
Tugas itu masih tidak menemukan jawaban nya sama sekali, bahkan kepsek pun tidak tahu jawaban nya.
Entah itu tugas matikmatika atau Ipa dan sejenis nya, karena hanya Pak Aji yang tahu jawaban nya.
"Pak, itukan tidak ada jawaban-nya." Protes salah satu siswa.
"Ada!." Ketus Pak Aji tanpa memandang siswa yang tadi protes
****** we." Batin siswa yang tadi protes.
Pak Udin aja gak tau jawaban-nya, apa-lagi bapak tua ****** ini!." Batin siswi.
Pak Aji kagak ada Akhlak-nya." Batin siswa
Dasar Coconut!. Eh?, Lucknut!." Batin seluruh siswa/i bersama-sama.
Entah kenapa jadi batin mereka sama hanya tuhan yang tahu, karena saya juga tidak tahu.
"Cepat kerjakan!." Bentak Pak Aji, membuyarkan lamunan mereka semua.
"B, baik pak." Sahut meraka semua terbata-bata
Namun jawaban itu tidak membuat Adit merasa kesusahan atau apalah itu, saat ini adit tinggal sedikit lagi.
"Sudah pak." Kata Adit yang berdiri
Seluruh siswa/i yang ada didalam kelas itu langsung memalingkan wajahnya kearah Adit, dan menatap Adit sinis.
Sedangkan Pak Aji saat ini sedang gelisah, karena tugas yang iya berikan sudah ada yang bisa mengerjakan nya.
Gawat nih!, bagaimana dia tahu?. Ya tahu lah, itu-kan gampang buangett ji." Batin pak aji bicara sendiri.
"Kemari!." Suruh Pak Aji, Adit pun segera berjalan menuju kemuka dan menyerahkan bukunya. Pak Aji yang melihat jawaban dari Adit langsung terkejut dan shock sangat.
Tuhkan dia tahu. Kepsek sinting, masa kalah sama salah satu siswa-nya." Batin Pak Aji menghina Kepsek.
"Kau sangat pintar ternyata, duduklah." Kata Pak Aji menyuruh adit kembali
Para siswa/i hanya melongo tak percaya, bahwa siculun bisa mengerjakan tugas yang diberikan Pak Aji dengan waktu yang sebentar.
*Gilaa, culun gila." Batin siswa tak percaya
Jawaban yang membosan-kan." Batin adit tak percaya dengan tugas yang dianggap seluruh siswa/i sangat susah dijawab.
"Kalian semua belajarlah dengan siculun itu." Suruh Pak Aji ada semua siswa/i. Dan pas nya lagi saat itu, kepsek tengah melewati kelas mereka.
Pak Aji pun tersenyum licik karen iya mempunyai ide yang sangat muantapp.
"Kepsek sinting." Teriak Pak Aji agar terdengar ketelinga kepsek. Dan benar saja, kepsek mendengar perkataan dari Pak Aji yang dari dalam, langkah kepsek pun terhenti dan membalikkan badannya segera berjalan menuju kelas yang barusan iya lewati.
"Siapa yang sinting?." Tanya kepsek yang bernama Pak Udin
"Anda." Jawan Pak Aji santay
"Dasar, tidak tau diri." Balas Pak Udin dengan amarah dan mendekati Pak Aji.
"Eh, tunggu-tunggu." Tahan Pak Aji kepada pak udin "Apa bapak bisa menjawab soal yang saya berikan dulu?." Tanya Pak Aj menyeringai.
Sedangkan para murid yang ada dikelas itu hanya melongo dan menonton itu dengan cermat tanpa ada suara sedikit pun.
Pak Udin pun mulai berpikir, mencari jawaban nya yang masih tidak bisa iya dapatkan.
"Tuhkan, siculun itu saja bisa menjawab, kenapa Pak Udin tidak bisa." Ejek Pak Aji.
__ADS_1
"Emang apa jawaban nya?!." Tanya Pak Udin kesal
"Tanya sendiri pada siculun itu." Suruh Pak Aji
"Jawaban nya apa?." Tanya Pak Udin pada Adit
"Tidak tau, pak." Jawan Adit santay.
"Kau bilang dia tahu." Kata Pak Udin yang sudah meninggi.
"Dia tahu." Balas Pak Aji santay.
"Jujur, apa jawaban nya?." Tanya Pak Udin dengan sedikit melemah.
