Istri Pilihan Aki

Istri Pilihan Aki
Baim Tegang


__ADS_3

Hampir setiap pagi Guntur mengalami morning sickness, tubuhnya seperti alergi dengan cahaya mentari pagi, sebab itu tak ada cahaya matahari yang boleh masuk ke apartemennya sebelum jam 10 pagi, mencium aroma masakan membuatnya mual, bahkan wangi parfum miliknya jadi bikin dia pusing.


Ya Allah ni bini, nyusahinnya ga berhenti-henti. Ampe dia hamil aja gue yang harus ngidam. Batin Guntur, ketika melihat istrinya sedang duduk santai di depan tv, yang tak mempedulikan bibi pembantu yang hilir mudik menyapu dan mengepel di ruangan itu.


"Yaaaang.."


"Apa say?" Jawab Zee yang masih khusyuk menonton video klip boyband favoritnya.


"Yang!" Panggil Guntur sekali lagi, hingga membuat Zee menoleh ke arah suaminya.


"Kamu mau apa Say?" Zee berjalan menghampiri suaminya yang masih berdiri di depan pintu kamarnya.


"Peluk!"


"Cih, kamu manja banget sih sekarang." Oceh Zee, sambil memeluk tubuh kekar suaminya


"Harusnya kan aku yang manja-manjaan ke kamu. Kan aku yang lagi hamil." Protes Zee dalam pelukan suaminya.


"Kamu kan tiap hari juga udah manja Yang, gantian donk. Kan sekarang aku lagi ngidam anak kamu." Jawab Guntur.


"Ga salah denger aku? Kamu ngidam anak aku? Terus yang di dalam perut aku ini apa?" Zee sewot.


"Ya anak kita lah. Hasil kerja keras kita selama ini." Jawab Guntur yang tidak mempedulikan bibi pembantu yang mendengarkan obrolan tak berfaedah pasutri Koplak itu.


"Duduk sono yuk. Temenin aku nonton!"


Guntur hanya bisa mengikuti istrinya tanpa protes.


"Kamu lagi nonton apa sih Yang? Ampe nyuekin aku gitu."Β 


"Liat aja sama kamu!" Jawab Zee sambil memencet tombol remote dan kembali memutar video klip EXO yang berjudul 'Love Shot'.


"Cih,,, apa serunya sih liatin cowok-cowok nari. Aku aja geli liatnya." Ucap Guntur dibalas pelototan tajam dari sang istri yang maha benar.

__ADS_1


"Dengerin musik itu bagus buat ibu hamil, kata buku yang aku baca." Zee menerangkan kepada suaminya yang otaknya 10 kali lebih cerdas dibanding dirinya.


"Ada juga musik klasik yang bagus buat kecerdasan otak bayi tuh, fungsinya melatih pendengaran junior dalam rahim kamu, bikin junior tenang dan juga bikin kamu rileks. Lagu 'Ode to joy' milik Beethoven tuh yang sebaiknya kamu dengerin. Bukan lagu kayak gini." Guntur menjelaskan panjang lebar pada istrinya.


"Aku ga kenal Beethoven, pasti mukanya muka-muka orang tua jaman dulu gitu ya? Ga ada keren-kerennya. Dan pastinya dia ga bisa dance kaya EXO gini deh. Ini tuh salah satu cara bikin aku rileks tau Say, jadi liat cowok-cowok ganteng itu penting banget buat aku." Zee mematahkan semua kata-kata suaminya begitu saja.


Hadeuuuuhh, Beethoven mau dibandingin ma EXO. Ga kebayang sama gue Beethoven nge-dance kayak mereka. Bisa jatuh reputasi Beethoven kalo ada yang denger.


Kenapa gue bisa cinta mati sama orang kaya gini sih??


"Aku pengen kalo cowok anak kita mirip sama Mas Kai ya Say." Ucap Zee tanpa mencerna dulu apa yang dibicarakannya.


Lah kan Eneng bikinnya sama abang bukan sama dia.


"Ya mirip aku lah Yang, masa mirip cowok laen. Aku yang kerja keras ampe keringetan dari ujung kali ampe ujung kepala bikin si Junior, masa kamu pengen anak aku mirip Kiai." Protes Guntur, tak terima dengan apa yang Zee ucapkan.


Bodo ah, aku mau nontonin video EXO aja tiap hari supaya Junior mirip Mas Kai aku.


"Gak." Jawab Guntur cepat.


"Aku pengen loh liat kamu pake stelan jas kaya yang dipake Mas Kai. Pasti kamu ga kalah seksi sama dia." Ucap Zee ketika melihat Kai yang mengenakan stelan jas merah di videoklip itu, tanpa melihat kepanikan di wajah suaminya.


"Liat deh Say, kamu pasti ga kalah keren dari Mas Kai. Ntar kamu beli setelan jas ini yah!" Menunjukan foto idolanya tersebut.



Masa iya, gue ngantor pake stelan begitu. Bisa-bisa pada ngiler karyawan cewek di kantor liatnya.


*


Karena hari ini hari Minggu, Zee mengajak Guntur dan ketiga sahabatnya untuk berkunjung ke rumah orang tuanya.


"Ngapain lu Tek ngajak kita kesini?" Tanya Fery yang telah tiba lebih awal dari kedua sahabatnya yang lain, karena jarak rumah Fery hanya berselang tiga rumah dengan rumah orang tuanya.

__ADS_1


"Gue pengen buah mangga harum manis yang ada di depan rumahnya si Baim. Kita maen yuk kesana!" Jawab Zee sambil membuka payung lipat bergambar Hello Kitty.


"Ngapain lu buka-buka payung? Mau ngundang hujan?" Tanya Fery yang aneh dengan tingkah ibu hamil itu.


"Gue takut anak gue kepanasan. Ntar item lagi kayak kulit lu." Jawabnya sambil menyerahkan payungnya kepada Fery.


"Apaan maksudnya ini?"


"Ibu hamil itu ga boleh cape-cape tau." Jawabnya tanpa rasa bersalah sedikitpun.


"Say, ikut yuk! Kak Bian entar sore kesininya. Di rumah lagi ga ada siapa-siapa juga." Ucap Zee melihat suaminya hanya duduk lesu di bangku teras. Karena hari itu kedua orang tua Zee sedang menghadiri pesta pernikahan anak teman ayah Zee.


Dengan terpaksa Guntur mengekori istrinya. Mereka berjalan dibawah payung yang dibawa Fery.


"Ngapa juga ga lakinya aja yang pegangin payung. Berasa lagi mayungin pasangan topeng monyet gue." Guman Fery pada dirinya sendiri.


"Saya masih denger loh Fer, kamu mau lembur sepanjang minggu ini?" Ancam Guntur.


"Maaf Pak."


Baim terkejut melihat Zee dan Guntur yang sedang dipayungi Fery nangkring di depan pagar rumahnya.


"Assalamualaikum,,,Om A'im maen yuk." Ucap Zee menirukan suara anak kecil.


Deg,,,


Kayaknya gue nih korban si Ketek selanjutnya. Batin Baim menjerit.


Kira-kira apa ya yang akan diminta Zee sama si Baim?


Liat foto Mas Kai, bikin jiwa Emak-emak seperti diriku meronta-ronta...


Author ngiler....🀀🀀🀀😍😍

__ADS_1


__ADS_2