Istri Yang Tidak Di Inginkan

Istri Yang Tidak Di Inginkan
Cerita masalalu


__ADS_3

"Balas dendam, akan hal apa?" Reno malah terlihat bingung, ia merasa keluarga tak punya masalah dengan Vira.


"Dulu Tante Ria,"


Flashback


Beberapa tahun lalu sebelum Ria menikah dengan Restu, ternyata Restu sempat menjalin hubungan dengan Rista, Rista adalah wanita cantik, ia tidak lain adalah ibunya Vira yang kini sudah tiada.


Saat itu Restu datang kepada Rista, Rista terlihat bahagia sekali dan dengan hangat menyambut kedatangan laki-laki yang bergelar sebagai kekasih hatinya itu.


Saat Restu datang, Rista bergelayut manja di pangkuan Restu. Tapi pada saat itu, Restu malah tampak tidak bahagia dan ia kelihatan murung.


Rista yang merasa saat ini kekasih hatinya sedang tidak baik-baik saja, ia menatap Restu cukup dalam.


"Mas, apa ada masalah?" dengan nada lembut Rista memberanikan diri untuk bertanya.


Restu mengangguk, Rista membenar posisi dan kini kedua matanya menatap dalam-dalam kedua mata Restu.


"Masalah apa mas?" tanya Rista penuh kawatir.


"Aku bosan hidup miskin," jawab Restu dengan nada meninggi.


"Mas, aku tidak apa-apa, jika kamu miskin, yang penting kita saling mencintai," ujar Rista dengan tulus.


"Rista, aku rasa aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita, dan aku ingin mengakhiri hubungan kita malam ini juga. Karena aku minggu depan akan menikah dengan wanita lain, dia orang kaya dan aku rasa ini bisa membuat hidupku berubah, aku sudah sangat bosan menjadi orang miskin," cecar Restu tanpa memikirkan hati dan perasaan Rista malam itu.


Hati Rista bagikan di sambar petir, buliran air mata mengalir begitu saja tanpa ia suruh. Siapa wanita itu? Kenapa ia tega merebut Mas Restu dariku?


Hati Rista terus bertanya-tanya, namun tidak ada jawaban.


"Mas, aku mencintaimu," lirihnya yang diiringi isak tangis.


"Maaf Ris, aku sudah mencintai wanita lain. Aku sudah tidak mencintaimu lagi," ujarnya yang lagi-lagi tidak memikirkan hati dan perasaan Rista.


Rista memohon pada Restu agar tetap melanjutkan hubungannya dan ia juga bersujud di kaki Restu berharap Restu akan ibah, namun apa yang di pikiran itu salah dan Restu malah menendang Rista dengan kasar, lalu meninggalkan Rista begitu saja tanpa perasaan sama sekali.

__ADS_1


Dan di saat itu Rista berjanji akan membalas semua apa yang di lakukan oleh Restu, ia juga bertekad menghancurkan kebahagiaan Restu, seperti Restu menghancurkan dirinya bagikan debu.


Rasa sakit dalam hatinya tak akan mudah untuk sembuh dan tidak mungkin juga untuk di lupakan begitu saja.


****


Setelah satu minggu berlalu pernikahan Restu dan Ria di gelar dengan begitu meriah, Ria sendiri tidak tahu akan hubungan Restu dengan Rista.


Tapi Ria juga mencintai Restu, dan tahunya Restu saat itu tidak punya kekasih. Hingga akhirnya terjalinlah hubungan asmara yang begitu indah, hingga akhirnya Ria dan Restu memutuskan untuk menikah.


Di saat Restu sudah menikah dengan Ria, ia hidupnya bahagia dan bergelimang harta. Bahkan dengan cepat Restu melupakan Rista dan hidup bahagia dengan keluarga kecilnya.


****


Hingga beberapa tahun berlalu Restu hidupnya semakin bahagia dan sudah punya anak.


Dan di saat itu Rista juga ternyata sudah menikah dan sudah punya anak juga, hidup Rista tak sebahagia Restu, bahkan suami Rista sangat kasar dan kejam pada dirinya.


Tapi Rista menjalani pernikahannya dengan sabar dan ikhlas, hingga lahirlah Vira. Dan setelah beberapa tahun berlalu, Vira juga saat itu sudah usia tepat 17 tahun, Rista memilih menceritakan semuanya pada Vira akan masalalunya dan menyuruh Vira untuk membalas dendam pada keluarga mantan kekasihnya itu.


