ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK

ISTRIKU SI TOMBOY CANTIK
Episode 55


__ADS_3

Kesya telah sampai di kontrakanya. Selama di sini, dia menyewa sebuah rumah kontrakan di pusat kota.


Sebelum pulang ia mampir ke apotek terlebih dahulu untuk membeli obat.


" aku akan segera meminum obat ini, tidak lama lagi anak h***m ini akan keluar dari rahimku hahaha" ujar Kesya.


Jahat sekali dia. Ibu mana yang tega menggugurkan janinya sendiri. Hanya karena kecerobohanya waktu itu, iya harus berbuat jahat seperti ini.


Kesya membuka bungkus obat itu, lalu ia meminumnya bersama air putih. Obat itu tidak langsung bereaksi. Ia harus menunggu sampai satu jam lamanya.


Sambil menunggu, Kesya hanya rebahan di kasur sambil bermain hp. Sampai akhirnya ia tertidur.


Satu jam telah berlalu, dia mulai bangun dari tidurnya. Karena perut Kesya mulai menunjukan reaksi. Kram luar biasa yang ia rasakan. Serta mulas seperti orang yang akan melahirkan.


" ahhh sakit sekali perutku" lirih Kesya. Ia mencengkeram seprei dengan keras. Kringat dingin mulai bercucuran. Gumpalan darah segar keluar dari sela kakinya.


Kesya menangis kesakitan. Lagi - lagi tidak ada orang yang datang menolongnya. Ia nekat meminum obat untuk menggugurkan kandunganya sendirian di rumah. Karena tadi di rumah sakit dokter menolak melakukan aborsi kepada Kesya. Sehingga Kesya memilih jalan pintas untuk mengakhirinya.


" sakit banget.... hiks hiks" Kesya menangis sambil berguling ke kanan dan kiri di kasur. Banyak sekali darah yang keluar dari rahimnya. Lama kelamaan ia hilang kesadaranya. Kesya pingsan.


Entah setan apa yang merasukinya hingga ia nekat berbuat dosa seperti itu. Kesya telah salah mengambil langkah. Seharunya ia merawat anak yang di kandungnya itu, bukan malah menggugurkanya. Padahal dokter sudah memberitau resiko apa yang akan dia alami jika melakukan aborsi sendiri tanpa bantuan orang yang ahli.


...-------------------------...


" aku akan pulang sekarang Mela" gumam Fino dalam hati. Sudah tidak sabar ingin bersama kembali dengan istrinya.


" Pak Jony saya pamit pulang dulu, saya akan kembali ke negara saya sekarang" pamit Fino.


" iya Pak Fino, hati - hati di jalan" jawab Pak Jony. Mereka berpelukan sebelum berpisah. Pak Jony mengantarakan Fino sampai di bandara.


Jadwal penerbangan sekitar 30 menit lagi. Namun tiba - tiba saja awan hitam bermunculan di langit. Hujan deras mulai melanda negara itu. Angin kencang serta petir juga ikut beraksi.


Penerbangan pun ditunda karena ada badai.


" duh, kenapa jadi begini sih" lirih Fino.


Fino memilih menginap di hotel dekat bandara karena penerbangan ditunda sampai besok. Tidak ada satu pun pesawat yang lepas landas pagi ini karena cuaca yang buruk.


Pikiranya menjadi tidak karuan, jengkel... tetapi tidak ada yang bisa ia lakukan sekarang kecuali pasrah.


" aku tidak bisa menghubungi Mela, tidak ada sinyal sekarang" pikiran Fino mulai gusar. Ia hanya pasrah saja dengan Yang Maha Kuasa. Semoga badai ini cepat berlalu. Dan ia bisa segera kembali ke negaranya.

__ADS_1


......---------------------------......


" astaghfirullah hal adzim" Mela terbangun dari tidurnya. Ia kaget karena mimpi buruk. Tiba - tiba saja ia ingat Fino. Entah mengapa hatinya merasa tidak tenang.


" Mas Fino.... Kamu di mana mas hiks hiks" Mela menangis. Mela tidak tau kabar Fino sejak kemarin. Mela takut terjadi apa - apa dengan suaminya.


" kamu sedang apa mas, kenapa tidak ada kabar dari kemarin, aku khawatir" ucap Mela sambil membuka hpnya. Tidak ada satu pun pesan dan panggilan dari Fino.


