ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 47


__ADS_3

" semoga aja mereka berjodoh, biar makin dekat kan persahabatan kita haha" ujar Mela.


Saat ini Mela sedang mengupas apel di meja makan. Sementara Mama Tika sedang pergi entah kemana.


" bosen banget rasanya di rumah sendirian, Tata mah enak bisa bekerja sekarang" lirih Mela.


Buah yang Mela kupas sudah banyak, ia segera membawanya ke ruang keluarga. Mela menyalakan tv lalu duduk di sofa.


" Mama Sinta apa kabar ya, Mela jadi kangen deh udah lama nggak nginep di sana" ujar Mela.


Memang sejak hamil Mela lebih sering di rumah saja. Ia juga jarang sekali mengunjungi mertuanya.


" aku main ke sana aja kali ya... dari pada di rumah sendirian kan"


Mela segera menghabiskan buahnya. Tak lupa ia mengabari suami dan mamanya terlebih dahulu sebelum pergi ke rumah mertuanya itu.


" ganti baju dulu deh" Mela pun pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaianya.


Setelah siap ia mencari keberadaan Bik Siti di belakang.


" bi.... Mela mau ke rumah mas Fino ya, tadi udah ijin sama mama" kata Mela.


" iya non, hati - hati ya di jalan" ujar bibi.


" iya bik"


Mela mengambil kendaraanya di garasi.


Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Tidak butuh waktu lama, Mela telah sampai di tempat tujuannya.


Mobil telah di parkirkan di halaman rumah tersebut.


" assalamualaikum maa..." salam Mela.


" ehhh waalaikumsalam Mela.. mama kangen sama kamu" jawab mama sambil memeluk menantu kesayangannya.


" kamu sama siapa sayang?" tanya mama


" sendiri ma, nanti mas Fino pulang kerja langsung ke sini " jawab Mela.


" masuk dulu yuk, kita ngobrol di dalam" ajak mama.


Mereka duduk di taman belakang ditemani secangkir teh hangat dan keripik kentang.


" kamu sehat kan sayang?" tanya mama.


" alhamdulillah ma, kami sehat.. anakku juga makin hari makin aktif ma" jawab Mela.


Mama Sinta mengelus perut Mela yang mulai membuncit itu.


" syukurlah, mama udah nggak sabar pengen gendong cucu" ujar mama.


" hehehe masih menunggu 4 bulan lagi ma" ujar Mela.


" iya... gemes deh"

__ADS_1


Mereka mengobrol tentang kehamilan dan persalinan. Mela jadi sedikit mengerti tentang persalinan.


...--------------------...


Di tempat lain.


" jadi dia istri Fino itu" lirih Kesya.


" cantik juga sih, tapi lebih cantik aku kan dari pada dia"


" aku harus bisa merebut Fino dari perempuan itu"


Kesya masih saja minum - minuman keras saat ini. Itulah mengapa Fino tidak lagi mau berteman dengannya.


Flashback on


Dulu sebelum Fino dan Kesya berteman, Kesya selalu di buli karena penampilanya.


Ia terkesan norak dan culun. Banyak mahasiswa yang mengatainya.


Kesya sedang menagis di bawah pohon sendirian. Fino melihat itu merasa kasihan terhadap Kesya.


" ini, buat ngelap bekas minum di baju kamu" ujar Fino sambil memberikan tisyu kepada Kesya.


Kesya yang awalnya menunduk karena menangis lalu menghapus air matanya.


" terima kasih" lirih Kesya.


" sama - sama" Fino pergi meninggalkan Kesya sendirian.


" siapa dia, kenapa dia berbeda dari yang lainnya" ujar Kesya.


Kesya mulai jatuh cinta kepada Fino sejak pandangan pertama. Ia meminta nomor hp Fino dengan alasan dia kesusahan mengerjakan tugas.


Fino mulai muak dengan tingkah laku Kesya. Kesya selalu memamerkan auratnya di depan Fino.


" ayolah Fino kita bermalam di hotel, aku akan memberikannya kepada mu" ujar Kesya.


