Istri seperti babu selingkuhan seperti ratu

Istri seperti babu selingkuhan seperti ratu
Bermain dengan pembantu


__ADS_3

"Tapi, bagaimana dengan istri bapak? Bagaimana jika nantinya dia tau?" Ujar Almira bimbang. Rendra pun menghela nafas.


"Almira.. kamu ga perlu khawatir soal itu. Hana ga akan tau tentang hubungan ini.. Lagian, kalau misalnya dia tau kenapa? Ga masalah kan, asal kamu tau.. Aku menikah dengan Hana bukan karena cinta. Tapi karena penasaran. Hana itu cantik, dan bodynya juga sangat bergairah buat Aku. Lagian, dia kan sudah hamil.. dan sudah tidak perawan lagi.." Ujar Rendra terang-terangan. Almira pun terkejut mendengar pengakuan Rendra.


"Jadi, Mas Rendra ini menikahi mbak Hana hanya karena nafsu saja?" Tanya Almira. Rendra pun mengangguk.


"Iya.. lebih tepatnya seperti itu.. tapi, karena Hana sedang mengandung anak Aku, cucu keluarga Adi.. ya Aku harus bertanggung jawab atas dia.." Ucap Rendra. Almira hanya mengangguk paham.


"Terus, kalau Aku sudah ga perawan lagi.. apa mas Rendra akan mencampakkan Aku?" Tanya Almira. Rendra hanya tersenyum mendengar ucapan Almira.


"Setiap perempuan kalau sudah melakukan begituan, pasti akan hilang keperawanannya. Bukan itu yang Aku maksud.. meskipun kamu ga perawan, asal punya mu tetap sempit dan menggigit.. Aku tidak akan mencampakkan kamu.. Dan satu lagi.. asal bisa bermain dengan hot di ranjang.. kalau kamu bisa itu semua.. Aku akan memberikan apa pun yang kamu mau.. kamu mau uang, mobil, rumah.. pasti akan Aku berikan. Asal kamu harus bisa jadi pemuas nafsu Aku.. Tapi, kamu ga boleh hamil.. Aku ga suka perempuan hamil.. nanti punyanya akan longgar setelah melahirkan.." Ujar Rendra.


"Kenapa mas Rendra malah menghamili mbak Hana?" Tanya Almira penasaran.


"Ya, karena Aku kan sudah menikah dengan dia.. dan pastinya harapan orang tuaku adalah cucu. Jadi, ya terpaksa deh.. Aku menghamili Hana.. Sekarang saja.. dia sedang hamil muda dan lemas begitu.. Aku ga boleh melepas hasrat sama dia.. padahal Aku seorang laki-laki.. dan laki-laki itu ga bisa nahan nafsunya.." Tutur Renda. Almira pun mengangguk mengerti. Kemudian, tanpa banyak tanya lagi Rendra pun meraih dagu Almira. Iya menatap Almira lekat-lekat. Dan Almira pun juga menatap Rendra lekat-lekat.


Jantung Almira berdegup sangat kencang. Iya merasa pasrah ketika sedang berhadapan dengan Rendra seperti itu. Entah Almira juga merasa gugup. Baru kali ini Almira melihat laki-laki tampan seperti Rendra.


"Almira.. apakah kamu mau melayani ku malam ini? Aku akan memberikan apapun untuk kamu.. termasuk semua fasilitas yang kamu inginkan.." Ucap Rendra.


"Ini, rejeki nomplok.. ga apa-apa deh.. yang penting Aku ga hamil.." Gumam Almira. Almira pun akhirnya mengangguk. Iya menerima tawaran Rendra. Dan Rendra pun tersenyum.


Kemudian, Rendra pun menatap wajah Almira. Rendra melihat wajah Almira begitu cantik. Kemudian Rendra pun perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Almira. Wajah mereka semakin dekat. Dan Almira semakin dag dig dug.

__ADS_1


Rendra menempelkan bibirnya ke bibir Almira. Kemudian perlahan iya **********. Berlanjut Rendra ******* bagian leher Almira. Lama kelamaan Almira mulai merasakan kenikmatan kemesraan itu. Dan Almira pun mulai mendesah. Setelah itu Rendra pun berkata.


"Apa kamu sudah siap?" Tanya Rendra. Almira pun mengangguk.


Mendengar ini, Rendra pun langsung beraksi. Iya langsung menidurkan Almira. Dan satu persatu pakaian mereka terlepas hingga pakaian dalam.