Mela jadi tidak bisa tidur sekarang, hatinya gelisah. Di jam segini tidak ada yang bisa ia mintai bantuan. Karena masih tengah malam, dan semua orang masih tertidur.


" aku sholat tahajud saja kalau begitu" lirih Mela. Ia turun dari ranjang menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu.


Setelah wudhu Mela memakai mukenanya lalu sholat tahajud 2 rakaat.


Lalu setelah itu ia berdoa memohon kepada Tuhan untuk keselamatan suaminya.


" Ya Allah lindungilah suami hamba, beri dia keselamatan dan kesehatan selalu. Jauhkanlah dari mara bahaya Ya Allah aamiin" ucap Mela saat berdoa sambil menengadahkan tanganya. Setelah itu ia merasa lega dalam hatinya.


Mela kembali naik ke atas tempat tidur. Ia mengirimi pesan kepada Fino. Barulah setelah itu ia bisa tidur lagi sekarang.


...------------------...


Pagi harinya. Kesya mulai sadarkan diri. Dengan gerakan lambat ia mulai mengerjap. Sakit di perutnya masih teramat ia rasakan. Lemas, tubuhnya lemas tidak berdaya. Ia kehilangan banyak darah saat kemarin pendarahan. Untung saja nyawanya masih selamat.


Dengan pelan, Kesya mulai mendudukan tubuhnya. Badanya sangat kotor akibat darah yang keluar dari rahimnya itu.


" auhhh" lenguh Kesya.


Ia menbuka semua bajunya yang terkena darah. Pelan - pelan ia mulai berdiri. Kesya ingin mandi sekarang.


" sakit sekali perutku, aku juga sangat haus" lirih Kesya.


Meskipun masih lemas, Kesya tetap bangun untuk mandi.


Setelah beberapa saat ia selesai dengan ritual mandinya. Kemarin ia sempat membeli beberapa mie instan dan susu.


" aku lapar sekali" gumam Kesya. Ia mulai memasak mie instan tersebut. Setelah jadi baru lah ia makan dengan lahap. Tak lupa ia meminum obat pasca keguguran. Supaya tubuhnya kembali bertenaga lagi dan untuk pemulihan.


" besok setelah sembuh aku akan datang ke kantormu Fino. Aku sudah tidak sabar ingin menjadi istrimu hahaha" gumam Kesya. Saat sakit pun pikiran jahatnya masih berfungsi juga.


...--------------------------...

__ADS_1


" Fino sudah sampai rumah belum ya, katanya kemarin akan pulang, tapi sampai sekarang tidak ada kabar sama sekali" ujar Arga.


" kenapa mas? kayaknya ada yang di pikirkan begitu" tanya Tata.


" ini si Fino nggak ada kabar dari kemarin" jawab Arga.


Arga mencoba mencari tau keberadaan Fino lewat Pak Jony. Karena hp Fino masih sulit dihubungi.


📞 " hallo Pak Jony maaf saya mengganggu,


📞 " ada apa ya Pak Arga"


📞 " apakah Pak Fino jadi pulang kemarin"


📞 " benar pak, tapi di negara kami terjadi badai dari kemarin, sampai sekarang masih hujan deras"


📞 " oh begitu, ya sudah terima kasih atas infonya "


📞 " iya sama - sama"


Arga mengakhiri panggilanya.


" ternyata ada badai sayang disana" ujar Arga.


" kasihan Kak Fino, pasti Mela jadi khawatir sekarang" Kata Tata.


Tata mencoba menghubungi Mela untuk memberitahukan keadaan Fino saat ini.


📞 " hallo Mela.."


📞 " iya Ta ada apa"


📞 " Kak Fino masih tertahan di bandara saat ini karena di sana sedang ada badai"


📞 " oh pantas saja dari kemarin tidak ada kabar "


📞 " ......................"


📞 "......................."


Setelah mengabari Mela Tata dan Arga pun kembali bekerja lagi sekarang. Karena atasan mereka sedang tidak ada di kantor, Arga menggantikan semua tugas Fino dibantu oleh Tata sekertaris sekaligus pacarnya itu.

__ADS_1


Bersambung..............


Dukung Author ya dengan cara like komen dan kasih votenya oke !!.....🙏🙏😊😊😊


__ADS_2