
Kini Hanzel dan Miko sudah berada di dalam klub dan duduk di table yang jaraknya tidak jauh dari lantai dansa.
Dari tempat mereka duduk, podium pemain DJ terlihat sangat jelas.
"Wine? Whisky? Bir? Atau apa?" Tanya Miko, ia hendak memesan minuman.
"Minuman soda saja." Jawab Hanzel.
"Really? Apa kau masih tidak mau minum-minuman beralkohol?" Tanya Miko.
Hanzel hanya menjawab dengan anggukkan kepala.
"Baiklah, tunggu sebentar, aku pesan minuman dulu." Ucap Miko lalu pergi menuju bar memesan minuman untuknya dan untuk Hanzel tak lupa ia memesan kacang kulit untuk cemilan mereka.
Setelah memesan, Miko pun kembali ke table.
Miko memperhatikan gerak-gerik Hanzel yang bolak-balik melihat jam yang ada ditangannya.
"Kalau boleh tahu untuk apa kau meminta ku mencari tahu tentang Kylie? Apa dia wanita yang menjalin hubungan dengan mu?" Tanya Miko.
Miko tahu Hanzel sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita, tapi Miko tidak tahu siapa wanita yang sedang menjalin hubungan dengan Hanzel.
Hanzel menggelengkan kepalanya.
"Lalu kenapa kau penasaran sekali dengan Kylie?"
__ADS_1
"Karena Daddy ku menjodohkan ku dengan Kylie putri bungsu Tuan Bimantara." Jawab Hanzel.
"Aku ingin mencari kejelekan wanita itu agar Daddy ku berpikir dua kali menjodohkan ku dengan wanita itu."
"Lalu kalau Kylie putri bungsu Tuan Bimantara itu memang DJ Kylie, bagaimana?"
"Ya baguslah, dengan begitu perjodohan ku dengan Kylie bisa lebih cepat dibatalkan." Balas Hanzel.
"Tapi ngomong-ngomong, Kylie putri Tuan Bimantara cantik tidak?" Tanya Miko.
"Memangnya kau tidak pernah melihat putri Tuan Bimantara?"
Miko menggelengkan kepalanya.
Makin besar saja keyakinan Hanzel kalau DJ Kylie yang lima belas menit lagi akan tampil adalah Kylie Bimantara.
Tak lama pelayan pun datang membawa pesanan Miki dan Hanzel.
Saat pelayan sedang meletakkan pesanan Miki diatas meja, tiba-tiba DJ pembuka malam itu berteriak untuk memberi sambutan pada Kylie.
"Ladies and Gentlemen, lets welcome DJ Kylie.." teriak DJ pembuka yang saat ini berada di atas podium untuk menyambut Kylie karena sekarang sudah waktunya Kylie naik keatas podium.
Sontak Hanzel langsung mengalihkan pandangannya ke arah podium.
"Bingo! Ternyata kau memang Kylie Bimantara!" Gumam Hanzel sambil tersenyum licik.
__ADS_1
Hanzel mengambil ponselnya lalu merekam aksi Kylie yang sedang memainkan alat DJ.
"Apa DJ Kylie adalah Kylie Bimantara?" Tanya Miko saat melihat Hanzel merekam aksi Kylie sambil tersenyum licik.
Hanzel menganggukkan kepalanya.
"Really? Woaaah... Ternyata memang benar Kylie Bimantara sangat cantik." Ucap Miko sambil melihat ke arah Kylie.
"Dan juga murahan!" Timpal Hanzel.
"Tidak semua wanita yang bekerja di klub malam, baik itu DJ atau pelayan adalah wanita murahan Hanz! Bisa saja kan Kylie bekerja sebagai DJ karena memang dia hobi!" Miko membela Kylie.
"Tetap saja wanita seperti dia tidak pantas menjadi istri ku!" Balas Hanzel.
Miko menggelengkan kepalanya mendengar kata-kata Hanzel. Miko sangat tahu bagaimana standart wanita idaman Hanzel. Wanita yang bertutur kata lembut, sopan, memiliki jiwa sosial yang tinggi, tidak memakai pakaian terbuka dan riasan yang menor dan yang paling penting Hanzel suka dengan wanita yang manja. Karena dengan memiliki wanita yang manja, ia merasa sangat di butuhkan sebagai laki-laki.
Sangat berbanding terbalik dengan kepribadian Kylie yang bar-bar, mandiri dan lebih suka menggunakan pakaian yang terbuka.
*
*
*
Bersambung...
__ADS_1