Istri Pilihan Aki

Istri Pilihan Aki
Terpaksa ditunda


__ADS_3

Acara bulan madu yang mereka tunggu-tunggu pun tinggal menghitung hari, pada akhirnya bukan mereka saja yang akan berangkat ke Bali tapi juga kedua keluarga besar mereka termasuk Flower yang sedang liburan semester dan keluarga kecil Fabian. Fabian sengaja mengambil cuti untuk acara jalan-jalan yang disponsori oleh adik iparnya itu.


"Say, kok jadinya kita honeymoonnya rombongan gini sih? Ini mah sama aja kayak study tour." Rengek Zee pada suaminya yang sedang sibuk dengan pekerjaannya.


"Yang penting waktunya bikin junior mereka ga ganggu kita." Jawab Guntur santai, tapi pandangan masih tertuju pada angka-angka di laptopnya, yang pastinya akan membuat Zee stroke bila melihatnya.


"Kamu mah yang dipikirannya cuma bikin junior doang."


"Emang apa lagi? Kan emang itu tujuan kita bulan madu."


"Terus nanti selama 10 hari disana kita cuma maen dikamar doang gitu?"


"Ya, kalo kamu mau, kita juga bisa maen di kamar mandi, di ruang tamu, di kolam renang, di dapur, dan dimana aja yang kamu mau." Jawab Guntur, cekikikan, sambil membayangkan adegan mesum yang akan mereka lakukan di sembarang tempat.


"Cape aku ngomong sama kamu, yang ada dipikiran kamu tuh ga pernah jauh dari s*langk*ngan." Dan pergi meninggalkan suaminya yang masih fokus pada laporan keuangan yang dikirim Dimas. Sedangkan Zee melesat ke ruang tivi untuk maraton drakor, sambil menunggu adik iparnya, yang katanya akan main ke apartemen mereka.


Untuk pertama kalinya Flower mengunjungi apartemen Guntur setelah Guntur menikah. Karena kan biasanya Zee dan Guntur yang berkunjung ke rumah orang tua Guntur.


Flower tak henti-hentinya tertawa melihat perubahan yang sangat drastis dengan kondisi apartemen Kakaknya saat ini.


"Kak Guntur ga ngamuk ini apartemen kebanggaannya berubah jadi rumah Barbie?" Tanya Flower sambil terus tertawa. Karena kemaskulinan apartemen yang selama ini Flower tau, lenyap berganti warna pink dan magenta.


"Emang kenapa? Jadi norak ya?" Tanya Zee bingung, karena selama ini Guntur tak pernah komplain dengan kondisi apartemennya yang berubah nuansa menjadi girly.


"Ga norak sih Kak, aku suka. Tapi kan Kak Guntur paling ga suka sama warna-warna mencolok kayak gini, apalagi pink begini."


"Tapi dia ga pernah komplain kok selama ini."


"Oh, berarti Kakakku itu termasuk ke golongan suami takut istri." Jawab Flower, mengambil kesimpulan sendiri.


*


Zee dan Flower tengah asyik menyusun agenda romantis bulan madu Zee dan Kakaknya.

__ADS_1


Mulai dari sarapan romantis, makan malam romantis bertemakan candle light dinner, jalan-jalan di pantai, melihat sunrise dan sunset, snorkeling, berkeliling kota Bali, berbelanja oleh-oleh, dan masih banyak lagi hal-hal romantis yang dia tulis di agendanya.


"Kalian lagi ngapain sih sibuk amat keliatannya?" Tanya Guntur sambil mengecup singkat bibir istrinya.


"KAKAAAAKKK!!!" Flower tak habis pikir dengan kelakuan mesum kakaknya yang mencium Zee di hadapan matanya.


"Apaan sih Dek? Mau gue cium juga? Sini!" Kata Guntur sambil memonyongkan bibirnya ke arah Flower.


"Cih,,,coba donk kalian pikirin perasaan aku yang jomblo ini! Kalo aku pengen gimana? Aku mau cium siapa coba?"


"Kuliah yang bener dulu sono! Baru mikirin ciuman!" Jawab Guntur sambil mendorong kening adik perempuannya itu dengan telunjuknya.


"Sok suci, emang aku ga tau waktu kuliah Kakak kan banyak ceweknya." Flower keceplosan.


Zee yang mendengar kata-kata Flower langsung menyipitkan matanya dan melirik ke arah suami mesumnya.


"Icip-icip doang Yang, jangan marah gitu donk! Itu semata-mata cuma buat kamu kok."


"Anggaplah mereka jadi kelinci percobaan sebagai media latihan aku, jadi kan pas nikah sama kamu aku udah di tingkat mahir, bukannya itu jadi kamu yang untung?"


"Cih,,, aku baru sadar kalo aku kawin sama soang?"


"Soang? Angsa maksud kamu? Kok aku disamain sama angsa?"


"Iya sama-sama tukang nyosor."


*


Zee dan Flower sedang menyiapkan makan malam, ketika Guntur membaca susunan agenda yang Zee dan Flower buat.


"Yang kok acara intinya ga ditulis di agenda bulan madu kita?" Tanya Guntur, sambil membawa buku agenda kecil ke dapur.


"Acara inti yang mana? Emang kamu mau buat acara apa?" Tanya Zee bingung.

__ADS_1


"Kok disini gak ada jadwal kita bikin junior, berapa kali sehari, dimana aja gitu, dan gayanya gimana aja?" Jawab Guntur sengaja memancing emosi Flower.


"KAKAAAAKKK!" Flower hampir saja melempar sutil di tangannya jika Guntur tidak langsung kabur dari dapur itu.


*


"Dek, ntar Kakak yang anter kamu pulang ya!" Kata Guntur ketika mereka sedang bersantai di ruang keluarga selepas acara makan malam.


"Emang kenapa aku ga boleh nginep?"


"Kalo nginep kamu mau tidur dimana? Kan kamarnya cuma satu."


"Ya tidur sama kalian lah di kamar, ranjang kalian kan gede." Jawab Flower santai. "Lagian udah malem Kak."


"Nanti kamu pengen lagi liat aku sama Zee lagiiiiiiiii….."Β Jawabnya dengan wajah mesum.


"KAKAAAAKKK!" Flower menghadiahi Guntur pukulan dengan bantal bertubi-tubi.


"Say, kayaknya acara honeymoon kita harus kita tunda sampe minggu depan deh." Kata Zee yang keluar dari kamar karena baru beres mandi.


"Emang ada masalah apa Yang?" Tanya Guntur khawatir.


"Aku datang bulan."


"Hahaha,,,sukurin lu, rasain, emang enak, kualat lu Kak sama gue, bobo di sofa ya malam ini! Aku mau bobo sama istrimu tercintah." Tawa Flower menggema di seluruh ruangan apartemen Guntur, sedangkan Guntur ya,,, begitulah, kalian bisa bayangin sendiri..


Guntur : Tuh kan, lagi-lagi begini. Kamu ga puas-puas nyiksa aku Thorrr?😭😭😭😭


Author : Bilang aku cantik dulu donk, entar aku cepetin bulan madunya...πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


Guntur : Serah elu deh Thor, kalo sampe gue ga jadi bulan madu, liatin aja palingan elu yang di bully para reader...πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’


Author : 😭😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2