Rendra pun mulai meraba bagian belahan dada. Sementara Almira juga merasakan kenikmatan itu. Baru kali ini Almira merasakan kenikmatan yang tak terduga. Tangan Rendra juga lanjut meraba ke bagian bawah perut. Rendra mulai memainkannya.


Sementara adik kecil Rendra sudah mulai memberontak meminta ingin dimasukkan. Rendra pun sudah tidak bisa menahan lagi. Rendra akhirnya mulai memasukkan adik kecilnya ke dalam daerah Almira yang paling berharga.


"Argh.. sakit Ren.." Jerit Almira. Rendra pun membungkam mulut Almira.


"Suts..🤫 jangan berisik sayang.. Aku akan melakukannya dengan perlahan.. ini baru pertama kalinya.. nanti kamu akan terbiasa.." Bisik Rendra. Almira pun mulai ngos-ngosan dan terdiam.


Rendra mulai memainkan permainan ranjang yang sangat hot dengan Almira. Hingga Almira juga mulai merasakan kenikmatan surga dunia itu. Dengan refleks, Almira juga bermain yang tidak kalah panas dari Rendra. Almira benar-benar sanggup membuat Rendra puas dengan permainan ranjang. Setelah mereka bermain selama dua jam lamanya, akhirnya mereka mencapai puncak kenikmatan dan Rendra pun mulai melakukan pelepasan hasrat.


"Iya mas Rendra.." Ucap Almira.


"Oh iya.. mulai besok kamu harus ikut KB ya.. biar lebih aman.. Jadi kan Aku ga perlu repot-repot lagi pakai pengaman.." Kata Rendra. Rendra pun juga memberikan sebuah kartu ATM kepada Almira.


"Ini, kamu gunakan uang yang ada disini. Dan kamu bisa berbelanja dengan kartu ini sepuas kamu." Ucap Rendra sembari menyodorkan sebuah kartu. Almira pun mengambil kartu itu.


"Ini beneran buat saya pak?" Tanya Almira tidak percaya.

__ADS_1


"Iya.. dan disitu sudah saya sediakan 500 juta. Silahkan kamu berbelanja sepuas kamu.. Kamu mau ke salon kek, Dan yang penting, rawat juga daerah keperawanan kamu." Ucap Rendra. Almira pun mengangguk paham.


"Baik Pak.. terimakasih.." Jawab Almira. Sebelum ada orang yang mengetahui perbuatan mereka, Rendra pun cepat-cepat memakai pakaiannya. Begitupun juga dengan Almira. Iya segera memakai pakaiannya. Dan Rendra pun diam-diam keluar dari kamar Almira.


Almira pun memandangi kartu ATM itu lagi. Iya tidak menyangka kalau isi ATM itu berisi 500 juta. Almira mulai membayangkan sesuatu.


"Wah.. kalau begini terus.. bisa kaya Aku.. ga apa-apa sih.. melayani Mas Rendra dan memuaskannya di atas ranjang.. yang penting, Aku tetap merawat bagian daerah kewanitaan Aku agar tetap seperti perawan... dan jangan sampai hamil. Ok, mulia besok Aku akan ikut KB. Agar Aku tidak hamil." Ucap Almira kepada dirinya sendiri.


"Aku ga nyangka, ternyata mbak Hana itu cuma pelampiasan nafsu belaka. Tapi kasian juga dia diselingkuhi oleh suaminya sendiri.. tapi bodoh amat ah.." Ucap Almira lagi kepada dirinya sendiri.


.


.


Sementara Rendra, Rendra melihat istrinya yang masih pusing dan lemas. Rendra pun menghampiri istrinya yang terbaring di atas kasur.


"Sayang.. kamu masih pusing?" Tanya Rendra.


"Iya mas.. Aku masih mual dan pusing.. kamu darimana saja mas?" Tanya Hana.


"Aku dari tadi ada di teras rumah sayang.. Aku cari angin sebentar." Jawab Rendra.


"Jangan terlalu lama-lama di luar.. nanti kamu masuk angin.. terus sakit bagaimana?" Ujar Hana.

__ADS_1


"Iya sayang.. terimakasih ya.. kamu sudah mau perhatian.." ucap Rendra.


"Iyalah.. Aku kan istri kamu.." Ujar Hana.


__ADS_2