Istri seperti babu selingkuhan seperti ratu

Istri seperti babu selingkuhan seperti ratu
Ternyata Hanum juga terlibat


__ADS_3

"Iya pa.. Terimakasih atas pengertian papa.." Ucap Hana.


Untuk sementara ini, Hana memilih untuk berpura-pura tidak tau tentang pengkhianatan mereka. Hana memilih diam, iya ingin tau seberapa lama mereka akan bertahan. Namun, kali ini Hana akan bersikap lebih tegas terhadap Almira.


"Awas kamu mas.. kali ini, Aku tidak akan tinggal diam. Aku akan awasi kamu terus. Apa yang sedang kamu lakukan bersama selingkuhan kamu itu." Ucap Hana.


Lalu, Hana pun menghubungi seseorang. Yang tak lain adalah Sinta. Bos Hana yang dulu. Dan sampai sekarang Hana dan Sinta masih berhubungan baik. Bahkan Sinta masih berharap kalau Hana kerja lagi bersamanya.


"Ada apa Hana?" Tanya Sinta.


"Ibu.. apakah Ibu mempunyai teman seorang hacker?" Tanya Hana. Sinta mengernyitkan dahi dengan pertanyaan Hana.


"Memangnya kenapa Hana? Apa ada orang yang sedang hack kamu?" Tanya Sinta penasaran.


"Enggak kok bu.. saya cuma tanya.. soalnya ini sangat penting.. Aku ga bisa menjelaskannya sekarang.." Jawab Hana. Sinta pun paham dengan yang dibicarakan oleh Hana.


"Punya Hana.. Ibu punya teman seorang hacker yang handal. Kalau kamu perlu bantuan.. kamu bisa menghubungi orang ini. Dan saya akan bantu kamu.." Ucap Sinta.


"Baik.. terimakasih bu.." Ucap Hana.


Sinta pun langsung memberikan nomor temannya itu kepada Hana. Dan Sinta juga memberitahu bahwa Hana sedang memerlukan bantuannya. Tak lama, orang tersebut menghubungi Hana. Hana ingin orang tersebut melacak keberadaan suaminya. Dan apa yang telah dilakukan oleh suami dan selingkuhannya. Tanpa sepengetahuan mereka.


"Ok.. itu adalah hal yang sangat mudah.." Ujar orang tersebut.


"Ok.. terimakasih atas bantuannya.." Ucap Hana.


Tak lama, Orang itu pun berhasil membajak HP sang suami Hana. Dan juga bisa mengetahui apa saja yang telah dilakukan oleh Rendra setiap harinya. Orang itu pun menghubungi Hana kembali.


"Ibu Hana, saya sudah berhasil melacak keberadaan suami Ibu. Dan Ibu Hana juga bisa mengetahui apa saja yang dilakukan oleh suami Ibu." Ucap Orang itu.

__ADS_1


"Baik.. sekali lagi terimakasih atas bantuannya." Ujar Hana.


Hana pun sudah bisa memantau suaminya. Hana memperhatikan kegiatan suaminya tanpa sepengetahuan suaminya itu. Mata Hana terbelalak ketika melihat apa yang telah mereka lakukan. Ternyata, Rendra selama ini telah bermain gila dengan perempuan lain. Dan perempuan itu adalah pembantunya sendiri.


Hati Hana hancur melihat kelakuan mereka yang sudah seperti suami istri. Dan Hana juga mendengar percakapan mereka. Setelah mendengar pengakuan Rendra, Hana lebih sakit lagi. Ternyata, Rendra tidak mencintainya. Bahkan lebih parahnya lagi, Hana mendengar bahwa Hanum juga mengetahui hubungan mereka. Dan Hanum sangat mendukung hubungan terlarang mereka.


"Apa? Jadi, selama ini? Pantas saja ibu mertuaku selalu memperlakukan Aku dengan buruk. Dan pantas saja selama ini Almira selalu diperlakukan layaknya seorang ratu. Dan Aku diperlakukan seperti pembantu.. Ya, Tuhan.. kenapa orang-orang di rumah ini berlaku jahat sama Aku.. apa salahku..?" Ucap Hana lirih. Setelah Hana merasa lega dengan menangis, Iya pun segera mengusap air matanya. Iya tidak akan tinggal diam begitu saja. Iya akan balas perbuatan suami dan mertuanya yang telah mengkhianati dirinya.


Hana memandang wajah putranya yang pulas. Iya mengelus rambut putranya itu. Dan Hana berkata.


