
Tok tok tok. Mama Tika mengetuk pintu kamar Mela.
" Mela kamu tidur ya" teriak mama.
Tok tok tok.
" siapa sih" gumam Mela.
Mela pun bangun dari tidurnya. Lalu membukakan pintu.
" kenapa ma?" tanya Mela.
" kamu tidur ya?" tanya balik mama.
" iya ma.."
" jangan tidur mulu, kita jalan - jalan ke mall yuk, udah lama mama nggak pergi sama kamu kan" ajak mama.
" iya ma, bentar ya Mela ganti baju dulu" pamit Mela.
Mela pun segera mengganti bajunya lalu berpamitan kepada Fino.
π " Assalamualaikum mas.."
π " waalaikumsalam, kenapa sayang?"
π " Mela mau pergi ke mall ya sama mama"
π" iya sayang, kamu hati - hati ya.. jangan lupa makan sama vitaminnya di minum "
π " iya mas, Mela ingat kok"
Setelah menutup telfonnya Mela segera turun ke bawah menemui mamanya.
" ayo ma" ajak Mela.
Mereka pun berjalan menuju mobil.
" Mela biar mama aja ya yang nyetir mobilnya" ujar mama.
" Mela aja ma, nggak papa kok" jawab Mela.
" ya sudah tapi hati - hati ya" mama sedikit khawatir karena Mela baru saja sembuh dari demamnya.
" iya ma, tenang aja" Mereka segera meluncur ke mall terbesar di kotanya.
Setelah sampai Mela pun memarkirkan mobilnya. Mela seperti paham dengan mobil di sebelahnya.
" kayaknya mobil pacar Tata deh" gumam Mela.
" biarlah paling Tata sama pacarnya lagi nonton film di dalam, sekarang waktunya shoping sama mama" gumam Mela lagi.
" ayo ma"
Mela menggadeng lengan mamanya, ia menempel manja sama mamanya seperti anak kecil sajaπ.
Mama mengajak Mela menuju toko baju ibu hamil.
" sayang pilih bajunya gih, mama yang bayar, ehh buat hadiah gitu" ujar mama.
" iya ma, makasih ya" jawab Mela.
Mereka pun memilih beberapa baju untuk Mela.
Setelah itu mereka pergi ke toko gamis.
" sekarang mama pilih gamis yang mama sukai, Mela yang bayar" ujar Mela gantian dengan mamanya tadi.
Setelah puas berbelanja Mela mengajak mama untuk makan siang.
" ma makan yuk, Mela laper banget nih" ajak Mela.
" ayo sayang" .
Mereka berjalan menuju kedai makanan.
" itu kayaknya Tata deh" batin Mela yang melihat Tata sedang duduk bersama pacarnya.
Sementara Mela dan mama duduk tidak jauh dari Tata.
__ADS_1
"Bentar ya ma, Mela pesen makanan dulu". pamit Mela.
" iya sayang ".
Mela melangkahkan kakinya melewati Tata, tetapi Tata tidak melihat Mela karena sedang menangis sambil menundukkan kepalanya.
" Sepertinya Tata lagi ada masalah, kenapa dia nangis sih" batin Mela yang sedang mengamati Tata.
Setelah mendapatkan apa yang Mela pesan, ia segera kembali ke mejanya tadi.
" kamu kenapa sih Mel, kok nengok ke sana terus sih?" tanya mama sambil berbalik menghadap ke belakangnya.
" itu Tata ma sama pacarnya, Mela tadi lihat Tata nangis" ujar Mela.
" mungkin lagi ada masalah mereka" ujar mama.
Tiba - tiba pacar Tata pergi meninggalkannya sendirian.
Lalu Mela berinisiatif menghampiri Tata.
" bentar ya ma, Mela kesana dulu " pamit Mela.
" iya sayang"
" Ta elo kenapa?" tanya Mela.
" Mela... " Tata menangis sesenggukan. Mela yang melihat itu merasa tidak tega. Lalu ia memeluk sahabatnya itu.
" gue udah putus Mel sama Adi" ujar Tata.
" dia selingkuh dari gueππ" Tangis Tata semakin menjadi.
Mela mengelus pundak Tata supaya Tata sedikit tenang.
" yang sabar ya Ta, berarti dia bukan jodoh elo, masih banyak kok pria baik di luar sana" ujar Mela menenangkan Tata.
Tata pun segera mengelap air matanya.
" elo bener Mel, makasih ya.. elo udah nenangin gue" ujar Tata.
" iya sama - sama" .
" sama mama gue, tu di sana" jawab Mela sambil menunjuk dimana mamanya duduk.
