ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 43


__ADS_3

Setelah bersiap - siap kini keluarga Mela siap untuk pergi bertamasya. Fino mengajak mereka ke tempat wisata kebun buah. Mereka bisa memilih dan memetik sendiri buah dari pohonnya.


" udah lama banget ya ma kita tidak pergi bareng sama papa" ujar Mela.


" iya sayang, terakhir waktu kamu masih SD kan" jawab mama.


" maafin papa ya, papa selalu sibuk terus" sahut papa.


" makanya pa sempetin waktunya buat keluarga juga jangan kerja mulu" ujar mama.


" iya iya, papa kan kerja juga buat kalian" sahut papa.


Papa merasa terpojokan akhirnya memilih diam saja.


Sementara Fino ikut tertawa menikmati perdebatan mereka.


Setelah sampai di tempat wisata tersebut, mereka masuk ke dalam untuk menikmati liburan mendadak mereka.


Mela dan Fino pergi berdua, mereka berpencar dengan mama dan papa.


" sayang, kamu pengen metik buah apa sekarang?" tanya Fino.


" Mela pengen makan belimbing mas, tapi yang manis ya" jawab Mela.


" oke, sekarang kita cari pohonnya" ajak Fino.


Mela sangat menyukai tempat itu. Pemandangan yang asri, udara sejuk. Jauh dari keramaian kota.


Mereka bisa memilih dan memetik buah sendiri sepuasnya. Jika ingin membawa pulang buah tersebut harus ditimbang terlebih dahulu. Harganya pun murah.


" wahh, kayaknya seger ya mas, ambilin yang itu dong" pinta Mela.


" mau berapa sayang?" tanya Fino.


" berapa aja deh, nanti dibawa pulang ya" jawab Mela.


Fino pun memetik belimbing tersebut lalu mengumpulkannya di keranjang bambu yang ia bawa.


Setelah puas memetik belimbing, Mela mengajak Fino berkeliling lagi.


Dua keranjang besar telah penuh rengan buah, Fino mengajak Mela untuk menimbang buah tersebut.


Ternyata Mama Tika dan Papa Fajar sudah sampai terlebih dahulu.


" banyak banget punyamu Mel," ujar mama.


" hehe iya ma, macam - macam kok itu buahnya" jawab Mela.


Setelah menimbang dan membayar, Fino mengajak mereka makan siang di restoran terdekat.


Saat mereka tengah mikmati makan siangnya. Hp Fino berdering.


Drt drt.


" Kok kayak yang semalam ya nomornya" batin Fino. Ia langsung menolak telfon itu.


" siapa mas, kok nggak di angkat sih?" tanya Mela.


" eh... bu bukan siapa - siapa sayang.... Arga tadi yang telfon, mas ke toilet bentar ya" ujar Fino sedikit gugup.

__ADS_1


Saat Fino berjalan lagi ke toilet , hpnya berdering lagi. Fino lalu mengangkatnya.


📞 " Hallo Fino.... aku kangen sama kamu"


📞 " mau apa kamu menelfonku?"


📞 " aku ingin bertemu dengan mu Fino".


📞 " sudahlah jangan mengangguku.. aku sudah menikah sekarang".


Degggg...


Wanita yang menelfon Fino tersebut menjatuhkan hpnya. Begitu kagetnya ia karena seperti itu respon Fino saat mengangkat telfon darinya.


Karena sudah tidak ada suara Fino pun mematikan telfonnya.


" kamu tega Fino, kenapa kamu sudah menikah, siapa gadis itu... kamu jahat Fino " ujar wanita itu frustasi. Ia membanting barang yang ada di dekatnya saat ini.


" hiks..hiks"


" Fino jahat..." teriak Kesya. Wanita itu adalah Kesya. Ia sudah berada di negara ini sejak tadi pagi. Ia menyewa hotel di pusat kota. Dan Fino tidak mengetahuinya sama sekali.


Kesya menghapus air matanya dengan kasar. Tidak peduli make up dan rambutnya berantakan sekarang.


" aku harus bertemu langsung dengan Fino untuk memastikanya" gumam Kesya.


" aku harus merebut Fino dari wanita itu haha" ujar Kesya sangat bersemangat.


