ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 12


__ADS_3

" assalamualaikum ma" Mela mengucapkan salam ketika melihat mamanya di halaman rumah.


" waalaikumsalam, kamu kenapa sayang kok lesu gitu" tanya mama.


"nggak papa ma, Mela cuma capek" ujar Mela sambil berjalan meninggalkan mamanya.


" kenapa dia, tadi pagi ceria, sorenya murung, mungkin memang kecapekan" gumam mama.


Setelah sampai di kamarnya Mela segera berbaring di ranjangnya.


" Ya Allah, baru juga sehari jadian, kenapa dia tega bikin aku sakit hati sih" gumam Mela, Ia menangis mengingat kejadian tadi. Hingga tak terasa dia pun terlelap tanpa memperdulikan ponselnya yang mati.


🍀🍀🍀🍀🍀


Fino POV


" Mela udah pulang belum ya, kenapa ponselnya susah dihubungi sih" gumam ku. Dari tadi kucoba untuk menghubungi Mela, tak satu pun panggilanku dijawabnya. Sebetulnya aku ingin mengajak Mela jalan - jalan besok mumpung weekend.


" sayang makan dulu nak" teriak mamaku.


" iya ma Fino segera nyusul" jawab ku.


Sampai sekarang sudah jam 10 malam, ponsel Mela belum aktif juga.


" mungkin Mela sudah tidur sekarang, aku kangen Mel sama kamu" gumam ku.


Aku sangat menghawatirkannya.


🍀🍀🍀🍀🍀


Pagi hari di kamar Mela.


Hari ini adalah hari minggu, waktu yang pas untuk bermalas - malasan.


" Mela... sudah bangun belum nak" tanya mama dari luar kamar Mela.


Ceklek


" sayang sarapan dulu nak" ujar mama lembut, Mela tidak bergeming. Mama pun menggoyang - goyangkan tubuh Mela, sampai akhirnya Mela bangun juga.


" bangun dong sayang" ujar mama.


" iya ma, bentar Mela masih ngantuk nih" gumam Mela.


" ya sudah jangan lupa nanti sarapan, mama sama papa mau pergi ke rumah nenek ya, pulang malam seperti biasa" ujar mama sambil mengusap kepala Mela.


" mungkin belum saatnya ia cerita" batin mama.


🍀🍀🍀🍀🍀


" ma Fino pergi dulu ya" Fino pamit kepada mamanya.


" mau kemana sayang, ganteng banget sih" tanya mama.


" ke rumah Mela ma" jawab Fino.


" hati - hati ya sayang" ujar mama.


" iya ma assalamualaikum "


" waalaikumsalam ".

__ADS_1


Fino masuk ke dalam mobilnya, sejenak ia memandangi boneka tedy bear yang berukuran jumbo tersebut.


" kamu kenapa Mel" gumam Fino.


Fino telah samapai di rumah Mela. Saat turun dari mobil Fino berpapasan dengan orang tua Mela.


" assalamualaikum om tante" salam Fino sambil menyalami keduanya secara bergantian.


" waalaikumsalam"


" om sama tante mau kemana" tanya Fino.


" mau ke rumah neneknya Mela " jawab papa wawan.


" oh, Melanya ada om?" tanya Fino.


" Mela masih di kamar nak, kayaknya lagi nggak enak badan deh, soalnya dari kemarin sore kelihatan lemes gitu" ujar mama.


" nggak enak badan? pantas saja ponselnya mati dari kemarin sore " batin Fino.


" sebentar ya tante panggilin dulu" ujar mama.


" iya tan"


" tolong nanti kamu temenin Mela ya, suruh dia minum obat kalau memang sakit" ujar papa wawan.


" iya om pasti" jawab Fino.


Ceklek


" sayang bangun dong, mama mau berangkat nih" ujar mama.


" iya ma, hati - hati ya di jalan, salam buat nenek" ujar Mela.


" mau ngapain dia kesini" batin Mela.


" nanti Mela turun" ujar Mela sambil menutup wajahnya yang sembab dengan bantal.


Mama tika turun ke bawah karena ia dan suaminya harus segera pergi.


" Fino tunggu sebentar ya, nitip Mela ya tante sama om sama pergi dulu keburu siang" ujar Mama Tika.