"Tidak tahu, pak." Jawaban yang sama dilontarkan Adit, sehingga membuat Pak Udin naik darah.
Badan Pak Udin saat ini sudah sangat panas sehingga mencapai 40°c, sudah dipastikan bahwa Pak Udin terjangkit dengan Pak Aji.
"Kau, jangan bercanda." Geram Pak Udin pada Adit dan Pak Aji.
"Saya sudah jujur pak, jawaban nya tidak tahu." Sahut Adit
Karena Pak Udin sudah habis kesabaran, iya pun langsung menggebrak meja Pak Uji.
Brakkk
"Eh setan."
"Sinting."
"Bujang lapuk."
"Mama muda."
"Istri tiga."
"JUJUR!!!." Teriak Pak Udin dengan amarah
"Tidak tahu, Pak." Jawab Adit yang masih santay
"Ji, apa jawaban nya?." Tanya Pak Udin yang sudah dingin.
"Tidak tahu, dasar kepsek sinting." Ejek Pak Aji sambil ngupil.
Ngupil adalah kebiasaan Pak Aji saat mengajar. Tapi setelah ada Dita, Pak Aji tidak ngupil lagi, namun saat Dita tidak ada maka Pak Aji akan kembali ngupil, sehingga membuat para siswa/i yang melihat itu hendak muntah.
Apa lagi Pak Udin yang melihat itu, iya langsung menjauhkan badannya dari Pak Aji, karena kebiasaan saat Pak Aji berada diruangan kepsek, iya selalu menyapu tangan nya kebaju milik Pak udin.
"Jelaskan dengan baik." Kata Pak Udin dingin
"Soalnya kan gak ada yang tahu, Pak!." Sahut Adit.
"Iya, tahu." Jawab pak udin
"Lah, itu bapak tahu." Kata salah satu siswi
"Apa?." Tanya Pak Udin yang mulai sinting
Pak udin mengidam penyakit sinting saat Pak Aji memberikan lima soal kepada-nya, namun saat ini iya masih belum menemukan jawaban tersebut.
"Sinting nya keluar." Sahut Pak Aji yang masih ngupil
Emang guru kagak ada akhlakk, andai ada Dita mungkin Pak Aji tidak akan berani berbuat begitu.
__ADS_1
"Ini semua ulahmu." Tunjuk Pak Udin ada Pak Aji
"Iiikh, jarinya bekas taii ayam." Ejek Pak Aji bergidik geli.
"SUDAH, SAYA SUDAH TAHU JAWABAN NYA." Teriak Pak Udin, sehingga membuat murid yang berada disebelah langsung keluar dan melihat nya.
"Apa?." Tanya Pak Aji
"Apa?!.. apa jawaban nya?." Tanya Pak Udin yang semakin sinting.
"Tidak tahu, pak." Jawab Adit yang mulai kesal, namun kekesalan nya itu hilang karenaa.
"Ada apa ini?." Tanya Ibu guru seksi yang bernama Sasa
"Eh, tidak ada apa-apa, Bu." Jawab Pak Udin lembut.
Pak Udin sama seperti Pak Aji yang masih bujang lapuk. Entah kenapa, para wanita tidak ada yang menyukai mereka berdua.
Banyak wanita yang didekati Pak Udin, namun semua itu hanya kehaluan dalam mimpi saja wkkk.
"Hoekkk, ashuu." Kata Pak Aji pura-pura muntah.
"Apa itu benar anak-anak?." Tanya ini sasa lemah lembut
Seluruh murid yang berada disana pun langsung tersenyum licik dan melirik Pak Udin yang mulai gelisah.
"Tadi, Pak Udin memarahi kami semua Bu." Kata salah satu siswa menyeringai.
Dasar!!, murid tidak bisa diajak kompromi. Hedehh, rusak sudah masa depan-ku yang indah ini." Batin pak udin lirih.
"Bukan kah Pak Udin tidak pernah marah-marah?." Tanya Ibu Sasa pada seluruh murid. Karena Ibu Sasa baru pindah seminggu yang lalu, jadi iya tidak terlalu tau apa-apa.
.
.
Bab Author perbaharui🙏
.
.
Follow Ig Author:@anahmsr
Fb:anahmsr
Email:hasnahmr05@gmail.com
.
.
💙Visual sebagai Pak Udin(Kepsek)
💙Visual sebagai Ibu sasa(Suka sama Pak Aji)
JANGAN LUPA VOTE, RATE, LIKE, DAN COMENT-NYA.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG.....