
"Jangan harap kau bisa bebas dariku" kata Azka sambil menatap tajam pada Indah yang kini ada di hadapannya.
Indah hanya diam, ia tidak ingin berdebat dengan Azka yang ujungnya akan membuat dirinya kembali mendapatkan siksaan dari Azka.
"Mulai hari ini, kamu tidak boleh keluar dari rumah ini."
Lalu Azka menutup pintu kamar Indah.
"Sayang kenapa ini? Kenapa banyak sekali orang yang berdiri menjaga di depan rumah?" Tanya Grace
"Agar Indah tidak bisa kabur dari rumah ini" jawab Azka sambil berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya.
Grace terdiam sesaat. "Tunggu, itu artinya akan semakin sulit aku menyingkirkan wanita itu?" Gumam Grace.
"Azka.. Sayang.." Panggil Grace sambil mengikuti langkah Azka.
"Sayang kenapa harus seperti itu? Harusnya biarkan saja dia kabur, jika ingin kabur." Ucap Grace saat dirinya sudah berada di dalam kamar bersama dengan Azka.
__ADS_1
"Tidak usah ikut campur Grace. Urusan Indah bisar menjadi urusanku."
"Baiklah itu terserah kamu! Kalau begitu aku keluar dulu, ada pekerjaan yang harus aku selesaikan."
.......
"Aku rindu padamu sayang." Ucap salah satu pria yang mendekati Grace di lokasi pemotretan.
"Siapa kau? Apa kau mengenalku?" Tanya Grace sambil menatap tajam pria yang ada di hadapannya.
"Kau lupa padaku?" Jawab pria itu dengan sebuah pertanyaan. "Tidak apa. Yang jelas aku tidak lupa padamu, apalagi saat setelah kita melakukan malam yang panaa waktu itu." Ucap pria itu sambil mengedipkam satu matanya menggoda Grace.
"Ini yang aku suka darimu. Selain kamu galak di luar, kamu pun galak dan ganas saar kita bermain di atas tempat tidur."
Pria tersebut menggenggam tangan Grace, Grace berupaya melepas tanganya namun pria itu justru memengang dengan sangat erat.
"Jika kamu ingin rahasiamu aman denganku. Datang dan layani aku sepeti malam yang pernah kita lakukan bersama."
__ADS_1
Pria tersebut memperlihatnya video yang berada di ponselnya, Grcae membulatkan mata saat melihat video tersebut.
Video yang menunjukkan dirinya sedang bergulat di atas ranjang dengan pria yang sedang berada di hadapannya.
"Siapa kamu? Dan apa mau mu?"
"Aku hanya ingin tubuhmu yang indah itu. Jadi datanglah ke alamat xxx jika kau ingin video ini aku hapus." Bisik pria itu di telinga Grace
"Sial!!" Umpat Grace sambil menggebrak meja yang ada di hadapannya.
Ia bingung, siapa pria tersebut dan kapan mereka melakukan hal tersebut. Karena seingat Grace ia hanya melakukan hal itu bersama dengan Aron rekan kerja sekaligus rekan dalam urusan ranjang. Karena Aron mampu membawa Gracw terbang ke surga dunia.
Grace mengingak kembali kapan terkahir kali dia berhubungan badan dengan Aron.
"Sial" rutuk Grcae kembali. Ia mengingat jika malam itu ia mabuk berat karena setelah pemotretan ia minum dan tidak mengingat lagi kejadian selanjutnya. Yang Grace tahu, ia sadar dam dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun dan berbaring tepat di samping Aron yang tidur dengan kondisi yang sama seperti Grace.
Lalu Grace segerah menghubungi Aron, ingin mencari tahu tentang siapa pria tadi yang berani mengancam dirinya dengan video tersebut. Namun ponsel Aron tidak aktif membuat Grace teriak.
__ADS_1
Hingga beberapa saat ada pesan masuk do ponsel Grace.
"Datanglah dan puaskan aku seperti malam itu. Jika kau tidak datang maka aku akan mengirim video ini ke Azka dan juga ke pihak manajemen mu. Maka ku pastikan kau akan hancur!"