Ia segera mencari tau siapa istri Fino tersebut. Bodohnya ia tidak mengetahui jika akun sosial media Fino yang ia ketahui itu sudah tidak aktif sejak lama. Dan akun Fino yang baru terdapat foto pernikahannya dengan Mela.


Kesya menyerah karena hari ini dia tidak mengetahui siapa istri Fino. Ia tertidur dengan keadaan yang sangat kacau.


------------------


Setelah selesai makan Fino mengajak keluarganya untuk melanjutkan jalan - jalan mereka.


Mela ingin menonton bioskop bersama - sama, dan mereka semua tidak keberatan dengan permintaan Mela. Baru setelah itu Fino akan mengajak Mela untuk spa ibu hamil.


Setelah menempuh perjalanan hampir 1 setengah jam, sampailah mereka di kota.


Fino membelokkan mobilnya ke sebuah mall terbesar di kotanya.


Mereka memasuki mall tersebut lalu menuju ke bioskop.


" mas beli tiketnya dulu ya, kalian duduk saja dulu" pamit Fino.


" iya mas, jangan lupa beli minuman sama cemilan ya mas" ujar Mela.


" siap sayang" Fino pun segera membeli tiket dan cemilan.


Mela ingin menonton film romantis. Jadi seperti ketika masih anak - anak dulu, Mela nonton bioskop bersama papa dan mamanya.


Fino sudah kembali dengan membawa beberapa makanan dan minuman di tangannya. Mereka segera duduk di kursi yang sudah tersedia.


Dua jam lamanya mereka nonton film. Tinggal rasa capek saja yang tersisa.


Sebelum pulang Fino mengendarai mobilnya menuju ke tempat spa terlebih dahulu.


" kok kita kesini sih mas?" tanya Mela heran.

__ADS_1


" iya sayang sebenarnya tujuan awal mas libur pengen ajak kamu ke sini, biar di pijat nanti di dalam ya" jawab Fino.


" makasih ya mas, Mela memang capek sih" ujar Mela.


" mama juga mau dong" sahut mama.


" boleh ma, kita semua juga bisa kok " ujar Fino.


Setelah mendaftar di resepsionis mereka semua diberi baju ganti sebelum dipijit.


Mereka berada di satu ruangan nantinya.


Khusus untuk Mela, ia diperlakukan berbeda karena sedang hamil. Fino dan papa dipijit oleh laki - laki sedangkan Mela dan mama ditangani perempuan.


Satu jam lamanya Mela dipijit, tak terasa karena keenakan hingga Mela tertidur.


Setelah itu, mereka harus berendam dengan air hangat yang diberi aroma terapi. Badan mereka menjadi segar kembali. Rasa capek pun hilang seketika.


" makasih ya mas kamu udah ngajak aku sama papa dan mama liburan hari ini" ujar Mela.


" iya sayang, kapan - kapan kita ajak papa sama mama aku juga ya" sahut Fino.


" boleh mas, kita bisa triple date nantinya haha" jawab Mela.


Selesai membayar Fino melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.


Tak terasa mereka pergi hingga sore hari.


Sesampainya di rumah, Mela langsung pergi ke kamarnya. Ia ingin ganti baju saja karena sudah mandi tadi waktu di tempat spa.


" Mela bikinin kopi ya mas" pamit Mela.


" iya sayang"


Mela pun segera pergi ke dapur untuk membuat minuman.


" bikin susu sekalian ah" gumam Mela.


Setelah membuat kopi dan susu untuknya , Mela pun kembali lagi ke kamar.


Untung saja tadi pintunya tidak terkunci, jadi dengan mudah Mela bisa masuk kembali ke kamar.


" mas" panggil Mela.


" aku di sini sayang" teriak Fino dari balkon kamar.


Fino sedang duduk santai sambil melihat laptopnya.


" ini mas kopinya" ujar Mela.


" makasih sayang" kata Fino.


" duduk sini gih, temenin mas ya" ujar Fino.


" iya mas"


Mela pun duduk di samping Fino sambil menikmati senja yang mulai datang, di temani secangkir susu hangat buatannya.


Bersambung.........

__ADS_1


**Up lagi nggak nih????


Komen sama likenya ya 😊🙏🙏**


__ADS_2