
Bali.
Setelah bertemu klien dan menyelesaikan segala urusan-nya, Tuan Galtero dan Hanzel kembali ke hotel.
"Dad, Hanz ingin jalan-jalan ke pantai dulu. Boleh kan?" Tanya Hanzel.
Tuan Galtero menganggukkan kepalanya.
"Tapi jangan terlalu lama, ingat jam tujuh kita harus kembali ke Jakarta." Balas Tuan Galtero.
Hanzel menganggukkan kepalanya lalu pergi dari hadapan Tuan Galtero.
Setelah Hanzel pergi, Tuan Galtero mengambil ponselnya lalu menghubungi Joe.
"Halo Tuan." Jawab Joe diseberang telepon.
"Bagaimana Joe, apa kau sudah punya informasi yang ku minta?" Tanya Tuan Galtero to the point.
"Sudah Tuan."
"Cepat, beritahu aku informasi apa yang kau dapatkan."
"Nona Courtney, dia seorang model-"
"Ya, saya tahu. Lalu?" Potong Tuan Galtero tak sabaran.
"Saya belum selesai bicara Tuan." Balas Joe.
"Dia sekarang sedang berada di Las Vegas bersama dengan tunangannya yang memiliki kasino di Las Vegas. Nona Courtney-" lagi dan lagi Tuan Galtero memotong kata-kata Joe.
"Tunggu! Tadi kau bilang tunangan? Jadi maksud mu wanita itu menduakan anak ku?"
"Lebih tepatnya Tuan Muda Hanzel yang kedua, Tuan." Timpal Joe.
__ADS_1
"Sudah ku duga, pasti ada yang tak beres dengan wanita itu." Gumam Tuan Galtero sambil mencengkram ponselnya.
"Dan ada hal yang sangat perlu Anda ketahui Tuan Galtero."
"Apa?"
"Nona Courtney memiliki adik perempuan yang meninggal karena bunuh diri."
"Lalu hubungannya dengan Hanz apa?"
"Hubungannya dengan Tuan Muda Hanz, adik Nona Courtney pernah menyukai Tuan Hanzel dan diduga adik Nona Courtney bunuh diri karena sakit hati pada Tuan Muda Hanzel."
"Jangan bilang kau mau mengatakan kalau wanita itu mendekati Hanzel hanya untuk balas dendam atas kematian adiknya?"
"Sepertinya begitu Tuan. Tapi saya belum berani memastikannya karena saya belum dapat informasi lebih lanjut tentang itu."
"Terus selidiki. Dan langsung kabari saya."
Panggilan pun berakhir.
"Kalau memang wanita itu ingin balas dendam pada Hanz, itu berarti aku harus mempercepat pernikahan Hanz dan Kylie. Setidaknya memperkecil celah wanita itu untuk balas dendam dengan Hanz." Lirih Tuan Galtero.
Tuan Galtero kembali melakukan panggilan, kali ini ia menghubungi Papa Bimantara untuk membicarakan agar pernikahan Hanzel dan Kylie di percepat. Yang tadinya bulan depan menjadi minggu depan.
*
*
*
Mansion Bimantara.
Setelah dari kampus Kylie, Kylie dan kedua orangtua Kylie pulang ke Mansion Bimantara. Papa Bimantara tidak lagi kembali ke kantor karena harus segera menemukan orang yang sudah menyebar identitas Kylie agar profesi Kylie yang sebagai DJ tidak sampai terdengar Tuan Galtero.
__ADS_1
KRIIING...
Tiba-tiba nada dering di ponsel Papa Bimantara berdering dengan sangat keras. Sampai-sampai Papa Bimantara yang sedang memikirkan cara untuk menutupi profesi Kylie pun kaget.
Papa Bimantara melirik layar ponsel yang ia letakkan di meja kerjanya. Saat ini Papa Bimantara sedang berada di ruang kerjanya, sedangkan Mama Nirmala sedang berada di kamar Kylie memastikan pengamanan yang ketat untuk Kylie agar tidak bisa keluar dari kamar.
Tuan Galtero. Begitulah nama yang tertera di layar.
"Mampus aku! Pasti profesi Kylie yang seorang DJ sudah sampai ke telinga Tuan Galtero." Pekik Papa Bimantara.
Ceklek. Tiba-tiba pintu ruang kerja terbuka.
Papa Bimantara yang sedang mandi keringat dingin pun menoleh ke arah pintu.
"Kok gak diangkat telponnya?" Tanya Mama Nirmala sambil berjalan mendekati suaminya yang ada di meja kerja.
"Tuan Galtero yang menelpon. Aku harus bilang apa kalau kabar tentang Kylie yang seorang DJ sampai ke telinga Tuan Galtero?"
"Memangnya sudah pasti Tuan Galtero akan menanyakan itu? Bisa saja kan Tuan Galtero hanya menanyakan bagaimana persiapan pernikahan anak-anak kit?!" Balas Mama Nirmala.
"Jawab saja teleponnya, biar kita tahu apa yang ingin Tuan Galtero tanyakan! Lagipula kan kau yang mengizinkan Kylie nge-DJ, jadi kau harus bertanggung jawab atas keputusan yang sudah kau ambil untuk anak mu!" Kata Mama Nirmala lagi.
Papa Bimantara menghela nafasnya kasar mendapat sindiran pedas Mama Nirmala.
Mau tak mau Papa Bimantara pun mengambil ponselnya lalu mengusap tombol hijau.
*
*
*
Bersambung...
__ADS_1