ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 10


__ADS_3

Tok tok tok


" Melaaa" teriak mama...


" ya ampun pasti dia masih tidur" gumam mama.


Benar saja saat mama membuka pintu kamar Mela, terlihatlah Mela yang sedang tertidur sambil memeluk buket bunga dari Fino tadi.


" Mela, ini sudah sore nak, kamu sudah sholat asar belum?" ujar mama sambil menggoyang - goyangkan tubuh Mela.


Mela pun bangun, ia kaget karena sang mama ada di sampingnya, sementara itu ia teringat ketika tidur tadi ia sedang memeluk bunga dari Fino itu.


" mama" gumam Mela.


" bangun sayang mandi dulu gih terus sholat ya ini sudah sore lho" ujar mama.


" iya ma" jawab Mela dengan suara serak khas bangun tidur.


Mela pun bergegas ke kamar mandi. Sementara mama meletakkan papper bag yang ia bawa lalu keluar.


Setelah sholat Mela membuka papper bag yang ada di nakas.


" gaun " gumam Mela.


🍀🍀🍀🍀🍀


Malam telah tiba.


" sayang udah siap - siap belum? " tanya mama dari depan pintu kamar Mela.


" belum ma Mela bingung nih" jawab Mela. Mama masuk ke kamar Mela, dilihatnya kamar gadisnya itu yang berantakan.


" Ya Allah Mela, apa yang kamu lakuin nak" ujar mama.


" Mela bingung ma, pakai baju apa" ujar Mela gelisah.


" emang belum kamu coba apa gaun yang mama bawa tadi" tanya mama.


" Mela enggak pede ma pakai gaun kaya gitu" ujar Mela polos.


Memang Mela tidak pernak memakai gaun, apalagi gamis meskipun ia selalu berhijab. Namun style yang Mela kenakan selalu modis.


" udah cepetan dipakai, keburu kesini si Finonya" perintah mama, akhirnya Mela mamakai gaun dari mamanya itu.


🍀🍀🍀🍀🍀


Kini Fino sedang memandang dirinya di depan cermin. " kenapa gue jadi gugup gini sih" gumam Fino sambil menyemprotkan parfum di tubuhnya.


" Bismillah Ya Allah berilah hambamu ini kemudahan dalam segala urusan hamba aamiin.." ujar Fino.


Setelah siap Fino segera turun ke bawah.


" ma Fino pergi dulu ya" ujar Fino.


" iya nak hati - hati ya, semoga cepet bawa pulang menantu mama ya" ujar mama.


" iya ma doain Fino ya" jawab Fino malu - malu.


" iya sayang pasti" ujar mama.


" assalamualaikum"


" waalaikumsalam"


Setelah berpamitan dengan mamanya kini Fino bergegas mengendarai mobilnya menuju rumah Mela.

__ADS_1


Tok tok " assalamualaikum om"


" waalaikumsalam masuk nak" Papa Wawan mempersilahkan Fino untuk duduk.


" bentar ya om panggilin Mela dulu" ujar papa.


" iya om"


Setelah beberapa saat Mela pun turun bersama mama papanya.


" Masya Allah cantik sekali kamu Mel" batin Fino, ia terpesona dengan kecantikan Mela. Mela nampak berbeda dari hari - hari biasanya karena hari ini Mela menggunakan gaun berwarna peach dengan jilbab senada, sementara wajahnya tadi sesikit dipoles oleh mamanya. Meskipun make upnya natural membuat Mela semakin cantik hari ini.


" sudah siap Mel?" tanya Fino.


" sudah kak " jawab Mela singkat.


" om tante Fino sama Mela pergi dulu ya, Fino janji jam 9 malam Mela sudah di rumah" ujar Fino.


" iya om percaya sama kamu" jawab papa wawan.


Setelah berpamitan kini Fino dan Mela pergi menuju tempat yang disediakan oleh Fino.


" kamu cantik banget Mel hari ini" ujar Fino.


" makasih, kak Fino bisa aja" jawab Mela.


" serius, ternyata kalau kamu pakai rok kelihatan lebih cantik" ujar Fino lagi.


" emang biasanya Mela kaya apa" tanya Mela.


" maaf ya sebelumnya, menurut aku kamu itu kelihatan tomboy, tapi tetep cantik" jawab Fino.


Kini wajah Mela memanas karena malu atas pujian dari Fino tadi.


Fino membuka pintu, terlihat restoran tersebut sepi. Hanya ada beberapa waiters saja disana. Seluruh restoran itu telah diboking oleh Fino. Ia merubah restoran tersebut menjadi tempat yang sangat romantis di malam hari.


