
Masakan Dita akhirnya selesai, iya pun segera menghidangkan-nya diatas meja. Semua keluarga sudah kumpul dimeja makan, mereka semua sangat bahagia mendapatkan menantu yang sangat baik dan pintar.
"Ini sangat enak, ta." Ucap Tuan Dimas yang memanggil Dita dengan sebutan Ta. Tuan Dimas merasa ketagihan saat merasakan masakan dari menantu-nya itu
Adit yang melihat Keluarga-nya sangat menyukai Dita, ikut senang. Iya sangat beruntung karena tuhan memberikan-nya Istri sepertu Dita sekarang.
Semoga kau selalu bersamaku." Batin Adit menatap wajah Istri-nya yang tengah tertawa.
Mereka semua sudah selesai menyantap semua masakan dari Dita. Tidak ada lagi sisa sedikit pun dari piring-piring yang ada diatas meja, semuanya sudah bersih tanpa sisa.
Saat Dita hendak membersihkan, tangan-nya langsung ditarik oleh Adit. Dita yang tangan-nya ditarik hanya bisa mengikuti arah Adit membawa-nya.
Adit membawa Dita kekamar-nya yang sangat rapi dan mempersona. Dita yang melihat kamar Adit merasa sangat kagum dan terpesona.
"Aku ingin melakukan-nya." Goda Adit yang sudah memeluk Istri-nya dari belakang.
"Lakukan lah." Balas Dita. Adit yang mendengar persetujuan dari Istrinya langsung melancarkan aksinya. Adit mulai membuka-buka baju milik Istrinya itu sambil mengecup bibir manis milik Dita.
Adit terus mengecup leher Dita, meninggalkan semua tanda kepemilikan yang berwarna biru keUngu-unguan. Dita terus mendesah ke(Tidak Tau, Dosa Loh wkkk)
Adit yang mendengar desahan kecil dari Istri-nya semakin membuat juni** miliknya semakin(Isi sendiri Ya heheee)
Satu jam sudah berlalu, kedua pasangan itu masih melakukan hubungan intim dengan sangat kasar. Adit yang melihat Dita sudah mulai lelah langsung menghentikan semuanya.
"Terima kasih, Sayang." Kata Adit mengecup kening Dita.
"Ini semua sudah kewajiban-Ku." Balas Dita tersenyum
Adit langsung menggendong tubuh Dita menuju kamar mandi, untuk membersihkan tubuh mereka berdua yang banjir karena keringat.
Tiga puluh menit kemudian, mereka berdua sudah selesai mandi. Adit kembali menggendong tubuh Istri-nya itu keatas kasur dengan sangat hati-hati.
"Aku tidak membawa baju." Ucap Dita yang mengingat bahwa iya sama sekali tidak membawa pakaian untuk berganti
"Tenanglah. Baju-mu sudah banyak didalam lemariku." Sahut Adit tersenyum ramah kepada Dita
Mereka berdua sudah selesai berpakaian dan segera turun kebawah untuk menghampiri kedua orang tuanya.
"Mah, Pah. Kami pulang dulu." Ucap Adit yang baru sampai diruang keluarga
"Baiklah. Jangan lupa, lekas-lekas buat dede-nya." Sahut Nyonya Lusi. Dita yang mendengar dede hanya bisa menyembunyikan wajahnya dibelakang badan keker Suaminya.
"Segera!." Balas Adit menyeringai. Sedangkan Dita langsung mencubit pinggang Adit dengan keras
Histt
"Mau sekarang, Ya?!." Rayu Adit dengan senyum menyeringai
"Mah, Pah. kami pamit." Kata Dita mengalihkan pembicaraan.
Sedangkan Adit dan kedua orang tuanya hanya bisa menahan tawa karena sangat gemes melihat tingkah Dita.
Sepasang Suami-Istri itu pun akhirnya pulang kekontrakan. Tak lama kemudian, mobil yang kedua-nya tumpangi sudah sampai didepan kontrakan.
__ADS_1
Dita segera masuk kedalam karena ingin kekamar mandi, sedangkan Adit langsung menelpon seseorang.
"Belikan Ice Cream dan Gula Kapas." Suruh Adit kepada orang yang berada disebrang telpon, dan langsung mematikan-nya.
Adit masuk kedalam untuk menemui Istri Kecilnya itu, namun tidak menemukan-nya. Adit pun menuju kedapur, dan melihat Istrinya yang baru keluar dari kamar mandi.
"Apa kau baik-baik saja?." Tanya Adit menghampiri Istrinya langsung.
