
Saat itu Hanzel dan Kylie sedang berada di panti asuhan.
Panik melihat Boss mereka tumbang, pengawal pribadi Tuan Galtero pun langsung membawa Tuan Galtero ke rumah sakit terdekat untuk di beri pertolongan pertama.
Pertolongan pertama pun berhasil di berikan hingga Tuan Galtero tidak sampai mengalami gagal nafas, namun ternyata dokter yang memberi pertolongan pertama pada Tuan Galtero menemukan ring yang tertanam di jantung Tuan Galtero mengalami sedikit pergeseran.
Mendapat informasi itu, pengawal pribadi Tuan Galtero pun menghubungi dokter pribadi Tuan Galtero yang ada di Jerman.
Dokter Louis, dokter pribadi Tuan Galtero pun menyuruh pengawal pribadi Tuan Galtero langsung menerbangkan Tuan Galtero ke Jerman.
Pengawal pribadi Tuan Galtero pun langsung bergerak mengikuti perintah dokter Louis, tapi sebelumnya pengawal pribadi itu meminta dokter yang memberi pertolongan pertama pada Tuan Galtero untuk tidak memberitahu siapa pun termasuk pada Hanzel maupun keluarga Bimantara tentang kondisi Tuan Galtero.
Tuan Galtero pun diterbangkan ke Jerman dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan alat-alat yang menempel di tubuhnya serta selang oksigen yang di masukkan kedalam mulutnya.
Jerman.
Sesampainya di rumah sakit yang ada di Jerman, dokter Louis pun langsung melakukan tindakan operasi pada Tuan Galtero, karena selagi Tuan Galtero dalam perjalanan, dokter Louis sudah menyiapkan ruang operasi, tim operasi darurat dan tahapan-tahapan yang harus di lakukan saat operasi nanti.
Selagi Tuan Galtero berada di ruang operasi. Asisten pribadi Tuan Galtero, Joe terus mondar-mandir gelisah di ruang tunggu di depan ruang operasi.
Saat Joe sedang mondar-mandir gelisah, tiba-tiba saja pengawal pribadi Tuan Galtero mendatangi Joe.
"Tuan Joe, bagaimana ini Tuan Muda Hanz dari tadi terus menghubungi saya." Tanya pengawal pribadi Tuan Galtero tak kalah gelisah dari Joe.
__ADS_1
"Biarkan saja, jangan di jawab. Tunggu sampai keadaan Tuan Galtero membaik baru kita beritahu Tuan Muda Hanz."
"Tapi Tuan Joe..."
"Turuti saja kata-kata ku. Kalau Tuan Muda Hanz tau, pasti Tuan Muda Hanz akan sangat panik. Apa kau mau kejadian seperti saat Nyonya Besar meninggal kejadian lagi? Jadi biarkan saja seperti ini dulu." Potong Joe.
"Daripada menghubungi Tuan Muda Hanz, lebih baik kau hubungi saja besan Tuan Galtero. Katakan pada besan Tuan Galtero tentang kondisi Tuan Galtero dan minta untuk merahasiakannya dari siapapun termasuk Tuan Muda Hanz dan istrinya. Kau paham?!" Kata Joe lagi.
"Ya Tuan Joe, saya paham." Balas pengawal pribadi Tuan Galtero.
Pengawal pribadi itu pun menjauh dari Joe untuk menghubungi Papa Bimantara.
Joe terpaksa menyembunyikan sementara kondisi Tuan Galtero pada Hanzel, karena mengingat akan pesan Tuan Galtero padanya untuk tidak memberitahu Hanzel perihal kondisi kesehatan Tuan Galtero pada Hanzel. Sampai sekarang, Hanzel tidak tahu kalau jantung Daddy-nya itu sudah dipasang ring.
Tuan Galtero tidak ingin Hanzel tahu perihal kesehatannya karena tidak ingin membuat Hanzel terpuruk seperti saat Mommy Hanzel meninggal, sangking terpuruknya Hanzel sampai harus di larikan ke rumah sakit karena percobaan bu*nuh diri.
Indonesia.
Hotel Grand Aston.
Hanzel memesan kamar VIP untuk Courtney dengan jangka waktu yang tak ditentukan.
"Bagaimana, kau suka dengan kamar hotel ini?" Tanya Hanzel sambil mengekori Courtney yang sedang mengelilingi kamar hotel dari belakang.
__ADS_1
Courtney berhenti di balkon kamar, lalu memutar tubuhnya untuk berhadapan dengan Hanzel.
"Kenapa kau tidak membawa ku ke apartemen mu? Dan malah menyuruh ku menginap di hotel?" Tanya Courtney.
"Aku tidak punya apartemen pribadi di negara ini Babe." Jawab Hanzel.
"Yakin hanya karena itu alasannya?" Tanya Courtney dengan tatapan mengintimidasi.
Hanzel menganggukkan kepalanya yakin.
"Bukan karena diam-diam kau sudah menikah dengan perempuan yang bernama Kylie?" Todong Courtney.
"Sudah ku duga, pasti Courtney datang setelah mendengar pernikahan ku dengan Kylie." Gumam Hanzel dalam hati.
"A-aku-"
"Apa yang sudah kau lakukan dengannya sampai-sampai kau diam-diam menikah dengannya?!" Potong Courtney. Nada suaranya sudah sedikit meninggi.
"Bu-bukan be-"
"Kau jahat Hanz, kau jahat!!! Kau mengkhianati ku!!" Teriak Courtney sambil memukul-mukul dada Hanzel.
Courtney pun mulai memainkan perannya sebagai tokoh wanita yang tersakiti dan terkhianati.
__ADS_1
Bersambung...