I'M Not A Bi*Tch

I'M Not A Bi*Tch
Bab 37 : Hari Pernikahan


__ADS_3

Hari Pernikahan.


Hari ini adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu keluarga Bimantara dan Tuan Galtero, karena hari ini adalah hari pernikahan Hanzel dan Kylie.


Tapi tidak dengan Kylie dan Hanzel, hari ini adalah hari kesialan nasional bagi mereka.


Sepanjang prosesi pengucapan janji suci sampai dengan resepsi saat ini baik Hanzel maupun Kylie sama-sama memasang wajah ketus.


Padahal sudah berulang kali baik Tuan Galtero atau Papa Bimantara memberi peringatan pada mereka untuk tersenyum, tapi tetap saja Hanzel dan Kylie tidak mengindahkan peringatan orangtua mereka.


Resepsi diadakan di salah satu hotel bintang lima di Jakarta dan pastinya dengan tamu undangan dari kalangan jet set, artis papan atas, serta para partner bisnis Tuan Galtero dan Papa Bimantara, bahkan sampai partner bisnis Tuan Galtero dari mancanegara pun datang memenuhi undangan Tuan Galtero.


Bukan hanya kaum jetset, artis papan atas serta partner bisnis saja yang Tuan Galtero undang, media lokal dan media internasional pun Tuan Galtero undang untuk meliput acara resepsi malam ini. Hanya resepsi karena saat pengucapan janji suci tadi, hanya keluarga saja yang di izinkan masuk dan menyaksikan pengucapan janji suci yang sakral itu.


Karena tamu yang datang kebanyakan partner bisnis Tuan Galtero dan Papa Bimantara, maka Tuan Galtero dan Papa Bimantara pun berkeliling untuk menyapa partner bisnis mereka dengan di temani pengantin laki-laki, sedangkan pengantin wanita lebih memilih duduk ketimbang harus berkeliling menyapa para tamu.

__ADS_1


"Selamat Tuan Bimantara atas pernikahan putri Anda dengan pewaris tunggal kerajaan bisnis Tuan Galtero." Ucap salah satu rekan bisnis Papa Bimantara. Entah apa maksud ucapan orang itu, murni memberikan selamat atau sekaligus menyindir.


"Terimakasih." Balas Papa Bimantara sedikit ketus.


"Oh iya, aku dengar putri Anda juga seorang DJ? Katanya putri Anda DJ yang sangat terkenal di kalangan anak muda yang suka keluar masuk klub malam." Fix, orang ini sedang menyindir Papa Bimantara dan menjatuhkan nama baik Kylie di depan Tuan Galtero dan Hanzel.


Mendengar sindiran dari orang itu, Papa Bimantara terlihat biasa saja karena Tuan Galtero juga sudah tahu siapa Kylie sebenarnya, sama seperti Papa Bimantara, Tuan Galtero juga terlihat biasa saja.


Tapi tidak dengan Hanzel yang wajahnya seketika memerah, bukan karena marah melainkan karena malu, ia malu karena memiliki istri yang hobi-nya keluar masuk klub malam.


"Memangnya pekerjaan menantu saya kenapa? Memangnya menantu saya perampok? Tukang korupsi?" Tuan Galtero yang sejak tadi diam akhirnya buka suara menjawab pertanyaan sampah dua orang rekan bisnis besannya itu.


"Bukan begitu Tuan Galtero, tapi di negara indonesia kan masih menganut budaya timur, jadi mendengar orang yang bekerja di dunia malam stigma-nya pasti buruk. Dan pastinya akan berpengaruh juga dengan nama baik Anda dan kerajaan bisnis Anda."


"Oh ya? Lalu kenapa para pengusaha paru baya seperti kalian yang sudah punya cucu tapi sering memesan jasa wanita pemuas ranjang dari aplikasi kencan buta tidak mendapat stigma negatif?" Sindir Tuan Galtero.

__ADS_1


"Ah ya saya tahu, mungkin karena menantu saya Kylie secara terang-terangan menjadi DJ, sedangkan pengusaha mesum seperti kalian bermain cantik dengan sering menghadiri acara amal dan memberi banyak sumbangan agar citra kalian baik." Lanjut Tuan Galtero.


Dan kata-kata Tuan Galtero berhasil membuat dua orang rekan bisnis Papa Bimantara diam seribu bahasa.


Bahkan pelan-pelan beberapa rekan bisnis Papa Bimantara yang ada disitu pun mundur teratur karena tidak mau ikut campur.


*


*


*


Bersambung...


*** Lagi ujian sampai tanggal 22, jadi aku up satu hari satu dulu yah Kakak-Kakak, Bunda-bunda. 🙏🙏 ***

__ADS_1


__ADS_2