
Tok .. tok...tok...
" Ma ada tamu" kata papa.
" iya pa, siapa ya malam - malam begini" ujar mama heran.
Mama pun segera membukakan pintu.
Ceklek..
" permisi bu, apakah benar ini rumahnya mbak Mela? " tanya orang itu.
" iya mas, benar.. ada apa ya?" tanya mama.
" oh, ini tadi mbak Mela pesan sate ayam lewat tofood, harganya 25 ribu" ujar mas - mas tofood itu.
" oh ya sebentar ya mas, saya ambil uang dulu" kata mama lalu mengambil uang untuk membayar.
" ini mas uangnya" ujar mama sambil menyodorkan selembar uang 50 ribu.
" nggak ada yang pas ya bu? " tanya orang itu.
" nggak ada mas, kembaliannya buat masnya aja" ujar mama.
" makasih ya bu, kalau begitu saya permisi dulu" pamitnya.
" iya mas".
" kasihan malam - malam begini masih ada orderan" batin mama..
Setelah membayar mama membawa sate tersebut ke ruang makan.
" dasar Mela, pasti kepingin yang tadi siang nih, ada - ada aja" gumam mama sambil menggeleng - gelengkan kepala.
" ada apa ma?" tanya papa.
" ini si Mela pesen sate lewat tofood tadi" jawab mama.
" ohh kirain tamu siapa" ujar papa.
Papa dan mama melanjutkan ngobrolnya. Sedangkan Mela turun dari kamar sambil membawa dompet.
" ma tadi ada orang ke sini nggak ya nyariin Mela? " tanya Mela.
" maksud kamu sate kan?" mama bertanya balik.
" berarti udah sampai dong, pantesan aja di aplikasi itu udah di anter sampai tujuan, udah nggak sabar pengen makan satenya" ujar Mela dalam hati.
" hehe i iya ma" jawab Mela.
" ini udah mama bayar tadi" sambil memberikan seporsi sate itu kepada Mela.
" makasih ya ma" Mela pun segera menyantapnya di meja makan.
" mama sama papa mau?" ujar Mela menawari mama dan papanya.
" enggak sayang, buat kamu aja.. habiskan ya biar kenyang" jawab papa.
" iya pa"
" makanya kalau pengen itu bilang aja, nggak usah nolak - nolak deh, untung belum tengah malam, masih ada warung yang buka, coba kalau udah larut malam pengenya, siapa yang jual coba" ujar mama menimpali.
" hehhe habisnya Mela malu sih tadi" jawab Mela polos.
__ADS_1
Mela memakan satenya dengan lahap, kalau sekarang ia doyan makan dagingnya. Tak lupa Mela menambahkan nasi sedikit karena masih lapar.
" kenyang juga akhirnya" gumam Mela.
Mama tersenyum melihat Mela yang doyan makan. Tidak seperti dirinya dulu waktu hamil Mela, habis makan pasti mual.
" ma pa Mela ke kamar dulu ya.. ngantuk" pamit Mela.
" iya sayang mama sama papa juga mau ke kamar " ujar mama.
Setelah sampai di kamar Mela langsung tidur karena kekenyangan.
---------------
Fino masih berkutat dengan laptopnya di ruang kerja. Sampai tengah malam Fino masih sibuk saja.
" hoaam" Fino mulai mengantuk sekarang.
" akhirnya selesai juga, capek... ngantuk...
jam berapa ini" gumam Fino lalu melirik jam yang menempel di dinding.
" udah tengah malam ternyata, Mela udah tidur belum ya" tanya Fino dalam hati.
Setelah membereskan meja kerjanya, ia segera menuju kamar untuk tidur.
Karena sudah tidur semua, lampu di rumah itu di matikan.
Fino membuka pintu kamar lalu menguncinya.
" udah tidur ternyata" gumam Fino.
Ia naik ke atas ranjang lalu merebahkan tubuhnya di samping Mela.
" hoek... hoek" Fino mual - mual karena mencium aroma sate di bibir Mela.
Fino berlari ke kamar mandi secara tiba - tiba hingga membangunkan Mela.
" kamu kenapa mas?" tanya Mela bingung.
