
Tak apa jika kau menganggapku sebagai teman untuk saat ini. Tak apa! Karna aku masih bisa berusaha mengejarmu dalam doaku. Dalam bisikan di sujudku dan dalam tadahan tanganku di akhir sholatku. Namamu akan selalu aku sebut di setiap doaku.
"Tuan.." Rizal bernafas tesengal-sengal saat ia berlari menuju ruang kerja Lukas.
"Ada apa? Katakan!"
"Indah-,
"Ada apa dengan Indah."
"Tuan, Indah saat ini sedang berliburan bersama dengan Azka Bramantion Pratama." Ucap Rizal dengan hati-hati.
"Azka." Geram Lukas sambil mengepalkan kedua tangan nya.
Lukas dan Azka adalah sahabat saat keduanya duduk di bangku SMA. Dan saat Lukas pertama kali jatuh cinta pada seorang gadis. Azka langsung merebut gadis itu, tanpa memikirkan perasaan Lukas sedikit pun. Hati Lukas benar-benar patah kalah itu. Di khianati oleh sang kekasih dan juga sang sahabat. Itulah yang membuat persahabatan mereka menjadi bubar.
Dan sejak saat itu baik Lukas maupun Azka tidak pernah lagi berhubungan. Hingga tiba saatnya Lukas kembali berpacaran dengan Grace. Dan saat perusahaan Lukas goyah sedikit menurun. Grace memutuskan dirinya dan berpacaran dengan Azka.
Lagi-lagi hati Lukas hancur berkeping-keping karna sang kekasih meninggalkan dirinya saat posisinya sedang berada di titik paling bawah. Dan yang lebih parahnya sang kekasih meninggalkan dirinya dan memilih pergi bersama dengan Azka. Mantan sahabat Lukas.
Benar-benar dunia terasa sempit. Dari sekian banyak pria, kenapa harus Azka dan dari sekian banyak wanita kenapa Azka harus berpacaran dengan kekasih Lukas. Sungguh luar biasa takdir membuat keduanya berputar di roda yang sama.
__ADS_1
Dan yang ketiga kalinya. Saat Lukas mulai membuka hatinya, saat Lukas mulai ingin mengisi hatinya yang telah lama kosong dengan sosok wanita yang bisa membuatnya tersenyum dengan sosok wanita yang begitu lucu di mata Lukas, yaitu Indah tapi kenapa takdir seakan kembali bermain dengan dirinya. Indah wanita yang secara diam-diam ia cintai kini terlibat kembali dengan Azka. Kenapa???
"Apa hubungan mereka berdua?" Tanya Lukas
"Maaf Tuan, saya belum mencari tahu ke arah itu."
"Cari tahu sekarang juga." Titah Lukas yang tidak dapat terbantahkan lagi.
"Baik Tuan."
"Azka..." Lukas mengepalkan kedua tanganya. "Kau selalu saja membuat hatiku hancur. Tapi kali ini aku tidak akan tinggal diam. Lihat saja. Dan kau Indah. Aku pikir kau wanita yang baik tapi ternyata-,"
Indah bangun dari tidurnya karena merasakan haus. Dan saat Indah melirik air di atas nakas, ternyata air tersebut sudah habis tanpa tersisa. Akhinya Indah berdiri, dan mulai berjalan ke arah dapur. Dan saat Indah berjalan melewati kamar Azka, tanpa sengaja Indah mendegar suara erotis yang berasal dari dalam kamar. Indah menghentikan langkahnya. Ia penasaran apa yang telah terjadi didalam kamar tersebut. Karna jiwa kepo Indah mulai kumat, Indah pun secara perlahan membuka pintu yang memang tidak terkunci.
Air mata Indah jatuh tanpa bisa di hentikan. Hatinya seketika sesaat saat tanpa sengaja melihat keduanya orang yang berada di dalam kamar memadu kasih.
Indah berlari sambil sesekali menyeka air mata yang membasahi pipinya.
"Kenapa seperti ini? Apa aku jatuh cinta padanya? Tapi kenapa bisa? Kenapa?" Ucap Indah sambil menepuk-nepuk da-danya yanh terasa amat sesak saat ini.
Cinta memang sungguh luar biasa. Kita tidak tahu kapan dan kemana ia akan berlabu. Dan ini lah yang Indah rasakan saat ini. Saat logika nya berkata tidak. Tapi hatinya berkata iya. Indah tidak habis pikir dengan hatinya, yang langsung dengan sendirinya melabuhkan hati pada Azka. Padahal jika di ingat sejauh ini, dirinya dan Azka belum saling mengenal lebih jauh dan mereka hanya sebatas ikatan hitam di atas putih, yaitu kontrak.
__ADS_1
Inikah yang di bilang cinta pada pandangan pertama? Tapi tidak mungkin. Karan saat hari Itu hati Indah tak bergetar sedikit pun di saat pertama kali ia bertemu dengan Azka. Atau apa kah ini cinta pada kata ijab kabul? Yah mungkin seperti itu. Karena saat itu hati Indah serasa bergetar dahsyat saat mendengat Azka mengucapkan kata tetsebut.
"Hati, jika memang kau jatuh cinta. Tolong jangan nampakkan di hadapannya. Jangan buat aku lemah hanya karena kau jatuh cinta. Please bekerja samalah hati dengan logikaku." Gumam Indah.
........
"Sayang aku tidak menyangkah jika kau sangat hebat saat bermain." Kata Grace sambil berbaring dan memeluk tubuh Azka.
"Malam ini, biarkan aku menikmatimu sampai pagi menjelang."
"Terserah padamu sayang, karena sekarang aku adalah milikmu seutuhnya."
Lalu Azka kembali memulai aksinya. Yang entah sudah berapa kali Azka lakukan.
"Yah aku memang milikmu seutuhnya dan kau pun juga harus menjadi milikku seutuhnya. Semua yang kau milik ki akan menjadi milikku" batin Grace sambil tersenyum.
**Hari senin, jangan lupa vote yah. Dan like nya juga.
Karena nanti autor bakalan bagi" give away uang tunai untuk reader yang beruntung.🤗🤗
Salam sayang dari autor rebahan yang kadang khilaf dan suka ngeselin karena ngak up😅😅**
__ADS_1