Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia

Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia
32. Tinggalkan mantan


__ADS_3

Tidak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Kehamilan Michella memasuki usia 4 bulan, Diavolo sendiri sebenarnya merencanakan pernikahan, tapi Michella berfikir, mungkin setelah melahirkan saja baru, dia melangsungkan pernikahan.


Bukan bermaksud menunda pernikahan, tetapi Michella sangat menjaga kandungan dan kehamilannya, menggunakan dress pernikahan membuat Michella khawatir akan kondisi bayi dalam kandungannya. Bahkan dirinya merubah penampilan, dan menggenakan pakaian longgar agar tidak terlalu menekan perutnya. Diavolo menerima ucapan Michella, menuruti ucapan wanita itu.


Tetapi perilaku Diavolo sedikit berubah, dirinya hampir menghabiskan waktu untuk Michella, membuatkan makanan, menyuapi, dan menggantikan tugas Michella mengantarkan anak-anak ke sekolah, dengan alasan khawatir Mom mereka kelelahan. Kedua anaknya, dan Diavolo sangat kompak menjaga kehamilan Michella yang baru ini.


Dan seperti biasa, wanita itu menghabiskan waktu sendiri, menikmati makanan yang dibuat oleh Diavolo. Karena lelaki itu sedang mengantarkan anak-anak ke sekolah, dan kehamilan terkadang membuat Michella bangun sedikit lebih siang, seperti saat ini. Jam delapan pagi, dirinya baru terbangun, setelah semalam menemani dan membantu kedua anaknya belajar untuk ulangan besok.


Michella senang, karena makanan yang disiapkan oleh Diavolo, adalah makanan kesukaannya. Daging sapi panggang dengan bumbu barbeque, lengkap dengan sayuran, dan kentang rebus. Karena kehamilan, membuat Michella sedikit menghindari gorengan. Jadilah, kentang di rebus dan di jadikan Mashed Potato.


Michella menikmati makanan, tanpa menyadarinya jika ada seseorang yang mendatanginya, dan duduk di depannya. Karena terlalu menikmati makanan, Michella tidak menyadari orang yang ada di depannya, wanita itu berfikir jika itu adalah Diavolo yang selesai mengantarkan anak-anak mereka.


“Sayang, makananmu sangat enak-” Michella terkejut bukan main, mendapati lelaki lain, yang ternyata bukan Diavolo, dan ternyata adalah Riel di sana.


Michella terkejut, membulatkan matanya, “Apa yang.. Kau lakukan disini.. ??” Ujar Michella setengah terkejut, setengah mempertanyakan apa yang sebenarnya diinginkan lelaki itu.


Sementara Riel sedikit tidak suka, dia tahu panggilan Sayang itu bukan untuknya. Karena bukan dirinya yang membuatkan masakan, siapa lagi bukan sosok lelaki yang menyatakan sebagai calon suami Michella, yaitu Diavolo.


“Riel, sudah aku katakan jangan kemari. Bagaimana jika istrimu kemari ?!” Ujar Michella dengan kesal, karena Riel masih saja mendatanginya.


“Michella.. Aku mohon dengarkan aku..”


Michella menghembuskan nafasnya dengan kasar, “Katakan saja..”

__ADS_1


“Michella.. Aku benar-benar.. Aku benar-benar tidak bisa melupakanmu.. Apa kau benar-benar akan melupakanku begitu saja ??” Nada dari Riel kali ini benar-benar memelas seakan, dirinya memohon dan meminta dengan sangat kepada Michella.


“Riel.. Aku sudah memiliki masa depan, dan kau sendiri sudah memiliki pasangan hidup, kita sudah tidak mungkin bisa bersatu.”


“Aku akan melakukan, segala cara apapun untuk bisa mendapatkanmu, percayalah.”


“Riel, ku mohon lepaskan aku, dan lupakan masa lalu.”


“Aku tidak bisa.”


Michella menghela nafasnya dengan kasar, “Aku hamil.”


“Apa ??” Riel berbicara dengan nada rendah, bahkan hampir tidak mengeluarkan suaranya, ekspresinya terlihat sangat kecewa begitu dalam.


Michella menatap ke arahnya dan mengangguk, “Ya, aku hamil. Aku hamil dengan Diavolo.”


Riel menggelengkan kepalanya, “Kenapa saat bersamanya ?? Kenapa tidak saat bersamaku ??” Ujar Riel dengan nada begitu kecewa yang melandanya, mendengar kabar yang sangat mengecewakan dan menusuk hatinya. Michella, kekasihnya hamil dari orang lain  ?!


Michella tidak berbicara apapun, karena dia sendiri sengaja menggunakan pil KB saat hendak melakukannya dengan Riel ataupun Fael. Karena itu, Michella tidak ingin hamil dari kedua lelaki itu, sebelum waktunya. Tapi saat bersama dengan Diavolo, bisa-bisanya wanita itu melupakan obat pil KB nya, hingga hamil untuk yang kedua kalinya.


“Michella..”


“Riel, aku mohon.. Kita sama-sama akan mengalami kehidupan bersama pasangan masing-masing.”

__ADS_1


“Tapi aku tidak mencintainya..”


“Lalu kenapa kau menikahinya ??”


“Perjodohan.”


“Aku tidak yakin, perjodohan masih ada di jaman sekarang.” Ujar Michella sedikit sinis, mungkin itu hanya sebagai akal-akalan dari Riel saja, menumbalkan nama perjodohan dengan istrinya sebagai alasan, kenapa Riel mengejarnya. Tapi Michella tidak mau, terjatuh dalam kebohongan Riel atau Fael lagi, setelah dirinya di permalukan oleh kedua istri dari dua lelaki itu. Membuat Michella meragukan ucapan dari kedua lelaki itu.


“Bagimu iya, bagiku tidak. Aku di jodohkan oleh anak kerabat keluargaku.”


“Itu artinya, dia wanita dengan keluarga yang besar dan sukses, kau pantas bersama dengan wanita seperti itu.”


Riel bersikeras dan menggelengkan kepalanya, “Itu tidak benar. Aku hanya mencintai satu orang, dan orang itu adalah kau, Michella.”


“Riel, jangan keras kepala, aku-”


“Ehem !! Aku mendengar sebuah keributan kecil, ada apa ini ??”


Sebuah suara, membuat keduanya akhirnya menolehkan kepala mereka, dan melihat Diavolo bersandar di depan pintu dapur, dengan ekspresi yang sangat tidak senang. Melihat adanya lelaki, di rumah itu membuat Diavolo merasa sangat tidak suka, terlebih Riel berusaha mencoba untuk tetap mendapatkan Michella, membuat Diavolo merasa kesal.


Lelaki itu sudah datang dari tadi, dan mendengarkan percakapan mereka. Mendengar permohonan dari Riel, membuat Diavolo rasanya ingin melemparkan kursi ke arah lelaki b**ngs*k itu. Tapi lelaki itu menahan diri, dan menunggu kesempatan emas untuk memunculkan dirinya sendiri.


Hingga dirinya muncul, dan membuat Michella terkejut bukan main, melihat kehadiran sosok lelakinya. Sebenarnya Michella ingin meminta bantuan Diavolo, untuk bisa menyelamatkan dirinya dari lelaki gila yang masih enggan melepaskannya itu.

__ADS_1


__ADS_2