Istri seperti babu selingkuhan seperti ratu

Istri seperti babu selingkuhan seperti ratu
Part 2 KARMA (Misi Almira)


__ADS_3

Rendra merasa sudah sejauh ini hubungan dirinya dengan Almira. Dan Rendra pun ingin memantapkan hubungannya dengan Almira. Rendra ingin menjadikan Almira sebagai Ratu. Karena Rendra merasa bahwa Almira adalah wanita yang tepat untuk dirinya.


Rendra meminta restu Hanum untuk menikah dengan Almira. Hanum pun merestui rencana itu. Karena Hanum sangat memanjakan Rendra. Apa yang Rendra suka, pasti Hanum juga suka.


"Ma.. Ada yang ingin Aku bicarakan sama mama.." Ujar Rendra.


"Apa itu Rendra..?" Tanya Hanum.


"Ma.. hubungan Aku dengan Almira kan sudah sejauh ini ma.. bahkan, waktu Aku masih berstatus sebagai suami Hana, Aku sudah menjalin hubungan dengan Almira.." Ujar Rendra lagi.


"Lalu?" Tanya Hanum lagi.


"Aku mau minta restu sama mama. Aku mau menikahi Almira ma.. Lagian mama tau sendiri kan bagaimana Almira.." Ucap Rendra.


"Ya, sudah Rendra.. mama merestui kamu sama Almira.. kalau boleh jujur, mama lebih suka kamu bersama Almira daripada bersama Hana. Almira itu lebih cerdas daripada Hana. Mama yakin, kalau kamu bersama Almira.. perusahaan mama akan cepat kembali." Ucap Hanum dengan percaya dirinya.


"Iya ma.. pasti ma.." Ujar Rendra.


"Bantu mama ya sayang.." Ucapnya lagi.


"Mama tenang saja, Aku pasti membantu mama kok.." Ujar Rendra.


...****************...


"Almira.. kapan sih, kamu selesaikan misi kamu?" Tanya seorang laki-laki yang sedang berada di samping Almira.


"Sabar dong Alex sayang.. misi Aku tinggal satu langkah lagi, selesai.." Ujar Almira.


"Tapi, kamu ga beneran jatuh cinta sama laki-laki itu kan?" Ujar pria yang disebut sebagai Alex itu.


"Ya, enggak dong sayang.. mana mungkin Aku jatuh cinta dengan laki-laki seperti itu? Aku kan sudah bilang, bahwa Aku hanya ingin balas dendam dan ingin kuras hartanya doang.. Lagian siapa coba, yang mau jatuh cinta sama laki-laki seperti dia? Laki-laki yang sudah mengkhianati istrinya.. istri yang sempurna seperti Hana saja tega dia khianati.. apalagi saya.. apa iya, dia tidak akan melakukan hal yang sama dengan saya?" Ujar Almira meyakinkan Alex.


"Iya.. Aku percaya sama kamu sayang.. tapi, jangan lama-lama juga ya.. Karena Aku ingin segera mengenalkan kamu dengan orang tuaku.." Kata Alex.


"Iya pasti sayang.. sabar aja ya.. dikit lagi misi Aku selesai kok.." Ucap Almira.


"Iya Sayang.. Aku pasti akan tunggu.." Ujar Alex.

__ADS_1


Misi pertama Almira telah selesai. Almira sudah berhasil mencuri uang perusahaan hingga terkuras habis. Dan membuat Hanum syok dan hampir stres.


Rencana Almira selanjutnya adalah untuk memeras Rendra. Almira tidak benar-benar mencintai Rendra. Iya hanya ingin menguras harta Rendra saja dan membalaskan dendamnya kepada Rendra.


.


.


"Sayang.. kamu dimana?" Tanya Rendra di sebrang telfon.


"Aku lagi di rumah aja sayang.. ga kemana-mana.." Jawabnya.


"Sayang.. hari ini, Aku dan mama mau ke rumah kamu.." Ujar Rendra.


"Untuk apa sayang?" Tanya Almira.


"Hari ini.. Aku dan mama akan melamar kamu.. kamu siap-siap ya?" Ungkap Rendra. Seketika Almira terkejut mendengar ucapan Rendra.


"Apa? Melamar?" Teriak Almira.


"Iya sayang.. kenapa sayang? Apa kamu ga suka?" Tanya Rendra.


Iya sayang.. sama-sama.." Jawab Rendra senang.