"Perutku sangat sakit." Sahut Dita lirih
"Kau istirahatlah, biar aku yang akan beres-beres." Ucap Adit yang diangguki oleh Dita. Karena mereka berdua akan segera pindah kerumah baru yang sudah direncana-kan oleh Adit.
Baru saja Dita hendak masuk kamar, tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu, iya pun langsung membuka-nya.
"Ada apa?." Tanya Dita yang baru saja membuka pintu-nya.
"Ini, Nona." Menyerahkan kantong kresek kepada Dita yang berisi Ice Cream dan Gula Kapas.
Dita yang melihat semua itu langsung mengambil-nya dan meninggalkan orang yang masih berdiri diambang pintu.
"Siapa?." Tanya Adit kepada Istri-nya, namun Dita hanya menunjuk keluar tanpa menoleh atau berkata sedikit pun, karena iya ingin menikmati semuanya.
Ketika melihat Istrinya sedang makan Ice Cream iya pun tahu siapa yang datang itu, dan segera pergi keluar.
Saat Adit berada diluar, ternyata orang itu sudah menghilang. Dan anehnya lagi, orang suruhan Adit baru saja sampai didepan kontrakan Adit.
"Ini, Tuan." Menyerahkan semuanya kepada Adit
"Pergilah!." Suruh Adit. Orang suruhan Adit tadi langsung pergi dari hadapan Tuan-nya itu, karena sudah merasakan hawa yang berbeda.
Siapa?." Batin Adit yang bingung
"Bukankah kau tadi sakit perut?." Tanya Adir mengeryit, yang melihat Istrinya sudah menghabiskan semua Ice Cream dan Gula kapas yang banyak tadi.
"Dia sudah kabur." Sahut Dita asal tanpa melihat kearah Adit.
"Makanlah lagi." Menyerahkan kantong kresek yang baru saja diterima-nya.
"Simpan saja." Balas Dita, karena sudah merasa sangat kenyang. Adit pun mengangguk dan membuat-nya kedalam kulkas kecil.
💙Malam hari...
Sepasang Suami-Istri itu tengah melakukan hubungan intim dengan sangat mesra. Ditambah desahan dari keduanya semakin membuat bergairah.
Adit terus menciumi leher dan pipi Dita, dengan dua tangan yang tengah meremas payudara milik Istrinya itu.
Satu jam sudah mereka melakukan itu, akhir-nya selesai. Karena Adit yang melihat Istrinya sudah mengantuk akibat kelelahan.
"Good Sleep, Sayang." Mengecup bibir Dita dengan lembut dan memeluk dengan sangat erat.
💙Pukul 05:33
Dita baru saja bangun dari mimpi-nya dan menyadarkan seluruh Nyawa-nya sambil merenggangkan otot-otot yang terasa sakit akibat malam tadi.
__ADS_1
Iya pun segera turun dan keluar untuk menuju kamar mandi, membersihkan badannya yang lengket dan banyak tanda kecupan dari Adit.
Dua puluh menit kemudian, Dita baru saja keluar. Saat Dita keluar dari kamar mandi, ternyata didepan pintu sudah ad Adit yang menunggu-nya keluar.
"Apa kau menggoda-Ku?." Tanya Adit bodoh sambil tersenyum licik, karena melihat Istrinya yang hanya dililit oleh handuk berwarna putih sampai diatas lutut.
"T, tidak!. Capatlah mandi!!." Suruh Dita yang langsung pergi kekamar-nya, sedangkan Adit tertawa melihat kegugupan dari Istrinya tadi.
"Gadis kecil." Gerutu Adit gemes
Pagi ini mereka tidak sarapan karena hari ini mereka akan berangkat kekampus.
"Tumben cakep." Bicara Dita yang melihat Suaminya tidak memakai kaca mata lagi.
"Emang." Sahut Adit percaya diri
"Tapi Boong. Hhahhaaaa." Tawa Dita terbahak-bahak
Takk
"Aduh!!." Sambil memusut dahinya yang baru saja dijitak oleh Adit.
"Sakit, ya?." Tanya Adit bodoh.
"Gak. Udah ah, ntar kesiangan!." Sahut Dita dan diangguki oleh Adit.
.
.
Bab Author perbaharui🙏
.
.
Follow Ig Author:@anahmsr
Fb:anahmsr
Email:hasnahmr05@gmail.com
.
.
JANGAN LUPA VOTE, RATE, LIKE, DAN COMENT-NYA.
.
.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1