ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 21


__ADS_3

Pagi menjelang siang. Fino dan Mela sedang melakukan perjalanan menuju pantai. Karena perjalanan jauh, Mela membawa bekal sendiri untuk mereka sarapan. Untuk menyingkat waktu Fino memilih melewati jalan tol.


" mas masih jauh ya rest areanya?" tanya Mela.


" lumayan, kamu sudah laper ya?" ujar Fino.


" iya mas, Mela laper"


" ya sudah kamu makan aja dulu sayang, nanti sakit perut lagi" ujar Fino menyuruh Mela makan dulu, sebetulnya perut Fino juga sudah keroncongan dari tadi. Tapi ia tahan dulu karena sedang mengendarai mobil.


" iya mas, Mela makan dulu ya" ujar Mela.


" kasihan mas Fino, pasti dia juga lapar. Mela suapin aja ya biar tetep bisa makan bareng" batin Mela.


Mela pun segera membuka nasi bekal itu. " bismillah" ucap Mela lalu memakan nasinya sesuap. Setelah itu ia menyendok nasi lagi, lalu menyuapi Fino.


" mas... aaa, buka mulutnya" ujar Mela sambil menyuapi Fino. Fino pun meneruti Mela. Ia merasa senang karena Mela perhatian kepadanya.


"tau aja kalau mas sudah laper banget" ujar Fino.


" iya mas, nggak tega kalau Mela makan sendiri" jawab Mela.


" hehehe tambah enak makannya sepiring berdua kayak gini" ujar Fino.


" iya mas"


Mela pun terus makan sambil menyuapi Fino sampai mereka berdua kenyang.


" Alkhamdulillah mas, Mela kenyang" ujar Mela sambil membereskan bekas makannya tadi.


" iya mas juga"


" ini minumnya"


" makasih sayang".


**********


Setelah menempuh perjalanan selama tiga jam, mereka pun sampai juga di pantai. Segarnya angin yang berhembus membuat ranting pohon bergoyang - goyang. Cuaca yang cerah menambah indahnya pemandangan di pantai tersebut.


Mela dan Fino bersiap - siap menuju pantai.


" sayang kameranya jadi dibawa kan tadi?" tanya Fino.


" iya mas, ini di ransel" jawab Mela.


" oke, sini mas aja yang bawa ranselnya" ujar Fino mengambil ransel milik Mela itu.


Mereka berjalan sambil bergandengan tangan menuju bibir pantai.


" mas foto dulu yuk" ajak Mela.


" ayo" Fino pun mengambil kamera di ransel Mela. Mereka berfoto dengan berbagai gaya. Sesekali Mela berpose sendiri dan Fino yang memfotonya.


" sayang ada kuda di sana, kita sewa yuk" ajak Fino.


" nggak ah Mela takut" ujar Mela.

__ADS_1


" kan ada aku, kenapa harus takut. Nggak bakal gigit juga" ujar Fino sambil menarik tangan Mela supaya mengikutinya.


" pak kami mau sewa kudanya" ujar Fino kepada pemilik kuda tersebut.


" iya mas silahkan, nanti bisa berkeliling sepuasnya ya" jawab pemilik kuda.


" iya pak terima kasih"


Fino menuntun Mela untuk naik terlebih dahulu, sementara Fino duduk di belakang Mela.


Fino mengajak Mela berkeliling pantai sambil naik kuda sekarang.


" ternyata menyenangkan ya, nggak seperti yang aku bayangin tadi" ujar Mela.


" nggak gigit kamu kan kudanya?" goda Fino.


" enggak dong, malahan Mela seneng" ujar Mela polos.


" nanti aku fotoin kamu ya disana" ujar Fino sambil menunjuk spot foto yang bagus.


" siap komandan" jawab Mela sambil tanganya hormat kepada Fino.


Setelah sampai di tempat yang di tunjuk oleh Fino tadi, Mela dan Fino pun turun dari kuda lalu foto bersama. Mereka berpose sendiri secara bergantian.


Setelah puas foto dengan kuda Fino mengajak Mela mengembalikan kuda kepada pemiliknya sekarang.


" ini pak uangnya" ujar Fino saat membayar sewa kuda tadi. Ia memberikan uang seratus ribu.


" oh ya, sebentar kembaliannya" jawab pemilik kuda.


