Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia

Hot Mommy Kesayangan Raja Mafia
bonus chapter 3 : Rahasia yang tidak boleh terbongkar


__ADS_3

“Honey, I'm Home~” Diavolo pulang dengan riang, well sebenarnya dia sudah pulang sedari tadi, tetapi lelaki itu bermain terlebih dulu dengan anak-anaknya, barulah setelah itu dia masuk ke dalam kamar menemui ratunya sedang duduk santai, sembari menyusui kedua anaknya itu.


Diavolo mendekati Michella, mengecup bagian kening istrinya dengan penuh kasih, kemudian melirik ke arah kedua anaknya dengan tatapan mata gemas, sementara Michella menatap ke arah suaminya dengan tatapan penasaran, dan penuh tanda tanya. Diavolo melirik istrinya.


“Ada apa, sayang ??” Tanya Diavolo, Michella terdiam sejenak. Dia menimang apakah harus mempertanyakan pertanyaan itu, ataukah dirinya harus diam saja. Hah, sebaiknya dia mengatakan segalanya.


“Keluarga Margaritha... Mencarimu.” Ujar Michella, Diavolo memberikan reaksi santai, ya meskipun Michella bisa melihat ada sedikit sisi terkejut Diavolo kepadanya.


“Eh.. Mencariku ?? Kenapa ??” Tanya Diavolo dengan santai, Michella memandang ke arah suaminya.


“My King.. Sweetie.. Bisa kau berbicara jujur padaku ?? Apakah, kedua orang tuamu masih hidup ??” Tanya Michella, dengan tatapan sedikit memohon kepadanya, Diavolo menghindari tatapan mata itu, tapi Michella yakin ada yang disembunyikan oleh kekasihnya.


“Tidak.. ??” Ujar Diavolo dengan sedikit ragu, dirinya tidak pernah membicarakan apapun mengenai kedua orang tuanya.


Bahkan saat SMA saja, Diavolo tinggal sendiri, di apartemen, dengan bekerja juga untuk membayar sewa apartemennya sendiri, hingga dirinya di bully di anggap sebagai anak buangan, atau anak yatim piatu, karena tidak ada yang mengetahui siapa dan darimana keluarga Diavolo itu. Namanya saja sejak dulu, berganti menjadi Diavolo King Satana. Dan itu ada di akte kelahiran, tetapi tidak ada nama orang tuanya di sana. Jadilah tidak ada yang tahu, siapa orang tua Diavolo yang asli.


“Benarkah ??” Ujar Michella merasa penasaran, tapi Diavolo memilih untuk tidak membicarakan masalah ini lebih banyak, karena lelaki itu terlihat sangat tidak nyaman.


“...... Sweetie.. Kita bisa bicarakan ini besok saja, lihat Alston dan Alton sudah tertidur.” Ujar Diavolo melirik ke arah kedua putranya yang sudah tertidur di gedongan Michella.

__ADS_1


Michella menghela nafasnya, “Hmm.. Baiklah..”


Mungkin Diavolo enggan membahas masa lalu itu, karena ada sesuatu yang tidak ingin diketahui oleh orang lain, juga istrinya sendiri. Entah apa.. Mungkin sesuatu yang sangat buruk.


“Ehm.. Queen.. Jika tidak keberatan, aku akan keluar sebentar, kau mau aku ambilkan minuman ??”


“Tentu saja, bisa kau ambilkan jus buahku di dalam kulkas.”


“Tentu.”


Sebelum keluar Diavolo kembali mengecup kening Michella, sebagai tanda jika lelaki itu berpamitan untuk keluar kamar. Setelah itu, Diavolo keluar dari kamar. Tapi Diavolo tidak terlihat kesal atau marah dengan pertanyaan Michella, sebaliknya lelaki itu menyembunyikan sesuatu dan merasa gelisah saat Michella menemukannya. Aneh, tapi Michella tidak akan mendesak Diavolo untuk berbicara semuanya, biarkan lelaki itu yang datang kepadanya dan berbicara dengan sendirinya.


 


 


Diavolo berbicara dengan Raxt, salah satu anak buahnya yang paling dia percaya, dan dekat dengan Diavolo cukup lama.. Atau bahkan sangat lama. Raxt tahu, rahasia besar tuannya, dan Raxt yang selalu membantunya untuk menutupi rahasia itu, tapi entah bagaimana sosok ratu kesayangannya kini mulai mengetahuinya, sungguh Diavolo tidak ingin ratunya mengetahui bagian dari masa lalunya, sedikitpun.


“Raxt.. Bagaimana bisa.. Ratu mengetahui semua itu ??”

__ADS_1


“Tuan Diavolo, sepertinya memang dari.. Nyonya- errr maksudku dari pihak Keluarga Margaritha sendiri yang menemuinya.”


“Nyonya ?? Jangan bilang... Argh !! Tidak... Tidak boleh, berikan pengawal lebih ketat, jangan biarkan siapapun menyentuh atau berbicara kepada ratuku, kecuali utusanku !!” Ujar Diavolo dengan perasaan dan nada gelisahnya.


“Tapi.. Tuan.. Tidakkah rahasia ini akan terbuka, cepat atau lambat ?? Mereka tidak mungkin hanya akan tinggal diam.” Ujar Raxt mengatakan sesuatu yang sebenarnya masuk akal juga.


“Aku tahu, tapi aku lebih memilih memperlambat rahasia itu terbongkar.” Ujar Diavolo dengan memelankan suaranya, dia tahu dia tidak akan bisa menutupi rahasia itu selamanya. Terutama setelah pernikahan, pasti banyak Keluarga Margaritha yang akan terus berusaha menggapai Michella, istri sang Raja Mafia.


“Baiklah tuan, apapun rencana anda selanjutnya, aku akan mengikuti. Katakan saja kepadaku.” Ujar Raxt dengan hormat.


“Aku percaya padamu, Raxt.” Ujar Diavolo sedikit bangga dengan Raxt.


Diavolo kemudian berlalu menuju ke arah dapur, mengambil minuman untuk ratunya, dan untuk dirinya sendiri. Diavolo masih meminum alkohol berupa beer dengan kandungan yang sedikit rendah. Matanya sedikit sendu, saat Michella mengatakan mengenai Keluarga Margaritha. Rasanya, Diavolo ingin benar-benar menjadi asing dengan keluarga itu. Ah, sialnya kenapa mereka malah kembali menemui Diavolo, setelah apa yang terjadi ?! Padahal Diavolo sudah sangat bangga karena tidak lagi memiliki hubungan keluarga dengan mereka, tapi..


 


Hubungan darah, tidak bisa di lepaskan.


 

__ADS_1


Diavolo menggelengkan kepalanya, mendengarkan suara dari dalam pikirannya. Suara yang terus mengingatkan jika Diavolo tidak akan pernah bisa lepas dari hubungannya dengan Keluarga Margaritha. Tapi, bukankah akhirnya bisa ?? Itu hanyalah pikiran kejam Diavolo saja, sebaiknya dia menemui ratu kesayangannya.


Diavolo bergegas ke kamar, dia melihat ratunya sedang mempersiapkan diri untuk tertidur. Michella sudah menaruh kedua putranya ke kamar tidur mereka sendiri, dan tentu saja Diavolo sudah memberikan perlindungan yang sangat aman, dan lebih aman sehingga tidak mungkin ada masalah apapun. Bahkan jika perlu, Diavolo akan memukuli hantu yang mencoba menakuti kedua anaknya. Tentu saja itu tidaklah benar, tapi biarkan saja. Biarkan sesuka hati Sang Raja Mafia berbicara.


__ADS_2