Istri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Istri Kecil Kesayangan Tuan Muda
Geli


__ADS_3

đŸ’™Siang hari...


Adit dan Dita tengah bersiap-siap, karena meraka hari ini akan keluar untuk memilih baju buat pernikahan mereka yang tidak lama lagi akan dilangsung kan.


Dita masih sibuk mencari-cari baju yang cocok buat iya pakai, sedangkan Adit iya sudah selesai dengan pakaian nya. Adit memakai baju piyamaan berwarna hitam yang sangat cocok iya pakai, ditambah ujung lengan panjang nya itu yang iya gulung setengah keatas, membuatnya semakin menjadi cool dan bertambah guanteng.


"Aku pakai yang ini aja ya?." Tanya Dita sambil menunjukkan kepada Adit. Adit yang melihat Dita memegang baju itu langsung terkekeh saat melihatnya.


Sedangkan Dita yang mendengar tawa dari suaminya merasa sangat kesal, iya pun langsung mengembalikan baju yang tadi iya ambil didalam lemari.


"Itu baju ku, kenapa kau ingin memakainya? Hhahaa kau sangat lucu" Yang masih tertawa geli sambil memegangi perut nya yang terasa sakit akibat tertawa.


"Baju mu baju ku juga kan?." Dengus Dita dan melipat kedua tangan nya didada sambil menatap Adit tajam. Adit yang ditatap tajam oleh istrinya langsung berhenti tertawa, dan berjalan kearah ruang ganti untuk memilihkan pakaian yang cocok untuk istrinya pakai.


Tak berapa lama menunggu, Adit sudah keluar dari ruang ganti dengan membawa selembar baju dress yang lumayan panjang dan berwarna merah. Dita yang melihat baju dress berwarna merah itu langsung terperengah kagum, karena saat iya mencari-cari baju tadi tidak menemukan itu.


"Pakailah." Titah Adit menyerahkan baju itu kepada istrinya sambil tersenyum.


Cup....!


"Terima kasih sayang." Kata Dita yang baru saja mengecup bibir suaminya sekilas dan mengambil baju tadi. Iya langsung berlari kecil kedalam ruang ganti untuk mencobanya, karena iya belum pernah memakai baju dress tadi.


Adit yang tadi dikecup istrinya langsung tersenyum-senyum sendiri macem apa ya..

__ADS_1


Tokk Tokk


"Buka pintunya!." Teriak Dita dari dalam ruang ganti. Adit yang tadi melamun langsung tersedar dan menatap kearah pintu ruang ganti yang tidak terlalu jauh dari tempatnya.


"Buka pintunya!!." Teriak Dita lagi. Adit yang mendengar teriakan dari Dita hanya mengeryit kan dahinya kebingungan, karena iya sama sekali tidak mengunci pintu kamar ganti tersebut.


"Woy!! Buka pintunya!." Sambil menggedor-gedor pintunya kesal.


Entah setan apa yang merasuki istriku." Batin Adit kebingungan.


"Bukan kah kau yang menguncinya!." Balas Adit sedikit teriak


Ceklekk.


Pintu ruang ganti baru saja terbuka, dan keluar lah Dita yang sudah memakai baju pilihan Adit tadi sambil tersenyum geli. Iya baru saja sadar bahwa iya sendirilah yang mengunci pintu ruang ganti tadi.


"Lupa teross." Balas Adit terkekeh. Dita pun segera mendandani wajahnya dengan memakai sedikit bedak dan lipstik berwarna pink. Tiba-tiba saja ide yang sangat jahat muncul dikepala Dita. Dita yang mendapatkan ide itu langsung menyeringai memandang suaminya yang sadari tadi memandangi nya juga.


"Sayang, kemari sebentar." Panggil Dita lembut. Adit yang dipanggil istrinya langsung berjalan kearah Dita.


"Kau kenapa?." Tanya Adit mengeryit, karena tidak biasanya Dita seperti itu pikirnya.


"Pejamkan mata mu." Perintah Dita lembut. Tanpa berpikir panjang Adit langsung memejamkan matanya. Dengan cepat Dita memulai rencana nya, iya langsung mengolesi lipstik dibibir nya sendiri dengan sangat banyak. Setelah selesai iya langsung mengecup bibir Adit, sehingga membuat Adit terkejut saat mendapat serangan yang sangat mendadak.

__ADS_1


Adit yang bibirnya masih dikecup oleh istrinya itu terus membalasnya, karena sudah kehabisan nafas Dita pun melepaskan kecupan nya itu dan bersorak kegirangan.


"Yey!! Berhasil, horeee!!." Sambil terkekeh dan menepuk kedua tangan nya. Adit yang kebingungan langsung melihat kearah cermin yang ada didepan nya itu, betapa terkejutnya iya saat melihat bibirnya yang sangat merah akibat lipstik yang Dita pakai.


"Kauu!!!." Kesal Adit. Iya langsung menggendong tubuh istrinya keatas ranjang dan menjatuhkan nya. Adit memulai aktivitasnya yaitu menggelitiki pinggang dan sambil mengecup bibir leher Dita dengan sangat ganas.


"Hah! Hhaha, geli Dit!." Ucap Dita tertawa menahan geli akibat Adit yang terus menggelitiki pinggang dan perutnya.


"Itu hukuman mu!." Sahut Adit yang semakin menggelitiki istrinya.


.


.


***Jangan lupa kasih Vote, Like, dan Coment-nya ya para Readers!. Karena itu sangat berguna untuk Author!.


Semoga kalian suka dengan caritanya ini! Dan jangan lupa mampir dikarya Author yang satunya " Sibungas Pembunuh Berantai".


Instagram:@anahmsr


Facebook:AnahMsr


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG***.....


__ADS_2