
Anandita Kusuma.
Wanita yang pemberani,cantik,baik dan sederhana.
Iya tinggal bersama neneknya yang bernama sarah.
Neneknya tidak sama sekali menyayangi dita malah iya sangat membenci dita layaknya sampah.
Nyonya Sarah menganggap dita sebagai anak pembawa sial, setelah dita lahir banyak sekali masalah yang menimpa keluarga mereka sehingga membuat keluarganya bangkrut
Dita sering dimaki-maki nyonya sarah dan dihukum, meskipun Dita tidak melakukan kesalahan itu...
Saat ini umur Dita menginjak 19 tahun, kedua orang tuanya meninggal saat iya berumur 8 tahun.
Iya memiliki paras wajah yang sangat cantik bak bidadari, lelaki banyak yang menyukai Dita namun Dita tidak memperdulikan itu, iya hanya pokus dengan satu tujuan.
Dita memiliki kakak yang saat ini tidak bersamanya, identitas sang kakak tidak pernah diketahui orang saat ini karena iya memiliki tujuan untuk...
Dita mempunyai sahabat yang bernama Jenifer, Jenifer sahabat Dita 3 tahun yang lalu, mereka bertemu saat Dita masuk sekolah SMA.
Kehidupan sederhana Dita dan cara berpakaian nya sering dihina oleh para wanita yang tidak menyukainya, karena mereka merasa kalau para pria lebih menyukai Dita dari pada mereka semua.
Dita bekerja sampingan sebagai pelayan restoran yang cukup terkenal dikota B tempat tinggalnya sekarang.
Iya masuk bekerja hanya 3 kali dalam seminggu karena iya juga harus kuliah...
Meskipun gaji Dita tidak seberapa tapi itu cukup untuk membeli sembako untuk iya gunakan dalam waktu sebulan.
Direstoran tersebut dita juga sering mendapatkan hinaan dari para senior,pelayan dan bahkan dari pengunjung yang makan disana.
Namun Dita selalu sabar menerima hinaan itu karena baginya itu sudah sering iya terima dari mulut neneknya sendiri
Saat ini Dita tengah menyapu halaman rumahnya karena hari masih pagi..
"Ehemmz, cantik." Kata sang lelaki yang lalu didepan rumah Dita
Namun Dita hanya memandangi pria itu dengan tatapan dingin dan wajah datar tanpa senyuman sehingga membuat pria itu bergidik ngeri melihatnya dan segera pergi...
Karena hari sudah mulai siang, Dita segera bersiap-siap untuk pergi kekampus barunya itu.
"Nek, aku berangkat." Kata Dita mengulurkan tangannya ingin bersalaman
"Pergilah!." Suruh nyonya Sarah tanpa menyambut uluran tangan dari Dita
Dita yang mendapat suruhan dari neneknya hanya bisa diam dan segera berangkat karena takut akan telat
Karena kampus Dita tidak terlalu jauh dari rumahnya, maka dari itu hanya butuh waktu kurang lebih lima belas menit sampai dengan berjalan kaki.
Saat Dita hendak memasuki gerbang kampus banyak para cowok yang melihatnya kagum karena kecantikan yang Dita miliki
Dita yang ditatap seperti itu hanya tersenyum dan segera melangkahkan kakinya menuju kedalam kampus.
Dita berjalan dilorong-lorong kampus mencari ruang kepsek yang akan iya tuju namun sampao saat ini iya tidak menemukannya
Karena Dita pokus melihat kearah kiri iya pun tidak memperhatikan kedepan dan terjadilah tabrakan
Brukhh
Dita terjatuh kelantai dan buku-buku yang iya pegang berserakan dilantai..