Rendra pun mengakhiri telfonnya dengan Almira. Dan Rendra meminta Hanum untuk segera siap-siap. Karena ingin ke rumah Almira.


"Ma.. sekarang mama siap-siap ya.. kita ke rumah Almira hari ini.." Kata Rendra.


"Iya Rendra.. kamu tunggu sebentar ya.. mama ingin siap-siap dulu.." Ujar Hanum. Hanum pun segera siap-siap untuk pergi ke rumah Almira.


.


.


"Almira.. kedatangan saya dan Rendra kesini.. untuk melamar kamu.. apa kamu bersedia untuk menjadi istrinya Rendra?" Tanya Hanum. Almira hanya mengangguk.


"Jawab Almira.. Bersedia atau tidak? Bukan mengangguk.." Ucap Hanum lagi.

__ADS_1


"Iya tante.." Jawab Almira.


"Bagus! Almira.. apa kamu sudah tau peraturan menjadi seorang istri dari Rendra?" Tanya Hanum.


"Belum tante.." Jawab Almira sembari menggelengkan kepala.


"Peraturannya hanya satu, kamu harus menjadi istri yang Rendra inginkan.. jika kamu tidak ingin bernasib sama seperti Hana. Itu saja Almira.." Ujar Hanum.


"Baik tante.." Jawab Almira sembari menganggukkan kepala lagi.


"Belum jadi istri saja.. sudah banyak aturan.. siapa sih yang ga tau dengan sikap Rendra yang suka menang sendiri, Ga sudi Aku diatur-atur oleh Rendra.. amit-amit deh.. jangan sampai.. pokoknya, Aku harus bergerak lebih cepat sebelum pernikahan itu terjadi." Gumamnya.


"Oh iya tante.. kebetulan tante dan Rendra ada disini.. Aku boleh minta tolong ga?" Ucap Almira.


"Minta tolong apa sayang? ngomong aja.." Tanya Rendra.


"Apaan sih.. alay banget!" Gumam Almira lagi dalam hatinya.


"Aku mau minta tanda tangan tante dan kamu sayang.." Ujar Almira.


"Boleh.. tapi, kamu harus janji.. setelah kamu jadi istri Rendra.. kamu harus membantu Rendra untuk mendapatkan kembali perusahaan tante dari tangan Hana." Syarat dari Hanum.


"Iya tante.. tenang saja.." Jawabnya.


"Tapi, kamu minta tanda tangan Aku dan mama buat apa sayang?"


"Tanda tangan ini buat jaga-jaga aja sayang.. nanti kalau misalnya Aku sudah jadi istri kamu, ada sesuatu yang penting, yang membutuhkan tanda tangan kamu atau tante kan bisa mewakilkan.. Contohnya nih.. tante Hanum kan, meminta Aku membantu kamu untuk merebut kembali perusahaan om Adi dari tangan Hana, nanti kalau misalkan perusahaan itu sudah bisa diraih kembali, otomatis kan butuh tanda tangan tante Hanum dan juga kamu sayang.. kalau misalnya nanti pas dapat terus tante Hanum lagi ada halangan bagaimana? Kan bisa diwakilkan sayang.. begitu.." Ujar Almira.


Rendra dan Hanum mengangguk paham dengan apa yang diucapkan oleh Almira.


"Oh.. gitu sayang.." Kata Rendra paham.


"Iya sayang.." Jawabnya.


"Boleh juga ide kamu Almira.. tidak salah saya memilih mantu.. ternyata kamu sangat cerdas Almira.. nanti kalau kamu jadi istri Rendra, kamu ga pantas untuk beres-beres rumah, masak, pokoknya segala pekerjaan pembantu kamu ga pantas.. Kamu pantasnya menjadi seorang nyonya Rendra." Puji Hanum. Almira hanya tersenyum dengan mengangkat bibir sebelah.


"Iya, kamu tidak salah memilih mantu.. dan Aku emang cerdas.. terimakasih atas pujiannya orang munafik.. sebentar lagi siap-siap kalian jadi gelandangan nantinya.." Gumamnya dalam hati.

__ADS_1


Hanum dan Rendra pun memberikan tanda tangan mereka kepada Almira. Almira dapat tersenyum puas melihat mereka menuruti apa yang Almira pinta.


"Dasar orang bodoh.. ternyata orang yang terkenal jahat pun bisa juga Aku tipu.. sabar, sabar Almira.. sebentar lagi misi kamu akan selesai.." Gumamnya.


__ADS_2