Mela sangat senang atas kejutan yang diberikan oleh Fino.


Tak henti - hentinya Mela tersenyum senang karena baru kali ini Mela diperlakukan seperti orang yang spesial oleh cowok. Setelah duduk mereka disuguhi makanan dan minuman yang telah dipersiapkan tadi.


Mereka makan sambil mengobrol, diiringi musik yang dimainksan oleh grup band dari restoran itu.


Acara makan malam telah usai, Fino mengajak Mela untuk duduk di ayunan dekat kolam renang.


" gimana Mel, kamu suka kan" tanya Fino.


" iya kak Mela suka banget, tempatnya bagus" jawab Mela.


Fino kembali mengungkapkan perasaanya kepada Mela.


" Mela, jujur dari dulu sewaktu aku masih sekolah banyak wanita yang mengejarku, bukannya aku tidak suka wanita, tetapi aku berniat untuk menjalankan bisnisku terlebih dahulu"


" dan kamu tau, kamu adalah wanita pertama yang berhasil mengambil hati aku, menurutku kamu itu berbeda dari wanita lain yang pernah aku kenal, aku memang tidak bisa romantis seperti kebanyakan pria saat menunjukkan cintanya"


" tulus dari dalam hatiku Mel, aku mencintaimu, maukah kamu menjadi kekasihku, Melanie Setiyawan" ujar Fino panjang lebar mengungkapkan isi hatinya kepada Mela.


Kini wajah Mela sangat merah seperti tomat.


" i iya kak aku mau menjadi kekasihmu" jawab Mela.


" Alkhamdulillah aku seneng banget Mel, akhirnya kamu mau menerimaku juga" ujar Fino sangat senang.


" iya kak, Mela juga seneng" ujar Mela.


Akhirnya kini hubungan Mela dan Fino telah resmi menjadi sepasang kekasih.

__ADS_1


Di perjalanan pulang Fino terus saja menggenggam tangan Mela.


" aku bersyukur Mel bisa memiliki kamu, makasih ya" ujar Fino.


" Mela juga kak," jawab Mela.


Mereka telah sampai di rumah Mela. Benar saja kata Fino belum sampai jam 9 mereka sudah sampai di rumah Mela.


" om tante Fino langsung pulang ya sudah malam, nggak enak sama tetangga" ujar Fino.


" iya nak, hati - hati ya di jalan" jawab Papa Wawan.


" iya om assalamualaikum" pamit Fino.


" hati - hati ya kak" ujar Mela.


" iya sayang" jawab Fino.


Mela tersenyum lalu menutup wajahnya menggunakan kedua telapak tangannya karena malu, ini pertama kalinya Fino memanggil Mela dengan sebutan sayang di depan orang tuanya.


Setelah Fino pergi Mela segera masuk ke dalam rumah.


" kamu senyum - senyum terus, kayaknya lagi bahagia nih" goda mama.


" mamaaaa.. mau tau aja" jawab Mela. Ia segera berlari menuju kamarnya, takut sang mama menggodanya lagi.


" kamu sudah jadian ya Mel sama Fino" teriak mama.


" iya ma"


Huaaaaa teriak mama lagi, mama sangat senang akhirnya Mela dan Fino jadian juga.


🍀🍀🍀🍀🍀


Fino POV


Setelah memarkirkan mobilku aku segera masuk kedalam rumah, ternyata mama sama papa sedang duduk di ruang tamu. Sepertinya mereka sengaja menungguku pulang.


" assalamualaikum" ujar ku lalu menghampiri mereka.


" waalaikumsalam" jawab mama dan papa.


" gimana sayang tadi kencannya sukses kan" tanya mama.


" alkhamdulillah sukses dong ma" jawab ku.


" cerita dong sama mama, mama penasaran nih" goda mama.


" Aku sudah jadian ma sama Mela " ujar ku percaya diri.


" alkhamdullah pa akhirnya punya calo mantu juga" ujar mamaku ia kelihatan sangat senang.


" papa ikut seneng nak dengernya" ujar papa.


" makasih ma pa berkat doa dari kalian" ujar ku.


" iya nak, istirahat lah, kamu pasti capek" ujar mama.


" iya ma pa, Fino ke kamar dulu ya" aku pun segera ke kamar untuk istirahat.


" baru juga tadi ketemu, sekarang udah kangen aja" gumam ku.


Tak butuh waktu lama, aku pun langsung tertidur dengan pulasnya.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2