
💙Pagi hari....
Dita dan Adit tengah bersiap-siap, karena mereka berdua hari ini akan masuk kampus. Setelah semuanya sudah siap. Adit langsung menghidupkan kendaraan-nya dan membonceng Dita.
Saat mereka berdua sampai, banyak sekali perkataan jelek yang dilontarkan oleh para murid-murid, namun hanya dianggap angin lalu oleh Adit dan Dita.
Keduanya terus berjalan melewati koridor kampus dengan sangat tenang. Mereka kini sudah berada dikelas-nya. Sama seperti saat dikoridor kampus, para murid yang berada didalam kelas Dita juga mengejek Dita Dan Adit. Namun, tidak satu pun direspon oleh keduanya.
Pelajaran akhirnya selesai. Mereka berdua segera menuju kekantin untuk makan siang. Saat mereka berjalan melewati koridor, tiba-tiba saja, Pak Aji menyiram Dita, sehingga membuat baju Dita menjadi basah kuyup.
Iya pun segera pergi dari hadapan Pak Aji. Sedangkan Adit menatap Pak Aji dengan amarah.
"Saya akan balas, perbuatan anda kepada, Istri saya." Berbicara dengan dingin. Adit pun langsung mengejar Dita. Dita berjalan sambil menangis terisak-isak dengan tubuh yang sangat dingin. Kini iya sudah berada dikontrakan-nya.
Dita segera mengganti baju-nya. Adit baru saja sampai, dan mencari-cari keberadaan Dita. Saat Adit melihat keberadaan Dita, iya langsung memeluk Dita dari belakang. Dita sangat kaget, ketika mendapat pelukan dari Adit.
"Maafkan, aku." Dengan suara khawatir
"Ini bukan salahmu." Sahut Dita yang memalingkan badannya.
"Hem. Sekarang kau mau apa?." Tanya Adit dengan lembut
"Emm. Apa kau tidak bekerja?." Tanya Dita ragu
"Bekerja kok. Aku bekerja dibengkel." Sahut Adit lembut
Kini Dita dan Adit sudah berada kampusnya. Saat ini Yona dkk, tengah menghina Dita dan Adit habis-habisan.
"Hahaaaa, dasar jala**."
"Muka polos, tapi kelakuan kayak jala**."
"Merusak nama kampus saja."
"Jala**."
Yona dkk, terus saja menghina Dita dan Adit. Seseorang dari kejauhan merasa marah, melihat orang yang iya sayang dihina oleh Yona dkk. Iya pun menelpon seseorang. Setelah sambungan telpon terputus, tiba-tiba saja, video Yona tersebar saat iya bersama seorang Pria bertopeng menyusun rencana untuk menjebak Dita dan Adit.
Para Murid-murid yang melihat video itu, semuanya merasa bersalah, karena telah menghina orang yang tidak bersalah. Apa lagi Pak Aji, iya saat ini sangat stress, karena memikirkan bagaimana caranya meminta maaf kepada Dita.
Yona dkk, yang melihat videonya tersebar merasa marah. Iya langsung menelpon seseorang yang pernah menyusun rencana bersama-nya. Namun hasilnya nihil, nomor yang Yona telpon tidak aktif lagi.
Setelah video Yona tersebar. Ada satu lagi video yang membuat satu kampus lebih heboh lagi. Dimana isi video itu, Yona dkk tengah berada disebuah hotel, menemani pria hidung belang.
Kepala Sekolah, sangat marah kepada Yona dkk. Karena mereka bertiga, sudah sangat kurang ajar. Yona dkk langsung dikeluarkan dari sekolahan itu. Mereka bertiga dilempari sampah oleh semua murid.
Brengs**!!!. Sebenarnga kau siapa!!!." Batin Yona geram. Karena ulah orang bertopeng itu, semua rahasianya terbongkar dalam satu menit.
Banyak sekali para murid yang meminta maaf kepada Dita dan Adit. Kini tidak ada lagi yang membicarakan kedua-nya. Adit terus saja berpikir dengan kejadian hari ini.
__ADS_1
Tidak mungkin!. Semua kejadian ini sangatlah mengejutkan." Batin Adit yang sedang berpikir keras
Sedangkan Pak Aji, kini otaknya sudah meledak enggak ketulung. Iya sangat gelisah, harus berbicara dari mana 'A atau C' pikirnya. Karena rencan Yona dkk, iya harus terpisah oleh wanita pujaan hati untuk selama-lamanya.
Setelah pengumuman bahwa sisa lima hari lagi akan menghadapi ujian akhir, Dita dan Adit pun segera pulang. Kini mereka berdua sangat bahwa semua orang kembali baik kepadanya.
Dita dan Adit sudah berada dikontrakan-nya, mereka berdua tengah belajar bersama. Kedua-nya sama-sama pandai, Adit memiliki IQ 270, hanya beda tipis dengan Dita.