" hoek.. hoek.." Fino berusaha memuntahkan isi perutnya di wastafel. Tetapi tidak ada yang keluar sama sekali.
Mela menghampiri Fino di kamar mandi.
" kamu kenapa mas?" tanya Mela.
" nggak papa, kamu habis makan apa sih, mulut kamu bau banget" ujar Fino.
Mela langsung menghembuskan nafasnya dari mulut ke telapak tangannya untuk mengecek apakah benar nafasnya bau.
" nggak bau kok, Mela cuma makan sate tadi" ujar Mela polos.
" mas kok tau kalau mulut aku bau?" tanya Mela.
" mas pengen cium kamu tadi, terus langsung mual - mual" jawab Fino.
" ya udah Mela bikinin teh panas ya supaya perutnya agak enakan" ujar Mela.
Fino mengangguk, ia kembali lagi ke ranjang. Sementara Mela pergi ke dapur untuk membuatkan Fino teh.
Teh telah jadi, Mela segera memberikannya kepada Fino.
" ini mas, diminum tehnya" ujar Mela menawarkan teh itu.
__ADS_1
" makasih ya"
Lalu Mela pergi ke kamar mandi untuk menggosok gigi.
" lucu banget kamu mas, aku yang hamil malah kamu yang mual - mual, hahaha" gumam Mela.
Mela keluar dari kamar mandi sambil menciumi bau mulutnya.
" udah seger sekarang, coba kamu cium aku lagi mas" ujar Mela.
" di suruh nyium lagi... emm pasti kamu mau modusin aku ya..." goda Fino.
" mana ada, siapa tau nanti kamu mual - mual lagi kalau tidur sama aku" ujar Mela geram. Ia memanyunkan bibirnya karena kesal.
" hehehe" Fino langsung menarik Mela ke pelukannya. Tidak hanya ciuman saja, tetapi Fino juga me****t bibir Mela itu.
Karena kehabisan nafas, Mela langsung menyudahinya.
" sekarang yang modus kamu kan mas, bukan aku" Mela membela dirinya.
" modus sama istri dapat pahala kan, apalagi kalau kamu duluan yang minta, pahalanya berlipat ganda sayang" jawab Fino.
Sebelum sempat Mela menjawab Fino melanjutkan aksinya lebih jauh lagi. Mela hanya pasrah saja dengan perlakuan lembut Fino.
...----------------------------...
Pagi hari di rumah Tata.
Tata bangun pagi sekali untuk bersiap wawancara, ia takut akan terlambat nanti.
" huh huh" Tata meyakinkan diri supaya tidak grogi.
" udah rapi aja nih anak mama, mau ke mana sih." tanya mama Tata.
" Tata ada wawancara kerja ma hari ini, doain Tata ya biar lancar nanti" jawab Tata.
" alkhamdulillah kalau kamu mau kerja, mama doain kamu selalu, supaya diterima, diberi kelancaran, sama kesuksesan ya" doa dari mama adalah semangat buat Tata.
" aamiin, makasih ya ma, Tata janji nggak akan ngecewain mama nanti" ujar Tata.
" iya sayang "
Tata dan mama segera memulai sarapannya. Karena Tata hanya tinggal berdua saja di rumah, sedangkan Papanya bekerja di luar kota.
Setelah berpamitan Tata pun berangkat menuju kantor untuk wawancara. Ia berangkat pagi - pagi supaya tidak kena macet. Biasalah masih karyawan baru pasti datangnya pagi - pagi, tapi kalau sudah karyawan kontrak datangnya selalu mepet kan waktunya😁✌.
---------------------
Di kamar Mela.
" sayang mas sarapan di kantor aja ya, mas sibuk lagi hari ini" ujar Fino.
" iya mas, tapi jangan lupa ya nanti sarapan" tegas Mela.
" iya nanti" jawab Fino singkat.
Setelah berpamitan Fino segera mengendarai mobilnya ke kantor. Fino juga berangkat pagi hari ini. Ia sangat sibuk dengan pekerjaanya. Rasa capek dan kantuk ia lupakan sejenak. Tanggung jawabnya sekarang adalah mencari nafkah untuk keluarga kecilnya.
Bersambung.............
**Mau lanjut lagi nggak nih???
Likenya ya jangan lupa✌**
__ADS_1