Hingga pagi datang setelah menceritakan semuanya pada Vira.


Rista memilih untuk mengakhiri hidupnya untuk selamanya. Dan meninggalkan surat untuk Vira yang berisi.


"Balaskan dendam ibu pada mereka, nak!! Mereka yang sudah membuat ibu tidak bahagia dan hidup ibumu ini penuh tekanan batin, Ayahmu juga ibu racun, biarkan kita pergi ke neraka bersama-sama. Selamat tinggal anakku, ingat balaskan dendam ibumu ini nak!"


Vira membaca surat itu dengan buliran air mata yang berjatuhan, ia secara langsung melihat ibu dan ayahnya terlentang dan tak bernyawa di hadapannya.


Sungguh menyedihkan kematian ibunya, ibunya juga sampai tega meracuni ayahnya.


Dan setelah kejadian itu, Vira mulai mencari tahu tentang keluarga Bagaskoro, dan entah suatu kebetulan atau tidak? Ternyata anaknya Restu, itu teman satu sekolahnya dan kebetulan sudah menyukai Vira sejak lama, dari situlah Vira mulai pembalasan dendamnya.


Hingga akhirnya Vira mendapatkan hati Reno, lalu ia juga berusaha mendapatkan hati Restu biarpun dengan cara kotor dan menjijikkan, pada saat itu Vira hanya ingin balas dendam ibunya terbalaskan.


Of Flashback

__ADS_1


"Seperti itu Ren ceritanya," akhir cerita dari Devan.


"Kamu tahu itu semua darimana?" tanya Reno, ia masih ragu dengan cerita Devan.


"Aku menyuruh Handi mabuk bersama Vira, Vira kan tidak mengenal Handi dan tanpa sadar Vira menceritakan semua itu pada Handi, Handi juga merekamnya," jelas Devan pada Reno dan di anggukin oleh Handi.


"Ini rekamannya jika kamu ingin mendengarnya." Handi menyerahkan sebuah pulpen perekam pada Reno, Reno menerima pulpen itu. Dengan serius Reno mendengar rekaman itu, dan benar apa yang di ceritakan oleh Devan baru saja.


Reno menghela nafas berat, ternyata Vira mempunyai sakit hati yang begitu dalam sehingga dia tega menyakiti hati ibunya dan juga dirinya.


Beberapa hari lalu Devan memang menyuruh Handi untuk datang ke sebuah club malam tempat Vira biasanya nongkrong dan di sana ia bertemu dengan Vira, lalu menjalankan rencananya untuk mencari tahu motif, kenapa Vira bisa tega pacaran dengan Reno dan juga papanya Reno secara bersamaan.


Pada malam itu Vira di buat mabuk berat oleh Handi, dan Handi membawa Vira ke hotel, ia tidak melakukan apa-apa pada Vira, ia hanya ingin mencari tahu tentang motif Vira yang tega menyakiti hati Reno dan ibunya. Sesuai arahan Devan saja.


"Vira, hidupnya pasti penuh tekanan batin," lirih Reno tampak prihatin.


"Reno, sebenarnya jika Vira tidak membuat balas dendam ini ada, pasti dia akan bahagia bersama kamu, tapi mungkin Vira bukan wanita yang baik untukmu jadi Tuhan menunjukkan semuanya sekarang," tutur Devan dengan nada lembut.


Reno terdiam, raut wajahnya saat ini sulit di artikan.


"Sudahlah, sudah malam, Dinda sudah menunggumu di kamar. Jangan di anggurin sayang, Vira lupakan saja!" goda Devan dengan jail, membuat Reno menelan ludahnya dengan kasar.


"Iya Ren, ada yang masih segelan kok, mikirin yang bekasan, sayang itu burung perkutut lama di kurung, tidak kunjung di lepas," cibir Handi dan Devan tertawa meledek.


"Dasar kalian brengsek, sana kalian pulang!" usir Reno, Devan dan Handi pun langsung keluar dari dalam ruangan kerjanya Reno untuk pulang.


Setelah kedua temannya yang jailnya itu pulang, Reno berjalan ke kamar.


Sesampainya di kamar, ia melihat paha mulus Dinda, karena Dinda malam ini tidur memakai daster agak tipis dan tidak sengaja selimut yang menyelimuti tubuhnya tersingkap.


Reno menelan ludahnya cepat-cepat, entah perasaan apa ini?


Bersambung


Terimakasih para pembaca setia

__ADS_1


__ADS_2