akan ada lelaki yang bisa membantunya, dan entah bagaimana caranya. Michella masih tidak ada ide apapun untuk menolong dirinya sendiri.


Tapi dia yakin, jika Diavolo sudah berkata seperti itu dengan tenang, maka pasti ada jalan keluar untuk semua ini. pasti ada.

__ADS_1


“Bagaimana.. Jika ternyata hubunganku dan Fael juga di ketahui publik ?? Kenapa mereka tidak mewawancarai ku ??” Bisik Michella kepada Diavolo, beruntung untuk masalah bisikan seperti ini keduanya lihai, hingga Riel bahkan tidak mendengarkan percakapan mereka. Di tambah Michella menutupi wajahnya dengan majalah, seakan membaca berita itu dengan serius.


“Tenang, sekarang kau urus saja kali ini. Biar aku yang menyelesaikan akhirnya.” Bisik Diavolo dengan final.


__ADS_2