ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 35


__ADS_3

Hari yang ditunggu - tunggu telah tiba. Mela tengah dirias wajahnya sekarang. Dan untuk gaunnya sudah di benarkan oleh Elis sesuai badan Mela yang sekarang.


" elo cantik banget Mel" ujar Tata memuji kecantikan Mela.


" elo juga Ta, semoga nanti ada pangeran yang kecantol sama elo ya" ujar Mela.


" haha bisa aja, tapi semoga aja sih" sahut Tata.


" foto dulu yuk" ajak Tata.


"boleh, nanti gue minta fotonya ya" ujar Mela.


" oke siap"


Setelah dirias Mela hanya berdua saja dengan Tata di kamar. Sementara di ruang tengah, Fino sedang melaksanakan ijab qabul. Yang disaksikan seluruh keluarga besar Mela dan Fino juga.


" sahhh..." satu kata yang menandakan Mela dan Fino telah resmi menjadi sepasang suami istri yang sah secara agama dan tercatat di negara.


Mela dijemput oleh sang mama di kamar untuk segera dipertemukan dengan Fino.


Ceklek.


" ayo sayang, ijab qabulnya sudah selesai, sekarang kamu temui suamimu gih" ajak mama.


" iya ma, Mela jadi grogi nih" ujar Mela.


" nggak papa, sini tangannya pegang tangan mama, dan Tata.. kita keluar bareng ya" ajak mama.


" iya ma"


Kini Mela turun dari kamar melewati tangga, di iringi Tata dan mama di sampingnya. Mereka berjalan pelan - pelan menuju ruang tengah. Menghampiri Fino yang tadi melaksanakan akad nikah.


" MasyaAllah cantik banget bidadariku ini, terima kasih Ya Allah, Engkau telah menghadirkan dia di hidupku" ujar Fino dalam hati.


Sementara Arga yang berada di samping Fino terus menatap Tata. Entah apa yang dipikirkannya sekarang.


" Fin, sebelah Mela siapa dia?" tanya Arga.


" pasti yang dimaksud Arga itu Tata " batin Fino.


" dia mama gue, masak nggak tau sih" goda Fino.


" ih dasar, tante mah gue tau, tadi juga udah ketemu" gerutu Arga.


Belum sempat Fino menjawab mc sudah memberi aba - aba untuk Mela. Karena Mela sudah berada di depan Fino.


Mela mencium tangan Fino sejenak, setelah itu giliran Fino mencium kening Mela.


Banyak orang yang mengabadikan momen itu.


Saatnya acara sungkeman. Setiap orang tua memberi wejangan kepada pengantin secara bergantian. Suasana berubah menjadi mengharukan saat Mela dan Fino memeluk orang tua mereka.


" maafin Mela ya ma pa belum bisa jadi anak yang baik buat kalian"


" Fino minta restu dari mama sama papa ya buat pernikahan kami"


" doain pernikahan kami ya supaya harmonis selalu"


Kurang lebih seperti itu kalimat yang diutarakan oleh Mela dan Fino.


Mama Tika menangis karena bahagia. Tak terasa anaknya sudah dewasa sekarang.

__ADS_1


Mulailah lembaran baru di kehidupan Mela dan Fino.


Waktunya makan - makan dan foto sekarang. Mela dan Fino berpose sesuai arahan forografer. Setelah cukup banyak foto yang di dapat pengantin pun segera mengganti pakaian mereka dengan baju yang satunya lagi.


Mereka nampak serasi ketika turun dari tangga dengan bergandengan tangan.


Mela dan Fino kembali lagi ke atas panggung. Tiba - tiba Arga datang dan duduk di sebelah Fino.


" emm Fin, dia siapa?" tanya Arga kepada Fino.


Mela dan Fino mengikuti arah pandangan Arga.


Mela yang tau maksud dari ucapan Arga itu langsung memanggil Tata.


" Tata... sini bentar dong, ada yang mau ngomong sama elo" ujar Mela.


" ada apa Mel, siapa yang mau bicara sama gue?" tanya Tata setelah berada di samping Mela.


" Ta dia pengen kenalan sama elo" ujar Mela.


Arga menjadi grogi dan malu. Ia bingung harus berbuat apa.


" udah lah jangan malu - malu, sesama jomblo harus berjuang, siapa tau jodoh.. iya nggak sayang? " goda Fino.


" iya mas, kamu benar" jawab Mela.


" sialan, mereka ngerjain gue...


bodo amat, cewek itu cantik, jomblo lagi" batin Arga.


