Istri Pilihan Aki

Istri Pilihan Aki
Makan malam


__ADS_3

Berbelanja dengan pasangan adalah salah satu momen romantis menurut Zee, karena dia kebanyakan nonton drakor. Beda dengan Guntur, menurutnya berbelanja adalah hak yang paling membosankan.


Apa romantisnya coba cuma ngintilin Nyonya belanja sambil dorong-dorong troli belanjaan, dimana letak romantisnya? Kayaknya gue harus protes tuh sama sutradara drakor supaya jangan bikin adegan-adegan yang nyusahin laki. masa


Tapi demi malam yang hangat, apapun dia lakukan, yang kata istrinya adalah suatu momen romantis.


"Say temen-temen kamu mau dimasakin apa?" Tanya Zee ketika mereka sudah berada di tempat sayur dan buah.


"Apa aja juga mereka makan asalkan gratis." Jawab Guntur yang mulai lelah, karena hampir 2 jam dia mengelilingi mall, hanya untuk menemani sang Nyonya cuci mata.


"Coba kamu tanyain temen-temen kamu, kalo mau dibikinin steak, aku beli dagingnya banyakan."


Guntur pun segera mengetik pesan di grup chat.


Tak cukup lama menunggu, pesan balasan pun masuk ke handphone puluhan juta miliknya.


"Dimas, pengen ayam kecap, Jo pengen ikan balado, si Rio pesen tumis kangkung, heh tukang molor pengen makan kangkung, makin pules aja. Kalo si Arka ga minta apa-apa yang penting bisa nambah katanya." Sambil tertawa membacakan pesan yang masuk ke grup chat-nya.


"Aku kira mereka pengen dimasakin masakan western atau masakan yang aneh-aneh, tau nya seleranya sama aja kayak kamu."


"Kalo masakan yang begitu sih gampang beli, di restoran lingkungan kantor juga banyak, tapi kalo masakan rumahan kan mereka jarang makan Yang."


Zee hanya ber oh ria, tanpa suara sambil memilah-milih kangkung segar yang menjadi menu pesanan Rio.


"Kalo suamiku tersayang mau dimasakin apa?" Menghampiri Guntur yang terlihat bosan menemaninya belanja.


"Apa aja aku makan. Eh bikin asinan toge Yang, katanya bagus kan buat kesuburan aku."


"Kan bulan madunya juga masih bulan depan. Bukannya kita rencananya bikin juniornya disana."


Disepanjang perjalanan pulang, Guntur menceritakan bahwa perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan Guntur ternyata adalah perusahaan milik keluarga Iren. Dan Iren ditunjuk sebagai penanggung jawab proyek ini oleh perusahaannya, maka dari itu dia akan sering berhubungan dan bertemu dengan Iren.


Guntur pun meminta agar Zee tidak punya prasangka buruk terhadapnya.


*

__ADS_1


Acara makan malam bersama para sahabat Guntur akhirnya tiba, sedari sore Zee sudah disibukan dengan memasak berbagai macam menu masakan yang dipesan oleh para sahabat Guntur.


"Yang, beneran nih aku ga usah bantuin kamu?" Tanya Guntur yang tengah asyik menonton istrinya memasak.


"Abis kamu ga pernah bener sih bantuin aku nya. Banyakan ciumannya daripada bantuinnya."


"Kan itu mood booster buat kamu Yang. Takut kamu kecapean."


"Alesan!"


Menu tumis kangkung pun menjadi menu masakan yang terakhir Zee buat.


Sekitar pukul tujuh malam, para tamu gratisan itu pun datang.


Para sahabat Guntur langsung menahan tawanya ketika melihat kondisi apartemen Guntur yang telah disulap oleh Zee layaknya rumah Barbie dan Ken.


"Hmpp,,, kayaknya kita salah masuk apartemen deh." Celetuk Rio si pemesan tumis kangkung.


"Kayaknya kita harus manggil dia Ken deh mulai sekarang!" Ledek Dimas


"Bawa apaan lu?" Tanya Guntur melihat toples warna biru yang Dimas bawa.


"Permen buat maen game TOD." Jawabnya sambil tak henti-hentinya menahan tawanya.


Mereka masih saja menahan tawanya hingga Zee ikut bergabung dengan mereka.


"Maaf tadi aku ganti baju dulu."


"Kita juga baru datang kok."


"Yuk langsung aja makan, mumpung masih anget." Ajak Zee.


"Tau aja Nyonya kita puasa dari pagi buat makan gratis disini."


"Dia denger suara kasidah dari perut lu!" Jawab Guntur ketus.

__ADS_1


Ketika mereka sedang menikmati makan malamnya terdengar suara nada dering dari handphone Guntur.


"Say hp kamu bunyi coba liat dulu siapa yang telpon siapa tau penting."


"Jauh Yang, di meja ruang TV, aku ga nyampe." Sambil terus menyelesaikan makanannya.


"Ya kamu jalan ambil tuh hp, masa iya tuh hp nyamperin sendiri kesini."Β 


"Ambilin deh sama kamu. Amal Yang."


Zee begitu terkejut melihat nama yang tertera pada panggilan masuk di handphone suaminya?


Iren? Ngapain tuh Emak tiri Cinderella nelpon laki gue malem-malem?


"Siapa Yang?"


"Emak tiri Cinderella." Menaruh dengan kasar handphone di meja makan.


Guntur langsung menggeser tombol hijau pada pada smartphone puluhan juta miliknya.


"Halo, ada apa Ren?"


"Tolong aku, sekarang aku lagi di ganggu preman. Mobil aku dihadang preman, aku ga bisa lewat." Kata Iren dengan nada ketakutan.


"Oke tunggu, nanti aku kesitu."


"Makasih Var, tar aku share lokasinya ke kamu. Tolong cepetan aku takut!"


"Ok."


"Iren kenapa?" Tanya Dimas dan Arka berbarengan.


"Dia lagi diganggu preman. Mobilnya dikepung sama sekelompok preman."


Zee     : Ngapa ganggu aja si Thor? Orang lagi enak makan juga.😑😑😑

__ADS_1


Author : Timpuk pake ulekan aja Zee kalo kamu kesel mah!!!✌️✌️


__ADS_2