"Sayang.. mama janji, akan menjaga dan mendidik kamu sebaik mungkin.. mulai hari ini, mama akan berjuang sendiri demi kamu.. Kita berjuang sama-sama ya sayang.." Ucap Hana sembari mencium kening Rehan.


Hana pun mulai menghubungi Sinta lagi. Hana meminta untuk ketemuan dengan Sinta di tempat biasa. Sinta juga menyanggupi permintaan Hana.


.


.


.


"Bu.. Bolehkah Aku bekerja di kantor ibu lagi?" Tanya Hana. Sinta terbelalak dengan permintaan Hana.


"Kamu serius Hana?" Tanya Sinta.


"Iya bu.. saya serius.. Dan saya rela mau ditempatkan di bagian apapun.." Ucap Hana.


"Saya sangat senang kalau kamu ingin bergabung dengan perusahaan saya Hana.. Dan posisi kamu itu tetap di kantor saya.. karena selama ini, saya masih berharap kamu mau bergabung lagi dengan perusahaan saya Hana.." Ucap Sinta.


"Ah.. terimakasih banyak bu.. saya sangat senang.. Ibu bisa menerima saya kembali.." Ucap Hana.

__ADS_1


"Iya Hana.. sama-sama.." Ujarnya.


"Oh iya.. kalau boleh.. apa boleh saya bekerja sambil membawa anak saya.. saya pastikan anak saya tidak akan menggangu pekerjaan. soalnya kasian, anak saya tidak ada yang jaga.." Ucap Hana.


"Terus, ibu mertua kamu kemana Hana? Apa iya tidak mau menjaga cucunya?" Tanya Sinta. Hana seketika menunduk. Kemudian iya menceritakan semuanya kepada Sinta tentang perlakuan buruk mereka kepada Hana. Mendengar cerita Hana, Sinta hanya menggelengkan kepala. Iya juga ikut geram dengan perbuatan mereka.


"Benar-benar kurang ajar.. jadi, mertua kamu juga ikut-ikutan mendukung anaknya yang salah?" Tanya Sinta. Hana hanya mengangguk dengan pertanyaan Sinta.


"Hana.. maaf sebelumnya.. sebelum kamu menikah dengan Rendra.. Aku sudah menduga bahwa Rendra itu bukanlah pria yang baik.. Dan Aku tidak yakin kalau Rendra akan sungguh-sungguh sama kamu.. karena memang pada dasarnya Rendra itu playboy.." Ucap Sinta.


"Iya bu.. saya minta maaf.. kalau saya tidak mendengarkan ucapan ibu waktu itu.. tapi, sekarang saya sudah tau semuanya.. biarlah, yang terjadi biarlah terjadi. Nasi sudah menjadi bubur.. Dan sekarang, saya hanya ingin menatap masa depan. Saya tidak ingin melihat masa lalu yang menyakitkan.." Ucap Hana.


"Lalu, apa tindakan kamu Hana? Apa kamu akan menggugat suami kamu?" Tanya Sinta.


"Tidak.. saya tidak akan menggugat nya.. saya tidak akan meninggalkan suami saya.. dan saya akan pergi, kalau dia menyuruh saya untuk pergi. Saya akan tetap menjalani tugas saya sebagai seorang istri.. sampai Rendra berkata, tugasmu sudah selesai." Ungkap Hana.


"Lalu?" Tanya Sinta.


"Tapi, saya juga tidak akan tinggal diam kalau saya diperlakukan tidak adil. Saya hanya ingin membalas perbuatan mereka yang semena-mena terhadap saya bu.." Ucap Hana.


"Iya Hana.. saya paham maksud kamu.. semoga rencana kamu berjalan lancar.." Ujar Sinta. Hana pun mengangguk.


...****************...


Mulai hari ini, Hana sudah bisa bekerja lagi di tempat Sinta. Hana berdandan cukup rapi hari ini. Dan iya juga tidak lupa cara merias diri seperti dulu sebelum kenal dengan Rendra. Hanya saja, kali ini penampilan Hana lebih fresh.


Hana juga sudah menyiapkan keperluan suaminya. Setelah Hana keluar dari kamar? Hana berpapasan dengan Almira. Almira melihat Hana dari bawah ke atas. Terlihat sangat elegan dan rapi.


"Loh.. ibu Hana mau kemana? Kenapa rapi banget bu?" Tanya Almira.

__ADS_1


"Mau kemana itu bukan urusan kamu.. harusnya saya yang tanya, kamu mau kemana?" Tanya Hana.


__ADS_2