Istri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Istri Kecil Kesayangan Tuan Muda
5 detik


__ADS_3

Mereka berdua kali ini memakai mobil sport milik Adit yang berwarna silver dan ke-emas-emasan.


Lima menit kemudian, mobil Adit baru saja masuk kedalam gerbang kampus. Banyak sekali para murid-murid yang melihat kearah mobil Adit, mereka semua sangat kagum melihat mobil milik Adit yang sangat keren dan kekinian.


Ditambah lagi, mereka semua terkejut karena melihat Dita yang keluar dari mobil itu ditemani oleh seorang pria yang sangat terkenal.


"Bukankah itu, Tuan Aditya Raharja."


"Gantengnya."


"Kenapa mereka bisa berdua?."


"Kerenn banget, mobilnya!."


"Tambah cantik aja."


Ucapan para murid-murid yang melihat kearah Adit dan Dita. Mereka semua sangat kebingungan melihat Dita yang bersama seorang lelaki asing padahal Dita sudah memiliki suami.


Dita dan Adit yang terus ditatap oleh mereka semua hanya menampakkan wajah datar. Tangan mereke saling berpegangan, sehingga membuat semua murid heboh membicarakan kedua-nya.


Kini Adit dan Dita baru saja sampai didalam kelasnya dan segera duduk dibangku-nya. Para murid yang sudah berada didalam dari tadi, merasa bingung yang melihat kedatangan Adit.


"Itu kursi si culun, kenapa Tuan duduk disitu?." Tanya Seorang siswa yang memberanikan diri.


"Lalu?." Tanya Adit balik. Siswa yang tadi bertanya hanya diam saja, iya tidak berani memjawab pertanyaan dari Adit karena hanya akan berdampak buruk baginua.


Terdengar dari pengerah suara, bahwa semua murid disuruh untuk berkumpul dilapangan kampus. Semua murid pun segera berkumpul dilapangan, sama seperti Adit dan Dita.


"Itu bukannya, Tuan Aditya Raharja ya, Pak?." Tanya Ibu Sasa kepada Pak Udin


"Iya, Sayang." Balas Pak Udin mengiyakan. Ibu Sasa dan Pak Udin sudah resmi berpacaran dua hari yang lalu, karena Pak Udin selalu memberikan perhatian kepada Ibu Sasa, sehingga membuat Hati Ibu Sasa luluh.


Sedangkan Pak Aji yang dari tadi melihat Dita tengah berdiri dengan Adit, merasa sakit dan bingung. Pak Aji menatap Dita dengan perasaan Rindu karena sudah lama tidak bertemu. Apalagi setelah pengumuman nanti, kesempatan untuk melihat wanita pujaan-nya itu akan semakin menyempit.


"Tuan, Aditya Raharja." Sapa Pak Udin yang baru menghampiri Adit


"Iya, Pak?." Tanya Adit datar


"Apa Tuan keluarga, Dita?." Tanya Pak Udin sambil menatap Dita


"Dia Istri, saya." Sontak membuat Pak Udin terkejut, untunglah iya tidak mempunyai riwayat penyakit jantung, jadi masih bisa menahan-nya.


"B, bukan kah Suami Dita itu Si-Culun?." Yang masih tidak mengerti dengan semuanya


"Ya memang benar. Saya adalah Aditya Raharja, yang menyamar menjadi culun!." Sahut Adit datar tanpa melihat ekspresi Pak Udin yang sudah sangat shock, ditambah keringat dingin yang mulai keluar dari tubuhnya.


"M, maafkan saya, Tuan." Kata Pak Udin meminta maaf dengan tulus


"Segera lakukan pengumumannya!." Suruh Adit tanpa menjawab perkataan dari Pak Udin

__ADS_1


Dengan cepat Pak Udin langsung mengangguk dan segera mengumumkan-Nya. Pengumuman hari ini adalah tentang acara kelulusan yang akan diadakan satu minggu lagi.


Dan tak lupa, Pak Udin juga memperkenal-Kan Adit kepada seluruh Siswa/i yang berada dilapangan itu.


"Saya mau memperkenalkan seseorang yang pasti sudah kalian tahu nama dan statusnya." Kata Pak Udin "Yaitu, Tuan Aditya Raharja dan Istrinya Nona Anandita." Sambung Pak Udin, sehingga membuat seluruh murid terkejut dan heboh.


Adit yang tadi diperkenal-kan oleh Pak Udin langsung menghampiri Pak Udin dengan menarik tangan Dita.


"Saya adalah Aditya Raharja, atau biasa kalian panggil si-culun bermata empat." Ucapan Adit membuat semua murid kebingungan sekaligus takut, karena telah membuat masalah yang sangat besar.


