
Maaf ya riders jika author suka salah tulis nama tokohnya. Author koreksi lagi ya, nama papanya Mela itu Pak Wawan sedangkan papanya Fino, Pak Fajar. Maaf kalau di episode sebelumnya suka kebalik
πππ
Selamat membaca...........
" Tata gimana ya kabarnya, udah lama nggak ketemu sama dia" gumam Mela.
Mela ingin mengajak Tata makan siang bersama nanti. Ia pun segera menghubungi Tata sekarang.
π " hallo Ta, kamu lagi dimana?"
π " aku udah kerja Mel, nanti aku telfon lagi ya, takut kena marah bos kalau telfon sekarang "
π " oh gitu ya, "
π " maaf ya Mel, nanti pas gue pulang kerja gue sempetin mampir ke rumah elo ya"
π " oke gue tunggu, gue kangen sama elo Ta"
π" sama gue juga, sudah ya sampai nanti"
Setelah mematikan telfonnya, Mela pun meletakan hpnya di atas meja lagi.
" bosen deh di kamar mulu, mama lagi apa ya" Mela bertanya - tanya lalu keluar dari kamar mencari mamanya.
" maaa" teriak Mela.
" iya sayang, mama di depan" jawab mama.
Rupanya Mama Tika sedang menonton tv di ruang keluarga.
" duduk sayang" suruh mama sambil menepuk sofa di sebelahnya.
" iya ma"
Kebetulan sang mama sedang mengupas buah yang kemarin mereka petik.
" manis ma mangganya" ujar Mela.
" iya Mel, makan nih mumpung masih seger buahnya" ujar mama.
Tentu saja dengan senang hati Mela langsung memakanya. Bagi Mela tidak ada pantangan makanan saat ini. Semua yang Mela ingin makan tidak mungkin ia muntahkan. Dan sekarang pun Fino juga sudah tidak mual - mual lagi.
" Alpukatnya belum matang ya ma?" tanya Mela.
" belum sayang, mungkin lusa, masih mentah kan sekarang" jawab mama.
Mela sangat lahap memakan buahnya, sampai sang mama tidak kebagian. Mama yang mengupas Mela yang menghabiskanππ.
Bagi mama asalkan Mela dan calon anaknya sehat itu sudah cukup untuknya.
Setiap bulan Mela selalu rutin cek up ke dokter. Perkembangan janinya juga sangat bagus.
" lihat ma, anakku nendang - nendang" ujar Mela girang.
" iya sayang, aduhh cucu nenek" mama pun ikut senang melihatnya.
Mela merekam aktifitas anaknya yang sedang menendang di dalam perut itu. Lalu ia kirimkan videonya kepada Fino.
__ADS_1
" papa kamu pasti senang sayang setelah lihat video ini" ujar Mela.
" kapan kamu cek up lagi, mama pengen lihat bayi kamu Mel" ujar mama.
" masih dua minggu lagi ma, pas usia kandunganku genap 5 bulan nanti" jawab Mela.
" wah pasti udah kelihatan jenis kelaminnya, meski belum begitu jelas sih" ujar mama.
" beneran ma? Mela jadi nggak sabar nih pengen USG lagi" ujar Mela.
Mela dan Fino sudah mempersiapkan beberapa nama untuk anak mereka nanti. Ada beberapa nama cowok dan cewek yang mereka rangkai bersama.
Mela ingin anak pertama mereka cowok sedangkan Fino menginginkan anak cewek terlebih dahulu. Namun yang paling penting adalah kesehatan dan keselamatan untuk mama dan anaknya sampai lahiran nanti.
Β
Β
β Bidadariku "π½"
" apa ini" gumam Fino. Ia segera membuka video itu.
" Masya Allah anakku, udah nendang ya di perut mamanya" ujar Fino senang.
Fino membagikan video itu ke akun sosmednya dengan caption " Sehat terus ya mama sama dedeknya, Papa sayang sama kalianπππ" begitulah tulisan Fino.
Ia terharu saat melihat perkembangan anaknya itu, begitu cepat waktu berlalu. Rasanya baru kemarin Fino dan Mela bertemu. Dan sekarang mereka sudah menjadi sepasang suami istri yang akan segera menjadi orang tua.
" udah nggak sabar pengen gendong kamu nak" ujar Fino saat melihat video itu lagi.
