
Di perjalanan pulang, tak henti - hentinya Mela tersenyum.
" kenapa ya berkali - kali akmal nembak gue rasanya tuh biasa aja, tapi lain kalo kak Fino yang nembak gue, hati ini rasanaya berdebar - debar terus, seneng banget rasanya" gumam Mela.
Mela telah sampai dirumahnya. Setelah memarkirkan motornya ia segera masuk ke dalam.
" assalamualaikum ma pa" Mela mengucapkan salam kepada kedua orang tuanya yang sedang menonton tv.
" waalaikumsalam sayang, tumben sampai sore pulangnya" ujar papa.
" iya pa, Mela mampir dulu ke cafe xx tadi" jawab Mela.
" mandi dulu gih nanti masuk angin lagi hujan - hujanan gitu" ujar mama.
" iya ma Mela ke atas dulu ya" Mela pun bergegas ke kamarnya.
Setelah masuk ke kamar Mela merebahkan tubuhnya sebentar diranjang.
" terima enggak ya kak Fino, tapi bener juga sih katanya tadi. Yang terbaik itu memang pilihan orang tua" gumam Mela.
Ting.
pesan masuk diponsel Mela.
✉ Fino " sudah sampai rumah belum
Mel? "
" Kak Fino" Mela sangat senang karena yang sedang ada dipikirannya tiba - tiba mengiriminya pesan.
✉ Mela " baru aja sampai kak"
✉ Fino " jangan lupa mandi terus sholat ya"
✉ Mela " iya kak, ini juga mau mandi"
✉ Fino " ya sudah sampai jumpa besok ya, kalau bisa sama jawabannya ya..
✉ Mela " Insya Allah kak "
" tuh kan gue harus jawab besok, gue harus gimana coba " gumam Mela.
Mela pun bergegas mandi, lalu melaksanakan sholat asar.
Malam telah tiba. Mela sedang belajar di kamarnya.
Ponselnya tiba - tiba berdering.
" Tata... ngapain nelfon" gumam Mela.
📞 " hallo Ta ada apa?"
📞 " nggak papa Mel, pengen ngobrol aja sama elu "
📞 " ya elah, belum puas tadi sampai sore juga, gue lagi belajar tau"
📞 " gue kira lagi ngegame, tumben lo belajar"
📞 " gue itu sekarang udah nggak boleh lagi ngegame, olah raga pun suruh ngurangin , harus fokus sama masa depan"
📞 " terus gimana tadi, sukses nggak?"
📞 " apanya?"
📞 " itu sama kak Fino "
📞 " besok deh gue ceritain, gue mau tidur udah malam, bye"
Mela pun mematikan ponselnya.
Hati Mela menjadi dag dig dug, takut Tata mendengar degupan jantungnya lalu buru - buru Mela mematikan teleponnya.
🍀🍀🍀🍀🍀
" kenapa nggak bisa tidur ya, jadi kepikiran terus sama Mela, haus lagi " gumam Fino.
Fino pun keluar dari kamarnya untuk mengambil minum di dapur. Setelah minum Fino terkejut karena tiba - tiba ada sang mama dibelakangnya.
__ADS_1
" mama... ngagetin Fino aja" ujar Fino.
" sengaja sayang, kamu kok belum tidur sih" tanya Mama.
" Fino nggak bisa tidur ma" ujar Fino.
" tumben, kenapa? cerita dong sama mama" ujar mama.
" nggak ada sih, cuma tadi..." Fino tidak melanjutkan ceritanya karena takut mamanya itu akan menggodanya.
" tadi apa sayang, masa mau cerita kok enggak jadi" mama jadi penasaran.
" nggak papa ma, nggak jadi"
" kok nggak jadi sih, kan nanggung...
ayo lah nanti mama jadi ikut - ikutan nggak bisa tidur lho" pancing mama.
" baiklah tapi mama janji ya.. jangan menggodaku" tutur Fino.
" iya mama janji"
Fino pun menceritakan kejadian di cafe tadi bersama Mela. Mama tersenyum senang mendengar cerita Fino.
" bagus sayang, doa mama semoga Mela mau menerima kamu, habis itu kalian nikah deh" doa mama.
" aamiin " " Fino ke kamar dulu ya ma" Fino pamit kepada mamanya.
" iya nak semoga sukses" ujar mama, Fino pun kembali ke kamarnya, tidak butuh waktu lama Fino pun tertidur juga.
🍀🍀🍀🍀🍀
Malam telah berganti pagi. Mentari memancarkan sinarnya malu - malu.
Kini Mela tengah membantu mamanya memasak di dapur.
" gimana ma enak nggak masakan aku" tanya Mela.
" mama coba ya" ..
Slurppp..