" ya ampun Mel, gue jadi malu nangis gini, ternyata ada mama elo" ujar Tata, dia sudah tidak menangis lagi sekarang.
" kesana yuk" ajak Mela.
Mela dan Tata segera bergabung dengan Mama Tika.
" tante..." sapa Tata sambil menyalami Mama Tika.
" eh Tata, sini duduk nak" ajak Mama Tika.
" iya tante.."
Mereka pun mengobrol kesana kemari.
Karena Mela sudah makan ia pun segera meminum vitaminnya.
" elo sakit ya Mel? " tanya Tata.
" hehe ini bukan obat Ta, tapi vitamin" jawab Mela.
" dia sudah hamil Ta.." ujar mama.
" hamil?? serius Mel? " tanya Tata memastikan.
" iya Ta, gue udah hamil" jawab Mela.
" wah top cer dong" ujar Tata keceplosan, ia pun segera menutup mulutnya.
Mereka pun tertawa. " Maaf tante.. Tata keceplosan" ujar Tata malu.
" hehe nggak papa Ta.." jawab Mama Tika.
" wah bentar lagi gue punya ponakan dong" ujar Tata girang.
" iya Ta.. Elo segera nyusul deh biar anak kita sama umurnya" Mela bercanda. Namun ia lupa kalau Tata baru saja putus dengan Adi.
__ADS_1
" gimana mau nikah Mel, gue kan baru aja putus" ujar Tata mengingatkan.
" dasar bodoh, kenapa gue lupa sih, gara - gara asik ngobrol nih gue jadi lupa kalau Tata baru aja putus" batin Mela merutuki dirinya sendiri.
Mela yang menyadari itu langsung minta maaf kepada Tata.
" ehh iya, maafin gue ya Ta, gue lupa" ujar Mela.
" nggak pap Mel, tenang aja, gue udah lupain dia kok. Orang yang nggak baik itu harus dibuang jauh - jauh kan" ujar Tata dengan senyum yang di paksakan.
" gue nggak boleh nangis, malu sama Mama Tika kalau nangis lagi. Gue harus muve on" tekat Tata dalam hati.
" sekali lagi maafin gue ya Ta, gue jadi plin plan sekarang " ujar Mela masih merasa bersalah.
Tata mengambil nafas dalam - dalam.
" iya gue maafin" jawab Tata.
" kasihan si Tata" batin mama.
" Jalan lagi yuk, ayo Tata kalau mau ikut" ajak Mama Tika.
" ayo"
Mereka pun melanjutkan jalan - jalan mengelilingi mall tersebut.
----------
Di kantor Fino.
π" Fino kamu udah pulang ya dari pulau B"
π" iya ma.. Fino ada kabar gembira buat mama"
π " apa sayang, kenapa kamu nggak ajak Mela pulang kesini sih?"
π " iya besok pagi ya ma, Fino ajak Mela pulang, Mela udah hamil ma"
π " serius kamu... yeee aku bakal punya cucu dong"
π " mama seneng banget sih"
Fino telah selesai ngobrol dengan mamanya.
" mama pasti seneng kalau tau Mela udah hamil" gumam Fino sambil senyum - senyum sendiri.
" laper nih, ajak Arga makan dulu deh, tadi udah janji mau traktir dia kan" gumam Fino lalu menghampiri Arga di ruangannya.
" Ga makan yuk, laper nih" ajak Fino.
" ayo bos, lo udah janji mau traktir gue kan?" tanya Arga memastikan.
" iya.. makanya gue ajakin elo makan" jawab Fino.
" let's go kalau begitu" ujar Arga bersemangat.
Fino mengajak Arga makan siang di kantin kantornya.
Di sela - sela makannya Arga mengajak Fino mengobrol. Lalu ia ingat sesutu.
" Fin elo udah bilang sama bini lo belum, ada temannya yang jomblo nggak?" tanya Arga.
" belum" jawab Fino singkat.
" pasti dia bawel lagi kalau nggak di turutun" batin Fino.
" kok belum sih, gue kan iri sama elo, elo udah nikah.. istri lo udah hamil sekarang " ujar Arga memelas.
" iya deh nanti gue tanyain, tapi kalau nggak ada yang jomblo lo cari sendiri oke" ujar Fino.
" siap bos" ..
Mereka pun segera menghabiskan makanan mereka, karena waktu istirahat hampir habis.
Bersambung.....
**Hai riders aku udah up lagi nih... Jangan lupa dukungannya ya...
Tunggu episode berikutnyaπππ**
__ADS_1