" nggak usah pak, buat bapak aja" ujar Fino menolak kembaliannya.


" baik banget suamiku ini" batin Mela.


Setelah itu Fino dan Mela berjalan ke warung makan untuk makan siang.


" sayang pengen makan pakai apa?" tanya Mela.


"terserah kamu sayang, apa aja aku mau" jawab Fino.


" ya sudah bentar ya Mela pesenin dulu" Mela pun memesan makanan kepada pemilik warung tersebut. Setelah itu ia kembali lagi ke mejanya.


" kamu pesen apa aja sayang ?" tanya Fino.


" ikan bakar sama cumi asam manis, terus minumnya teh manis" jawab Mela.


" ohh, enak kayaknya" ujar Fino tidak sabar ingin segera menikmati makan siangnya.


Setelah menunggu beberapa saat pesanan mereka pun datang juga.


Tidak perlu basa basi mereka segera menyantap makanannya.


" sayang aaaa" ujar Fino mencoba menyuapi Mela.


" gantian sayang, tadi kan kamu yang nyuapi aku"


Dengan senang hati Mela menerima suapan dari Fino.

__ADS_1


Makanan pun sudah habis saatnya mereka melaksanakan sholat duhur sekarang.


Makan siang sudah, sholat pun juga sudah. Saatnya mereka melanjutkan jalan - jalan sebentar sebelum pulang.


Mela lari - lari di kejar Fino menyusuri pantai. Saat Fino berhasil


menangkap Mela, Fino langsung memeluk Mela dari belakang. Mela tidak menolak itu. Terlihat mereka menikmati liburan hari ini. Dunia serasa milik berdua, mereka tidak menghiraukan orang lain yang sedang berlibur juga.


Setelah capek berlari Mela dan Fino duduk di bawah pohon untuk berteduh karena panas.


" minum dulu mas" ujar Mela setelah mengambil botol air mineral dari dalam ranselnya.


" makasih sayang " Fino langsung meminum minumannya. Lalu gantian Mela setelahnya.


" capek juga ya lari - lari, tapi seneng rasanya liburan bareng kekasih halalku" ujar Fino.


" iya ya mas, Mela seneng... banget hari ini. bisa berduaan sama kamu mas" ujar Mela.


" seneng ya, bulan madu yuk" ajak Fino.


" emmm, emang harus ya mas" tanya Mela.


" ya harus dong, kemana gitu, biar bisa berduaan terus sama kamu" ujar Fino.


" biar cepet punya dedek bayi sayang " ujar Fino di dekat telinga Mela.


Mela merinding mendengar itu. Ia tersipu malu mendengar ucapan Fino.


" di rumah kan juga bisa mas" ujar Mela.


" pokoknya harus, nanti aku lihat jadwal aku dulu ya, terus kita pergi bulan madu, siap sayang? " ujar Fino antusias.


" kenapa aku jadi ngeri begini sih, biar pun aku menolak pasti dia tetap memaksa" batin Mela.


" sayang... malah bengong sih" ujar Fino membuyarkan lamunan Mela.


" eh iya mas kenapa? " tanya Mela.


" kamu siap kan buat bulan madu kita?" tanya Fino sekali lagi.


" insya allah mas Mela siap" jawab Mela.


" oke, kalau kamu sudah setuju, aku akan segera kosongkan jadwalku besok" ujar Fino girang.


Siang telah berganti sore. Sebelum mereka pulang Fino mengajak Mela untuk mandi dan sholat asar terlebih dahulu. Baru setelah itu mereka melakukan perjalanan pulang.


" bismillah semoga selamat sampai tujuan" ujar Mela saat Fino mulai melajukan mobilnya.


" aamiin" .


Seperti waktu berangkat tadi, mereka menempuh perjalanan pulang selama tiga jam. Karena sepanjang perjalanan Mela mengajak Fino mengobrol membuat mereka tidak bosan di mobil. Mela meminta Fino untuk bergantian mengendarai mobil tetapi Fino tidak mau.


Sampai akhirnya mereka sampai juga di apartemen milik Fino itu. Karena capek Mela dan Fino pun langsung istirahat di kamar mereka.


Bersambung.....


**Hai teman - teman jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya setelah membaca.

__ADS_1


Supaya aku tambah semangat lagi upnya.


Mohon kritik dan sarannya ya...😊😊**


__ADS_2