" apa - apaan sih mereka, bikin malu gue aja" batin Tata.


Mereka sama - sama diam karena merasa canggung.


" iya iya gue tau " sahut Arga.


" kenalin gue Arga, sahabatnya Fino " ujar Arga sambil mengulurkan tangannya kepada Tata.


" ehh, gue Tata.. sahabatnya Mela " Jawab Tata.


Mela dan Fino pergi meninggalkan mereka berdua.


" kenapa mereka pergi sih, gue harus ngapain sekarang... ganteng sih.. tapi gue malu" batin Tata.


" maaf ya gue harus ke toilet, kebelet soalnya" pamit Tata.


" oh ya silahkan" jawab Fino.


" gue belum minta nomer hpnya duh... semoga saja berjodoh.. cantik dia" gumam Arga.


Tata pergi ke kamar mandi karena ia merasa grogi. " untung saja bisa melarikan diri, selamat" gumam Tata sambil mengelus dadanya.


" ganteng sih, tapi gue masih takut dekat sama cowok" gumam Tata lagi.


--------------


Sementara itu Mela dan Fino sedang bersalam - salaman dengan para tamu. Mulai dari saudara, teman dekat, karyawan kantor, dan lainnya. Mereka ikut bahagia dengan pernikahan Fino dan Mela.


Acara selesai sore hari. Mela merasa capek karena terlalu lama berdiri.


Setelah mandi dan makan malam Mela merebahkan tubuhnya di kasur. Ia merasa pegal dikakinya.

__ADS_1


" sayang cepek ya?" tanya Fino.


" iya mas, pegal - pegal rasanya" jawab Mela.


" sini mas pijitin, kasihan mama sama dedeknya" ujar Fino.


Mela tersenyum mendengar ucapan Fino.


Fino memijat kaki Mela dengan lembut. Mela menikmati pijitan Fino hingga terlelap.


Fino menciumi wajah Mela. Cup Cup Cup lalu gantian dengan perutnya.


" tidur yang nyenyak ya kalian, kasihan istriku ini" gumam Fino sambil membelai rambut Mela.


Setelah capek memijat Fino ikut membaringakan tubuhnya disamping Mela. Karena capek tidak butuh waktu lama untuk Fino ikut terlelap.


-----------------


Pagi harinya. Sinar mentari menerobos masuk ke celah gorden kamar Mela. Hal itu tidak mengganggu nyenyaknya sepasang pengantin baru itu.


" Astaghfirullah mas kita kesiangan" ujar Mela lantang. Fino terperanjat karena suara gaduh Mela.


" kenapa sayang?, kamu kenapa teriak? " tanya Fino panik.


" hehe maafin Mela, kaget ya?...


kita kesiangan mas" ujar Mela.


Fino melihat jam yang ada di dinding.


" iya, mas nggak denger alarm tadi" ujar Fino sambil menggaruk kepalanya.


Sehabis mandi Mela dan Fino turun ke bawah untuk sarapan. Rupanya sudah ada papa dan mama disana.


" dasar pengantin baru, jam segini baru keluar kamar hahaha" batin mama sambil menyenggol lengan papa.


" kayak belum pernah rasain masa - masa itu aja" ujar papa yang tau isi hati mama.


" haha iya pa, masa paling indah" ujar mama.


Mereka pun memakan sarapan mereka dengan tenang.


-------------


" Ga gimana sih, elo nggak gentel kemarin" ujar Fino.


" gue kan grogi... tapi nggak papa lah, setidaknya udah kenalan sama dia" ujar Arga bangga. " hah cuma kenalan doang, mana jiwa playboymu.." ledek Fino.


" hehe, minta nomer hpnya dong" ujar Arga. " minta aja sendiri, asal elo tau ya, dia cewek yang mau gue kenalin sama elo"


" kalau elo mau, harus janji dulu sama gue" ujar Fino. " apa itu?" tanya Arga.


" jangan pernah sakiti dia, dia itu sahabatnya Mela " ujar Fino.


" iya gue tau, mulai sekarang gue pengen cari yang bisa diajak serius " sahut Arga.


" gue pegang janji elo, nggak pengen apa punya pacar yang halal?" ledek Fino.


" pengen lah, gue juga manusia normal kali" mereka terus saja berdebat karena tidak ada yang mau mengalah..


Bersambung........

__ADS_1


Tunggu next episidenya ya..


Setelah membaca jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.. Like komen sama votenya dongπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2