" lumayan sayang, enak kamu pintar deh sekarang " ujar mama memuji Mela. Meskipun Mela bisa dibilang masih amatir soal memasak, tetapi hasil dari masakan Mela sangat memuaskan.
Setelah selesai menghidangkan masakannya Mela pun segera sarapan bersama orang tuanya.
Ketika tengah asyik menyantap sarapan, tiba - tiba ponsel Mela berdering, tetapi Mela tidak mengangkatnya.
" kok enggak diangkat sih Mel, telfon dari siapa? " tanya mama.
" dari kak Fino ma" jawab Mela.
" angkat dong sayang, siapa tau penting" ujar papa.
📞 " hallo kak, ada apa?"
📞 " Mel, kamu belum berangkat kan?"
📞 " belum kak, bentar lagi"
📞 " ya sudah aku kesitu ya"
📞 " iya kak"
" ada apa sayang??" tanya mama.
" kak Fino mau jemput aku ma" jawab Mela.
" ohh.. buruan gih selesain sarapannya" ujar mama.
" iya ma, ini udah mau habis" jawab Mela.
" kenapa jadi deg - degan gini sih aduhhh" batin Mela.
" bukannya siap - siap malah bengong sih Mel" ujar mama.
" mama ih Mela kan jadi kaget" ujar Mela.
__ADS_1
" lagian pagi - pagi udah bengong aja kamu, mikirin apa sih" tanya mama.
" kasih tau enggak ya.." goda Mela.
" ya siapa tau kamu lagi ada masalah terus butuh temen curhat gitu" ujar mama.
" ada deh urusan anak muda ma" teriak Mela sambil berlari ke kamarnya.
" dasar anak muda" gumam mama.
Mela menjadi sangat gugup sekarang. Ia bingung harus mengatakan apa kepada Fino.
Sementara itu kini Fino telah sampai di depan rumah Mela. Fino segera turun dari mobil, ia melangkahkan kakinya menuju pintu rumah Mela.
Tok tok tok .
Mama Tika membukakan pintu untuk Fino.
" assalamualaikum Tante" Fino mengucapkan salam lalu mencium punggung tangan Mama Tika dan Papa Wawan.
" waalaikumsalam masuk dulu nak" jawab mama.
" makasih tante " ujar Fino.
" tante buatin minum dulu ya"
" nggak usah tante terima kasih" jawab Fino.
" oh ya omm tante Fino mau minta ijin, nanti malam mau ajak Mela dinner, boleh tidak" Fino meminta ijin kepada kedua orang tua Mela, supaya Mela boleh ia ajak keluar nanti malam.
" boleh kan pa?" tanya mama Tika kepada Papa Wawan.
" boleh nak kami selalu mendukung kalian" jawab papa.
" terima kasih omm tante, Fino janji akan menjaga Mela " ujar Fino.
Akhirnya yang ditunggu - tunggu datang juga. Mela turun melewati tangga dengan sedikit berlari.
" Ya Allah memang sempurna sekali ciptaan Mu itu" batin Fino saat melihat Mela berlari kearahnya.
" kak Fino udah dari tadi ya nungguin Mela " tanya Mela.
" belum lama kok Mel" jawab Fino.
" berangkat yuk kak" ajak Mela.
" ma pa Mela berangkat dulu ya assalamualaikum" pamit Mela.
" om tante Fino pamit dulu ya assalamualaikum " pamit Fino.
" iya nak waalaikumsalam hati - hati ya dijalan" jawab mama dan papa.
" Fino om titip Mela ya, om percaya sama kamu" ujar papa wawan.
" iya om Fino janji akan menjaga Mela " jawab Fino.
" yes lampu hijau nih" batin Fino girang😂
Fino mengendarai mobilnya menuju kampus Mela. Di dalam mobil Mela kembali deg - degan karena gugup.
" Mel kamu sudah ada jawabannya kan" tanya Fino.
" ehhh..." Mela akan menjawab namun langsung dicegah oleh Fino.
" nanti malam aja Mel jawabannya, aku pengen mengajak kamu ke suatu tempat, aku juga sudah ijin sama orang tua kamu tadi" ujar Fino.
" i iya kak" jawab Mela terbata.
" untung aja enggak sekarang, ya ampun kenapa gue terus saja gugup sih, menciut nyali gue" batin Mela. Mela terus saja memilin ujung bajunya. Sementara Fino tetap fokus menyetir karena takut Mela terlambat. Hingga akhirnya mereka sampai di kampus Mela.
" makasih ya kak" ujar Mela.
" iya Mel, jangan lupa ya nanti malam, jam 7 aku jemput kamu" ujar Fino.
" iya kak assalamualaikum " pamit Mela.
" waalaikumsalam " Fino pun pergi meninggalkan kampus Mela. Sementara Mela tengah berlari menuju kelasnya.
__ADS_1
Bersambung.....