" iya tante tenang saja"


Sebelum pergi mama menyuruh Bi Siti untuk membuatkan minum untuk Fino.


Fino bergegas mengambil boneka super jumbo itu dari mobil, lalu Fino meletakkannya di sofa sampingnya.


" semoga Mela suka" gumam Fino.


Setelah menunggu 30 menit Mela pun turun dengan wajah segarnya, meskipun kelihatan kalau dia habis menangis.


" sayang kamu sakit ya dari kemarin nggak ada kabarnya, aku khawatir sama kamu" ujar Fino ketika Mela sampai di depannya.


" sayang? kenapa kak Fino tega bohongi aku" ujar Mela to the point, Mela sebisa mungkin menahan tangisnya.


" bohong, aku nggak faham deh sama apa yang kamu bicarakan" ujar Fino polos.


" kemarin sore waktu aku telfon nggak di angkat, terus aku wa katanya lagi meeting, nggak taunya lagi asyik berduaan sama cewek lain, aku lihat dengan mata kepala ku sendiri kak" ujar Mela mengeluarkan semua unek - uneknya, yang membuatnya tidak bersemangat dari kemarin sore.


Fino yang mendengar itu semua malah tertawa.

__ADS_1


" kenapa dia malah tertawa, apanya yang lucu coba" batin Mela.


" makasih ya sayang, kamu udah cemburu sama aku" ujar Fino.


" aku jelasin ya, sebenarnya kemarin sore itu aku buru - buru selesaiin pekerjaan aku, supaya aku bisa beliin hadiah buat kamu, karena aku tidak tau sama apa yang kamu sukai, makanya aku minta bantuan deh sama vivi, dia itu anak dari tante aku, adeknya mama, terus kamu telfon aku takut mau angkat, nanti ketahuan dong kalau aku lagi di mall, maaf ya aku sudah bohongi kamu sayang" ujar Fino memberi penjelasan.


" tapi kenapa kalian kelihatan mesra gitu sih" tanya Mela masih ragu.


" ya mungkin karena kamu lagi cemburu terus mikirnya kayak gitu, dia itu sepupu aku" ujar Fino.


" bodoh bodoh bodoh, jadi malu kan sekarang " batin Mela.


" lain kali kalau kamu liat aku seperti kemarin samperin dong biar nggak jadi salah paham gini" ujar Fino.


" iya deh, maafin Mela ya kak, udah salah faham sama kamu" ujar Mela.


" lupakan ya,.. oh iya ini buat kamu" ujar Fino sambil memberikan bonekanya.


" makasih sayang aku suka" ujar Mela senang.


" sama - sama, sayang jalan yuk" ajak Fino.


" ayo, Mela ambil tas dulu ya"


Mereka pergi ke salah satu tempat wisata di ibu kota.


" sayang kamu mau ajak aku ke mana sih?" tanya Mela.


" ke satu tempat, kamu pasti suka" jawab Fino.


" Mel ehh... apa kamu semalaman nangisin aku ya?" tanya Fino.


" heemmm" gumam Mela yang sedang malu saat ini.


" aku makin sayang deh sama kamu Mel" ujar Fino.


Wajah Mela tampak merah saat ini, ia merasa senang juga malu.


" maafin Mela ya kak, udah marah - marah tadi pagi" ujar Mela meminta maaf lagi.


" iya, sudah lah lupakan itu ya, ingat satu hal, aku cuma mencintaimu saja Mela, tidak ada yang lain selain kamu, i love you" ujar Fino.


" love you too kak" balas Mela malu - malu.


Akhirnya mereka sampai juga di tempat wisata tersebut setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam.


Mereka turun dari mobil lalu menuju ke loket pembayaran.


" kak aku beli cemilan sama minum dulu ya bentar" ujar Mela.


" iya, hati - hati ya" jawab Fino.


Mela membeli minuman di mini market dekat parkiran. Karena sekarang hari minggu, pengunjung yang datang sangat ramai. Lebih dari 20 menit Mela tidak kunjung kembali.


" Mela kemana ya, kenapa beli minumnya lama banget" gumam Fino.


Fino jadi khawatir karena Mela tidak juga datang menemuinya kembali.


" kenapa perasaanku tiba - tiba nggak enak gini ya" gumam Fino lagi.


Akhirnya Fino pergi menyusul Mela ke mini market sekarang.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2