
Setelah acara potong kue dan bagi-bagi bingkisan ulang tahun, sekarang giliran para orangtua yang beracara, sedangkan anak-anak di biarkan bermain di taman bermain yang ada di KidZone Kafe.
"Papa sudah dengar kejadian di Emerald Night Club tadi malam?" Tanya Kenneth, Kakak tertua Kylie, sekaligus Ayah dari Sydney.
Kini Papa Bimantara, Kenneth dan Kevin duduk dalam satu meja, sedangkan para istri mereka sedang bergabung dengan para ibu-ibu lainnya dan Kylie sedang bermain bersama Sydney dan tiga orang anak asuh Kylie dari panti asuhan.
Papa Bimantara menganggukkan kepalanya.
"Kita gak bisa membiarkan Kylie seperti ini terus Pa! Bagaimana kalau saingan bisnis Papa ada yang tahu kalau Kylie bekerja sebagai DJ, pasti mereka akan memanfaatkan ini untuk menjatuhkan perusahaan kita. Mengatakan yang tidak-tidak tentang Kylie." Timpal Kevin.
"Papa juga berpikir begitu. Makanya sekarang Papa sedang memikirkan cara agar Kylie berhenti menjadi DJ."
"Bagaimana kalau kita jodohkan saja Kylie?" Usul Kenneth.
"Papa sempat berpikir begitu. Tapi kita harus menjodohkan Kylie dengan laki-laki yang benar-benar bisa mengimbangi Kylie." Papa Bimantara menjeda kata-katanya untuk menghela nafasnya sejenak.
"Karena kalau kita menikahkan Kylie dengan laki-laki yang menye-menye, yang ada nanti Kylie malah lebih dominan." Lanjut Papa Bimantara.
"Iya, Papa benar." Balas Kenneth sambil menganggukkan kepalanya.
"Lalu mau dimana kita mencari laki-laki seperti itu?" Timpal Kevin.
"Itulah Papa bingung. Makanya Papa sedang memikirkan opsi lain. Karena menurut Papa tidak ada laki-laki yang bisa mengimbangi keras kepala-nya Kylie." Balas Papa Bimantara.
"Ken rasa ada Pa." Timpal Kenneth sambil tersenyum licik.
__ADS_1
Sontak Papa Bimantara dan Kevin memicingkan matanya menatap Kenneth.
"Siapa?"
"Papa ingat dengan anak tunggal Tuan Galtero? Teman bisnis Papa yang berasal dari Jerman itu?" Jawab Kenneth.
Papa Bimantara dan Kevin mengernyitkan keningnya untuk mengingat sosok yang Kenneth sebutkan.
"Maksud Kak Ken, si Hanzel?" Tanya Kevin yang lebih dulu mengingat sosok yang Kenneth maksud.
Kenneth menganggukkan kepalanya.
"Bukankah dia juga orang yang keras kepala sama seperti Kylie." Ucap Kenneth.
"Dan juga arogan!" Timpal Kevin.
Sangking keras kepala dan arogan, sampai-sampai tak ada satu wanita pun yang bisa menaklukkan hati Hanzel.
Maka dari itu, Tuan Galtero pernah mengajak Papa Bimantara untuk menjodohkan Hanzel dengan Kylie. Tapi Papa Bimantara tidak terlalu memikirkan ajakan Tuan Galtero itu karena Papa Bimantara menganggap kalau kata-kata Tuan Galtero itu hanyalah guyonan semata.
Lagipula, saat Tuan Galtero mengajak itu, Kylie masih duduk di bangku kelas tiga SMU.
"Bagaimana Pa, Papa setuju kalau kita menjodohkan Kylie dengan Hanzel?" Tanya Kenneth.
"Nanti Papa bicarakan dulu dengan Mama kalian, dan juga Papa harus bertanya dulu dengan Tuan Galtero, apa Hanzel sudah memiliki pasangan atau belum." Balas Papa Bimantara.
__ADS_1
Kenneth dan Kevin menganggukkan kepala mereka mendengar jawaban Papa mereka.
*
*
*
Mansion Bimantara.
Pukul 20.00
Setelah makan malam yang hanya di nikmati berdua saja, Papa Bimantara dan Mama Nirmala pun pindah keruang tengah untuk sekedar bercengkrama sambil menikmati teh hijau untuk menurunkan kolestrol sekaligus untuk membuat tidur mereka lebih nyenyak.
Tak ada lagi anak-anak mereka yang tinggal di mansion besar itu, karena Kenneth dan Kevin sudah berkeluarga dan mereka memilih untuk tinggal terpisah dengan orang tua mereka. Sedangkan Kylie, semenjak dirinya tamat SMU, dia langsung meminta tinggal sendiri di apartemen dengan alasan ingin hidup mandiri.
Awalnya Papa Bimantara menolak permintaan Kylie, karena selain Kylie anak perempuan mereka satu-satunya, rumah akan terasa sangat sepi jika Kylie juga ikut keluar dari mansion. Namun karena Kylie terus merengek, mau tak mau Papa Bimantara pun mengizinkan Kylie untuk tinggal terpisah dengan mereka.
Walaupun membiarkan anak bungsunya tinggal terpisah, tapi Papa Bimantara tak pernah melepas pengawasannya pada Kylie. Ia mengirimkan dua orang bodyguard bayangan untuk selalu mengawasi Kylie.
*
*
*
__ADS_1
Bersambung...