Saat Fino sedang asik dengan hpnya, Arga datang dengan membawa beberapa berkas untuk Fino.
" hei, kayaknya lagi seneng banget sih" ujar Arga.
" wah seneng banget ya, jangan sering - sering di ajak ketemu dulu tuh dedeknya kasihan" goda Arga.
" maksudnya?" tanya Fino bingung.
" jangan sering minta jatah dulu, nanti kalau kena dedeknya kan kasihan" ujar Arga.
" ah dasar songong, nggak mungkin lah kena dedeknya, gue masih bisa ngaturnya kali" jawab Fino.
" hahahhaa" selalu saja setelah berdebat diakhiri dengan tawa.
" oh iya, gue hampir saja lupa tujuan gue kesini" ujar Arga.
" apaan"
" nih daftar nama dan jabatan karyawan di perusahaan cabang yang bisa elo mutasi ke sini" ujar Arga.
" oke, nanti gue seleksi lagi deh" jawab Fino.
" makan yuk, gue laper nih" ajak Arga, karena memang sekarang sudah masuk jam makan siang.
" ayo, gue yang bayar nanti" ujar Fino.
" wah siapp, banyak - banyak sedekah sama jomblo pasti rejekinya tambah lancar nih" ujar Arga.
Mereka berjalan menuju kantin kantor.
__ADS_1
" mana ada, yang ada itu ya.. si jomblo yang harus banyak sedekah biar cepet ketemu sama jodohnya" ujar Fino sambil meledek Arga.
" ah itu mah kapan - kapan aja, gue lagi bokek sekarang" jawab Arga.
" hahaha" Fino menertawakan Arga.
" jadi nggak nih traktirannya? " tanya Arga mengalihkan pembicaraan.
" jadi dong, gue lagi seneng hari ini.. elo boleh pesen apa aja yang elo mau" ujar Fino.
" oke, kenapa nggak ke restoran aja sih kalau mau bayarin gue, di kantin kan menunya sama aja" ujar Arga.
" iya ya, yaudah kita ke restoran aja sekarang" ajak Fino.
Arga segera mengambil mobil Fino di parkiran. Mereka akan makan siang di restoran favorit mereka sekarang.
Β
Sementara itu di sebuah bar, terlihat Kesya sedang minum - minum sendirian.
" gue harus bisa merebut Fino dari istrinya" gumam Kesya.
" ahhh sial kenapa gue nggak bisa memiliki Fino sihh" ujar Kesya frustasi.
Ia mengacak - acak rambutnya.
Dari kejauhan terlihat seorang pria sedang mengamati gerak - gerik Kesya. Pria itu berpindah tempat dan mulai mendekati Kesya.
Pria itu bernama Doni. Ia adalah salah satu pelanggan dari bar tersebut.
" haii" Doni menyapa Kesya. Namun Kesya hanya membalasnya dengan senyuman.
Entah sudah berapa gelas minuman keras yang sudah diminumnya. Kesya mulai mabuk sekarang.
Doni menuangkan minuman itu ke gelas Kesya. Dan Kesya pun langsung menenggaknya sampai habis.
" kamu sendirian saja? " tanya Doni.
" iya" jawab Kesya singkat.
" boleh nggak kalau aku temani kamu minum? " tanya Doni lagi. Sepertinya ada maksud tertentu dari pertanyaan Doni itu.
" boleh"
Kesya terus saja minum hingga ia benar - benar mabuk. Satu gelas terakhir yang ia minum hingga Kesya tak sadarkan diri.
" bagus, ternyata tidak butuh waktu terlalu lama menunggumu, aku akan membawamu ke hotel sekarang hahaha" ujar Doni.
Kesya di bopong oleh Doni ala bridal style menuju mobil milik Doni.
Karena Kesya mabuk, membuat Doni dengan mudahnya membawa wanita itu ke dekapannya.
Setelah sampai di hotel, Doni pun membaringkan Kesya dengan hati - hati.
" gadis cantik yang bodoh, aku akan menikmati tubuhmu sekarang. Kita akan bersenag - senang malam ini cantik hahahahaha" ujar Doni.
Doni pun segera melakukan aksinya terhadap Kesya. Pria yang baru saja bertemu dengan Kesya itu yang akan menghancurkan masa depan Kesya sekarang.
Bersambung.......
__ADS_1
**Up lagi nggak nih?????....
komen dong sama likenyaπππ**