💙Lima hari kemudian...
Hubungan Dita dan Adit semakin membaik, kedua-nya sering berpelukan manja. Mereka berdua tengah bersiap-siap untuk berangkat kekampus. Mereka tidak ingin sampai terlambat, karena ujian akan segera dimulai.
Ujian yang mereka hadapi berjalan dengan lancar. Mereka berdua seger pulang kekontrakan, untuk beristirahat.
"Apa kau mau jalan-jalan?." Tanya Adit memeluk Dita dari belakang
"Males, ah." Tolak Dita. Iya pun langsung membaringkan tubuhnya diatas kasur.
"Apa mau camilan?." Karena Dita sering menolak kalau terlebih dulu dibelikan oleh Adit.
"Boleh." Ucap Dita. Adit segera keluar untuk menelpon anak buah-nya.
Tidak beberapa menit kemudian. Para suruhan Adit datang, dengan membawakan camilan dan makanan untuk iya makan bersama Istrinya.
Setelah Adit menerima semua-nya. Iya pun segera masuk kedalam rumah. Adit meletakkan bungkusan diatas meja tamu, dan segera menemui Dita didalam kamar.
Tapi, saat Adit masuk kedalam kamar. Iya langsung menepuk jidat-nya, karena melihat Dita yang sudah tertidur sangat pulas.
Adit mengecup kening Dita dengan sangat mesra, dan langsung memeluk Dita dari belakang. Tak terasa hari sudah sore. Sepasang Suami-Istri itu masih tertidur dengan sangat pulas.
Telpon Adit tiba-tiba saja berbunyi, membuat kedua-nya terbangun. Adit segera keluar dari kamarnya. Sedangkan Dita, iya langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket.
"Cari tahu, terus." Ucap Adit dengan orang sebrang telpon
"......"
"Rencana mereka sangat bersih. Maka dari itu, kalian harus lebih teliti, lagi." Sahut Adit.
"........"
Adit langsung mematikan sambungan telpon-nya, dan segera masuk kedalam rumah. Iya langsung menuju dapur, karena melihat Dita yang tengah makan.
"Sangat lapar, kah?."
Uhuk
Uhukk
Pertanyaan Adit yang tiba-tiba, langsung membuat Dita tersedak. Adit pun langsung mengambilkan air, dan menyerahkan-nya kepada Dita. Dita langsung meminum habis air yang diberikan oleh Adit tadi.
__ADS_1
"Mengejutkan, saja." Cemberut Dita. Adit merasa gemes, melihat Istrinya seperti itu. Iya langsung mencubit pipi Dita, sehingga membekas kemerahan.
"Sakit, tau!." Dengus Dita, sambil memegangi pipinya yang sakit. Sedangkan Adit, iya hanya menjulurkan lidahnya pada Dita, sehingga membuat Dita semakin kesal.
"Sudah, sudah." Ucap Adit, mencium pucuk kepala Dita dan mengacak-ngacak rambut Dita yang masih basah.
"Apa kau tidak lapar?." Tanya Dita yang melihat Adit menatapnya.
"Tidak. Aku sudah makan." Sahut Adit lembut. Dita pun mengangguk, dan segera menghabiskan semua makanan-nya.
Sementara ditempat lain. Seorang pria tengah memandangi foto Dita sendu. Iya sangat merindukan Dita, air matanya tak terasa menetes difoto milik Dita.
Pria itu langsung menyapu air matanya, dan meletakkan foto Dita didalam laci miliknya.
Semoga kau baik-baik saja." Batinnya sendu
Sedangkan disebuah Apertemen. Ada seorang wanita yang tengah menemani Pria hidung belang. Wanita itu, terus bermanja didada bidang milik Pria hidung belang.
Siapa lagi kalau bukan Yona. Kini kehidupan Yona sangat memprihatin-kan. Iya diusir dari rumah oleh keluarga-nya. Maka dari itu, Yona terus menjual tubuhnya demi mendapatkan uang dari Pria hidung belang.
Kedua-nya langsung berhubungan intim, layaknya pasangan Suami-Istri. Desahan dari kedua-nya terus keluar, sehingga membuat mereka semakin bergairah.
Kehidupan Yona saat ini, sama seperti dua temannya itu. Mereka juga sama seperti Yona, yang menjual tubuh mereka demi mendapat uang.
Kalau Nyonya Sarah saat ini, iya tengah bersantai dirumah-nya. Kadang iya merasa kesepian, karena tidak dapat menindas Dita lagi.
.
.
Bab Author perbaharui🙏
.
.
Follow Ig Author:@anahmsr
Fb:anahmsr
Email:hasnahmr05@gmail.com
.
.
JANGAN LUPA VOTE, RATE, LIKE, DAN COMENT-NYA.
.
__ADS_1
.
BERSAMBUNG.....