"Maafkan saya!." Katanya
"Tidak apa-apa." Sambil merapikan bukunya yang berserakan
"Namaku Aditya." Kata sang empu mengulurkan tangannya
"Anandita." Sahut Dita menerima uluran tangan dari aditya dan tersenyum ramah
Sontak membuat Aditya merasa kagum dan gugup saat melihat senyuman dari Dita, dan membuat jantungnya berdetak dengan cepat
__ADS_1
"Kau mau kemana?." Tanya Adit yang dari tadi melihat Dita terus berjalan
"Kepsek." Jawab Dita singkat
Dingin" batin Adit
"Ouh, mari ku antar." Ajak Adit dan Dita pun mengangguk mulai mengikuti adit yang berjalan didepannya
Kini mereka berdua sudah berada didepan pintu ruang kepsek dan mengetuk pintunya
Tok
Tokkk
Mereka langsung masuk karena mendapat jawaban dari dalam ruangan
"Permisi Pak." Kata Dita hormat
"Kau anak pindahan itu kah?." Tanya kepsek menatap sinis mereka berdua
"Iya Pak." Jawab Dita
"Kau sekelas dengan nya." Sambil menunjuk Adit
"Oh, kalau begitu kami berdua permisi pak." Dan pergi meninggalkan ruang kepsek
Banyak sekali mulut cowok yang berbicara saat Dita dan Adit berjalan dikoridor kampusnya
"Mau banget berjalan sama siculun"
"Gantengan gue"
"Berani sekali dia"
"Cupu gak tau diri"
Seperti itu lah perkataan para cowok yang mereka lontarkan untuk Adit, namun Adit hanya menatap sinis mereka semua...
Tok
Tokkk
"Kalian berdua yang pindahan itu kah?." Tanya Pak Dosen yang tadi membuka pintu
"Iya Pak." Jawab Adit. Pak Kosen menatap adit tidak suka karena penampilannya yang menyakiti mata mereka semua
"Kalian tunggu disini dulu." Perintah Pak Dosen dan kembali masuk kedalam
"Oke anak-anak hari ini kita kedatangan dua murid baru." Kata Pak Dosen, kelas pun menjadi riuh membicarakan dua orang murid baru itu
"Pasti yang tadi."
"Cantik."
"Culun, mengganggu saja."
"Semoga dia duduk dekat gue."
"Bidadariku.
Karena merasa panas Pak Dosen segera menghentikam pembicaraan para siswa/i nya.
" DIAAMMMMM."Teriak Pak Dosen membentak
Para siswa/i langsung terdiam membisu karena takut akan mendapatkan hukuman dari Pak Dosen killer ini.
"Kalian berdua, masuk!." Suruh Pak Dosen datar
Dita dan Adit segera masuk kedalam karena mendapat suruhan dari dalam.
__ADS_1
"Perkenalkan nama kalian." Sambil melihat Dita dengan tersenyum, karena Pak Dosen tersebut masih bujang lapuk.
"Matanya jelalatan tuh." Ucap salah satu siswa yang melihat Pak Dosen sedang menatap Dita
"Diamm!." Bentaknya "Perkenalkan lah." Kata pak dosen lembut pada Dita, sehingga membuat semua murid yang ada didalam kelas merasa ingin memuntahkan semua isi yang ada didalam perutnya.
"Nama saya Anandita." Ucap Dita tersenyum ramah sehingga membuat para siswa meronta-ronta saat mendengar suara Dita yang lembut dan senyumnya yang ramah itu...
Apa lagi Pak Dosen yang berada disebelah dita, hatinya saat ini sedang berbunga-bunga melihat senyuman wanita pujaan nya keluar.
"Saya Aditya." Kata Adit ramah, tiba-tiba suara riuh tadi langsung terdiam dan menatap adit sinis karena tak suka apa lagi pak dosen.
"Kau duduk dibangku kosong!." Sambil menunjuk Adit "Dan, kau duduk disini saja." Sambung pak dosen pada Dita dengan tersenyum
"Uuuuu killernya ilang nih."
"Tua bangkee."
"Bujang lapuk keluar."
"Liat usia ouyy."
Banyak perkataan para murid yang dilontarkan nya untuk Pak Dosen yang genit itu.
"Kalian diammm!." Bentak Pak Sosen berapi-api, karena aibnya terbongkar didepan gadis pujaan nya itu.
"Kalian berdua duduk dibangku kosong!." Suruh Pak Dosen yang kembali killer
Dengan segera Dita dan Adit duduk dikursi kosong yang ada dipojok paling belakang
Mata pelajaran kembali dilanjutkan Dita dan Adit pun dengan seksama memperhatikan penjelasan dari Pak Dosen
.
.
Bab author perbaharui ya🙏
Follow Ig Author:@anahmsr
Fb:anahmsr
Email:hasnahmr05@gmail.com
.
.
💙Visual sebagai Anandita Kusuma
💙Visual sebagai Aditya Raharja
💙Visual sebagai Pak Aji(Dosen Killer)
💙Visual sebagai Nyonya Sarah(Nenek Dita)
💙Jangan lupa VOTE, LIKE, RATE, DAN COMENT-NYA.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG.......