"Pasti kalian semua terkejut-Kan?!... Dan buat kalian semua para lelaki, terutama untuk Pak Aji!." Kata Adit menatap tajam Pak Aji "Janganlah melirik Istri saya kurang lebih 5 detik!, jika tidak!!. Kalian semua akan tahu akibat-Nya!!." Ancam Adit dengan suara tegas


Para lelaki yang tidak ingin terkena masalah langsung menunduk-Kan kepalanya kebawah, sama seperti Pak Aji yang juga ikut menunduk-kan kepalanya.


Adit yang melihat semua Pria langsung tertunduk tersenyum puas, iya langsung menggendong tubuh Istrinya itu dan pergi.


Dita yang tubuhnya digendong hanya diam saja sambil memain-kan jari-jarinya, karena iya merasa sangat males untuk berjalan.


Adit meletakkan tubuh Dita dikursi depan dekat iya duduk, dan langsung menjalan-kan mobilnya itu menuju rumah baru. Karena semua peralatan dan pakaian mereka sudah dipindah-kan disana.


Dua puluh menit kemudian, mobil mewah Adit memasuki pekarangan rumah yang sangat mewah dan besar.


Dita yang melihat rumah yang ada dihadapan-nya itu merasa kagum, dan tak berhenti memuji.


"Segitu-Nya." Ucap Adit yang melihat Istrinya terus memuji tak habis-habis


"Jadi horang kayah." Kata Dita sombong, sehingga membuat Adit terbahak-bahak dan segera membawa Istrinya untuk masuk kedalam.


"Apa kau suka?." Tanya Adit yang sudah berada didalam rumah barunya.


"Lebih!!." Sahut Dita bahagia dan berjalan-jalan meninggal-kan Suaminya.


"Tersenyum-lah terus, Sayang." Gerutu Adit bahagia melihat Istrinya yang terus tersenyum dari tadi.


Adit langsung menghampiri Istrinya dan langsung menggendong tubuh Dita membawa keatas.


"Aku bisa sendiri." Ucap Dita cemberut


"Ntar cape, loh." Sahut Adit, membuat Dita mengangguk


Saat sudah sampai dikamar-nya, Adit langsung merebahkan tubuh Dita diatas kasur dan menindihi tubuh kecil Dita.


"N, ngapain?." Tanya Dita gugup, karena wajahnya sangat dekat dengan Adit. Tanpa menjawab, Adit langsung mengecup bibir manis Dita dan tangan yang sudah masuk kedalam baju milik Dita.


Dita hanya tersenyum melihat Adit yang sangat kasar melakukan-nya, desahan dari Dita mulai keluar membuat Adit semakin bersemangat untuk memakan Istrinya itu.


Kedua-nya saling bersahutan, dengan diselimuti keringat dari pasangan yang sedang bercumbu.


Satu setengah jam kemudian, kedua-nya sudah tepar. Kini mereka sudah tertidur akibat lelahnya bekerja.

__ADS_1


💙Pagi hari...


Dita baru saja bangun dari tidur-nya dan segera menuju kamar mandi untuk membersihkan wajah-nya yang kusam.


Iya turun kebawah hendak menyiapkan sarapan untuk Suaminya, tapi iya malah terseset didalam rumah itu. Dira terus saja berkeliling, tapi masih belum menemukan-nya.


"Merepot-kan juga kalau punya rumah gede." Ucap Dita yang mulai kelelahan berkeliling, iya pun langsung terduduk dilantai sambil menggaruk kepalanya yang mulai kesal.


Pelayan yang melihat Nona-Nya dengan wajah masam langsung menghampiri untuk bertanya.


"Nona sedang apa?." Tanyanya ramah. Dita yang mendengar suara itu langsung menoleh kebelakang badannya.


"Mencari dapur!." Kesal Dita


"Mari ikut saya, nona." Ucap Pelayan itu dan diangguki oleh Dita.


Tak lama kemudian, Dita sudah sampai didapur. Lagi-lagi Dita terpesona melihat ruang dapur yang sangat mewah dan lengkap.


"Nona mau apa?." Tanyanya takut, karena melihat Dita yang mulai mengambil sayuran didalam kulkas


"Menyiapkan sarapan." Balas Dita tersenyum. Iya tahu bahwa pelayan wanita yang ada disebelah-nya itu sedang ketakutan.


"B, biar saya saja, nona." Ucapnya yang hendak mengambil pisau ditangan Dita.


"Kau kerjakan yang lain saja." Suruh Dita. Pelayan itu hendak membantah, namun iya takut karena melihat Dita yang menatap-nya tajam


.


.


Bab Author perbaharui🙏


.


.


Follow Ig Author:@anahmsr


Fb:anahmsr


Email:hasnahmr05@gmail.com


.


.


JANGAN LUPA VOTE, RATE, LIKE, DAN COMENT-NYA.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG.....


__ADS_2