Fino paham dengan maksud Kesya itu. Ia menolak secara halus tawaran Kesya.


" maaf, aku tidak akan pernah menodai siapapun sebelum halal" tegas Fino.


" jangan munafik Fino, lihatlah aku, aku sudah merubah penampilanku demi kamu" Kesya membuka beberapa kancing bajunya.


" pergi kamu Kesya, kamu sudah salah paham dengan kebaikan ku selama ini, aku tidak sudi punya teman sepertimu" ujar Fino lalu pergi meninggalkan Kesya sendirian.


Kesya mengumapat karena ternyata Fino tidak menyukainya, dan Fino terlihat marah sekarang.


Kesya pergi ke bar untuk minum alkohol, dengan begitu ia bisa melupakan Fino sejenak.


Setelah saat itu Kesya tidak lagi terlihat di kampus, ia pergi entah kemana.


Flashback off.


Sejak saat itu Kesya menjadi seorang wanita yang suka mabuk dan mengonsumsi obat - obatan terlarang.


Ia frustasi karena cintanya ditolak oleh Fino.

__ADS_1


Sekarang Kesya kembali lagi dan ingin mendapatkan Fino. Sayangnya Fino sudah menikah dengan Mela.


Kesya sudah tau siapa istri Fino. Ia mencari tau tentang kehidupan pribadi Fino dari orang suruhannya.


" ternyata Fino menjadi seorang ceo sekarang, ah perusahaan FF ya..." gumam Kesya saat membaca pesan dari orang suruhanya itu.


" aku akan segera menemuimu Fino hahaha" gumam Kesya.


Kesya harus kembali lagi ke negaranya. Ia harus membeli obat terlarang itu terlebih dahulu. Dia sudah kecanduan akan obat- obatan terlarang.


" aku harus pulang dulu sayang, dan akan kembali lagi secepatnya untuk menemuimu" Kesya mengelus foto Fino yang ia dapat dari akun sosmed Fino.


Sebelum pulang Kesya ingin mendengar suara Fino terlebih dahulu.


Tut tut tut.


Sepertinya nomor Kesya sudah diblokir oleh Fino.


" sial, kenapa dia memblokir nomor ku, susah payah aku mendapatkan nomormu Fino "


" aku belum berani datang ke kantornya, tunggu aku segera sayang"


Setelah itu Kesya kembali menuangkan minuman keras di gelasnya.


Kesya sudah salah langkah saat mengambil hati Fino dulu. Ia telah berubah 360 derajat dari Kesya yang dulu.


Fino bukan orang yang suka dengan hal - hal gila yang di tawarkan oleh Kesya waktu itu.


...------------------------...


" aku harus pulang cepat nih, tumben istriku itu kangen sama mama haha" ujar Fino.


Fino menyelesaikan tugasnya dengan cepat. Ia akan pulang setelah jam makan siang ini.


Setelah membereskan meja kerjanya, Fino pun pergi ke ruangan Arga untuk berpamitan.


Fino memutar handel pintu.


Terlihat Arga dan Tata sedang istirahat makan siang.


" maaf mengganggu makan siang kalian, Ga gue mau pulang, titip kantor gue ya... sekarang elo udah ada teman kan buat lembur" goda Fino.


" ah terserah bos mah bebas, gue harus menunjukkan kepada Tata kalau gue pekerja keras" batin Arga.


" siap bos, tenang aja iya nggak Ta?" kata Arga.


" iya Pak Fino tenang saja" Sahut Tata.


" baiklah kalau begitu, gue cabut dulu. Maaf jadi mengganggu waktu kalian berdua" goda Fino lagi.


Tata jadi merasa malu, wajahnya menjadi merona.


" kalau bukan elo yang jadi bosnya sih, pasti gue udah marah sekarang" batin Tata.


Fino pun pergi meninggalkan mereka berdua. Ia berjalan menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.


Fino mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Mela saat ini. Dan juga karena lapar, Fino tidak ingin ketinggalan makan siang di rumahnya.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2